18 November 2019

IHSG

240 Emiren IHSG Merah

Konfrontasi – Tren pelemahan masih menaungi kinerha Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG kehilangan 33,40 poin atau 0,6 persen pada sesi pertama dan berakhir 5.187,37. Sebanyak 73 saham menguat, 240 saham melemah, dan 58 saham stagnan. Jumlah seluruh transaksi sebesar Rp 1,74 triliun dari 1,81 miliar lembar saham diperdagangkan.

Turun 22 Poin, IHSG Terus Tertekan

Konfrontasi – Pada pembukaan perdagangan bursa Selasa (23/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendapat sentimen negatif. IHSG melemah 22,34 poin atau 0,4 persen di level 5.197,46. Sebanyak 17 saham menguat, 72 saham melemah, dan 53 saham stagnan. Jumlah transaksi mencapai Rp 90,19 miliar dari 64 juta lembar saham diperdagangkan.

179 Emiten Merah, IHSG Turun 8 Poin

Konfrontasi – Pada penutupan sesi pertama perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)belum mampu bangkit. IHSG melemah 7,65 poin atau 0,1 persen ke 5.219,93. Sebanyak 113 saham menguat, 179 saham melemah, dan 75 saham stagnan. Jumlah seluruh transaksi sebesar Rp 1,85 triliun dari 1,63 miliar lembar saham diperdagangkan.

Tren Negatif Warnai Pembukaan IHSG

Konfrontasi – Tren negatif mengiringi pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (22/9), IHSG kehilangan 8,25 poin atau 0,15 persen ke 5.219,32. Sebanyak 23 saham menguat, 33 saham melemah, dan 31 saham stagnan. Jumlah seluruh transaksi mencapai Rp 43 miliar dari 21 juta lembar saham diperdagangkan.

LQ 45 Dorong IHSG Raih Level 5.200

Konfrontasi - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melaju pada penutupan sesi pertama perdagangan. IHSG masuk level 5.210,39 dengan pertumbuhan 22,21 poin atau 0,4 persen. Sebanyak 157 saham menguat, 127 saham melemah, dan 88 saham stagnan. Jumlah seluruh transaksi mencapai Rp 3,686 triliun dari 3,348 miliar lembar saham diperdagangkan.

Tren Positif Wall Street Beri Suntikan Energi IHSG

Konfrontasi – Pada pembukaan perdagangan bursa saham Kamis (18/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meraih hasil positif. IHSG menembus level 5.200 setelah investor asing mulai bergerak secara selektif.

Namun, kurs Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 11.950 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.945 per dolar AS.

IHSG naik tipis 8,215 poin (0,16%) ke level 5.196,399 saat preopening. Indeks LQ45 menguat tipis 2,059 poin (0,23%) ke level 880,719.

236 Emiten Hijau, IHSG Tembus 5.164

Konfrontasi – Pada penutupan sesi pertama perdagangan bursa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat 64,26 poin atau 1,25 persen ke 5.164,94. Sebanyak 236 saham menguat, 64 saham melemah, dan 75 saham stagnan. Jumlah seluruh transaksi mencapai Rp 2,249 triliun dari 2,531 miliar lembar saham diperdagangkan.

Kinerja Pasar Amerika Dorong Level IHSG

Konfrontasi - Pada pembukaan perdagangan pasar saham Rabu (17/9), Indeks Harga Saham Gabungan menguat 34,44 poin atau 0,7 persen ke 5.164,94. sebanyak 42 saham menguat, 2 saham melemah, dan 1 saham stagnan. Jumlah seluruh transaksi mencapai Rp165,451 miliar dari 126,814 juta lembar saham diperdagangkan. Penguatan bursa saham dipengaruhi kinerja bagus dari pasar Amerika yang bangkit. Sehingga IHSG memiliki kesempatan mixed terbatas pada perdagangan hari ini.

Mampukah Postur Kabinet Gemuk Jokowi-JK Dongkrak Indeks BEI?

KONFRONTASI - Pasca pasangan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla mengumumkan struktur kabinetnya, mampukan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini melanjutkan penguatan (reli)?

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, pola white marubozu menyentuh lower bollinger band (LBB). MACD masih turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba berbalik naik.

Turun 12 Poin, IHSG Gagal Hijau

Konfrontasi - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal menguat pada penutupan sesi pertama perdagangan. IHSG kehilangan 12,54 poin atau 0,2 persen dan berkahir di level 5.131,17.

Sebanyak 108 saham menguat, 202 saham melemah, dan 81 saham stagnan. Jumlah seluruh transaksi sebesar Rp 2,05 triliun dari 1,82 miliar lembar saham diperdagangkan. Indeks LQ45 turun 2,84 persen ke 867,28, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,75 poin ke 687,93, indeks IDX30 turun 0,71 poin atau 0,2 persen menjadi 442,98, dan indeks MNC36 turun 0,86 poin ke 267,74.

Pages