26 April 2019

Impor

Kemendag Izinkan Tujuh Perusahaan Swasta Impor Bawang Putih

KONFRONTASI- Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan memastikan izin impor bawang putih bagi tujuh perusahaan swasta segera terbit.

"Kelihatannya ada tujuh perusahaan swasta, yang disposisi itu," kata Oke saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis.

Oke mengatakan tujuh perusahaan yang mendapatkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) ini siap melakukan impor bawang putih dalam waktu dekat.

Laporan BPS Maret 2019: Ekspor RI Anjlok 10,01%

KONFRONTASI- Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan hasil ekspor dan impor serta neraca perdagangan pada Maret 2019. 

Kepala BPS Suhariyanto mengumumkan hasil ekspor dan impor berserta neraca dagang di Gedung BPS, Senin (15/4/2019).

Pada Maret 2019, nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 14,03 miliar atau turun 10,01% year on year. Secara month to month atau bulanan nilai ekspor naik 11,71%.

Petani Tebu Keluhkan Impor Gula yang Berlebihan

KONFRONTASI-Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) berharap pemerintah realistis dengan kondisi gula dan petani tebu terkait Impor Gula. Hal itu diutarakan oleh Ketua DPP APTRI Soemitro Samadikoen kepada wartawan dan sejumlah petani tebu Kediri saat menghadiri acara di Bukit Daun Hotel. 

Menurut Soemitro saat ini langkah pemerintah melakukan impor kurang sesuai dengan kondisi lapangan. Gula Impor yang beredar di pasaran telah melebihi dari kebutuhan konsumsi warga masyarakat. 

73 Ribu Ton Jagung Impor Asal Brasil Sudah Masuk RI

KONFRONTASI-Perum Bulog mengatakan saat ini sudah ada 73 ribu ton jagung impor yang masuk ke dalam negeri. Jagung tersebut merupakan bagian dari izin impor sebanyak 150 ribu ton yang diberikan awal tahun 2019 ini.

Menurut Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar, jagung tersebut diimpor dari Brasil. Sedangkan sisanya masih dalam perjalanan menuju Indonesia dan ditargetkan masuk pada bulan ini.

Impor Bawang Putih Tidak akan Efektif

KONFRONTASI-Direktur Eksekutif The Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai kebijakan impor 100.000 ton bawang putih tidak akan efektif karena dilakukan jelang masa panen yang bisa mengganggu keberpihakan kepada petani lokal.

"Kalau memang mau ada penugasan harusnya sudah dari beberapa bulan yang lalu. Impor bawang putih ini prosesnya tidak cuma seminggu dua minggu impornya," kata Enny dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu.

Menko Perekonomian: Impor Bawang Putih Tunggu Izin Kemendag

Konfrontasi - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan rencana impor 100.000 ton bawang putih masih menunggu izin dari Kementerian Perdagangan.

“Kita sudah perintahkan untuk dilakukan (impor), tapi memang belum, seharusnya minggu lalu,” katanya di Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Darmin mengharapkan izin tersebut segera terbit karena kebijakan itu sudah diputuskan sejak lama untuk stabilisasi harga bawang putih.

Tunda Dulu Izin Impor Bawang Putih

KONFRONTASI- Pengamat ekonomi  dari Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi menyarankan penundaan izin impor 100.000 ton bawang putih apabila belum ada solusi terkait persoalan yang timbul dari rencana tersebut.

Fithra dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu, mengatakan masih terdapat persoalan terkait  rencana impor bawang putih yang dilakukan Bulog.

Persoalan itu antara lain penunjukan Bulog tanpa kewajiban tanam lima persen dari volume impor serta penugasan impor yang dirasakan diskriminatif terhadap swasta.

Prabowo: Kami Tidak Izinkan Impor Kecuali Sangat Sangat Sangat Terpaksa

Konfrontasi - Capres Prabowo Subianto kembali bicara soal impor. Dia mengatakan jika terpilih nanti dia tidak akan mengizinkan impor. 

"Saya dengan tim kami Koalisi Indonesia Adil Makmur bertekad membentuk pemerintah yang akan membela rakyat Indonesia. Kami tidak izinkan impor kecuali dalam keadaan yang sangat, sangat, sangat terpaksa," ujar Prabowo saat kampanye akbar di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/3/2019). 

Impor Bawang Putih Rentan Perburuan Rente

KONFRONTASI-Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Sugiyono Madelan mengingatkan rencana pemerintah mengimpor bawang putih berpotensi menimbulkan ekonomi rente yang hanya menguntungkan segelintir pihak.

"Kalau itu dilakukan pemerintah, hanya melahirkan motif rente-rente ekonomi," kata Sugiyono dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Sugiyono menjelaskan diskresi penugasan ini dapat membuat persaingan usaha menjadi tidak kompetitif dan membuat produk bagus dari luar terhambat masuk ke dalam negeri.

China Sambut Baik Penundaan Kenaikan Tarif Impor AS

Konfrontasi - China mengatakan bahwa pihaknya menyambut pemberitahuan dari kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) yang menunda kenaikan tarif senilai 200 miliar dolar AS atas barang-barang impor China.

Dalam pernyataan yang diunggah di situs Kementerian Perdagangan, yang mengutip pejabat di Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara, China, Sabtu (2/3/2019), mengatakan telah mengetahui pengumuman tarif tetap 10 persen hingga pemberitahuan lebih lanjut dan menyambut langkah tersebut.

Pages