20 September 2019

IHSG

Turun 12 Poin, IHSG Gagal Hijau

Konfrontasi - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal menguat pada penutupan sesi pertama perdagangan. IHSG kehilangan 12,54 poin atau 0,2 persen dan berkahir di level 5.131,17.

Sebanyak 108 saham menguat, 202 saham melemah, dan 81 saham stagnan. Jumlah seluruh transaksi sebesar Rp 2,05 triliun dari 1,82 miliar lembar saham diperdagangkan. Indeks LQ45 turun 2,84 persen ke 867,28, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,75 poin ke 687,93, indeks IDX30 turun 0,71 poin atau 0,2 persen menjadi 442,98, dan indeks MNC36 turun 0,86 poin ke 267,74.

IHSG Waspada Fase Konsolidasi

Konfrontasi – Tren positif yang diraih Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan kedua bulan September diperkirakan terus berlanjut. IHSG diprediksi mampu menembus level 5.187 pada perdagangan awal pekan Senin ini (15/9).

Sementara itu, IHSG akan menghadapi resistance untuk kembali break high 5.251 dengan level support saat ini 5.125-5.065.

IHSG Kandas 9,95 Poin di Sesi Penutupan

KONFRONTASI-Pada perdagangan Kamis (11/9) sore, Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), kembali melanjutkan pelemahan sebesar 9,95 poin setelah sempat berada di area positif.

IHSG BEI ditutup melemah sebesar 9,95 poin atau 0,19 persen ke posisi 513,03, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun 4,40 poin (0,50 persen) ke level 869,03.

Sesi Pertama, IHSG Raup Rp. 2,5 Triliun

Konfrontasi – pada penutupan sesi pertama perdagangan bursa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 24,34 poin atau 0,5 persen ke 5.167,33. Sebanyak 212 saham menguat, 81 saham melemah, dan 71 saham stagnan. Jumlah seluruh sebesar Rp 2,25 triliun dari 2,98 miliar lembar saham diperdagangkan.

IHSG Nikmati Sentimen Positif Bursa Asia

Konfrontasi – Penguatan bursa saham Asia memberika sentimen positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG mampu bangkit sebanyak 13,61 poin pada awal perdagangan Kamis (11/9).

IHSG berhasil naik 13,61 poin atau 0,3 persen ke level  5.156,60. Sebanyak 21 saham menguat, 7 saham melemah, dan 17 saham stagnan. Jumlah transaksi mencapai Rp 221,609 miliar dari 238,268 juta lembar saham diperdagangkan.

IHSG Terpangkas 54,12 Poin di Sesi Penutupan

Konfrontasi-Indeks Harga Saham Gabungan mengakhiri perdagangan sore hari ini, Rabu (10/9/2014), dengan bertengger di zona merah. Penguatan dollar AS terhadap mata uang kawasan serta memerahnya Wall Street pada penutupan dini hari tadi menjadi salah satu faktur yang menyebabkan indeks melemah. Selain itu, aksi jual oleh investor juga ikut menenggelamkan IHSG sepanjang hari ini.

Turun 48 Poin, IHSG Tertekan Kenaikan Harga Elpiji

Konfrontasi – Pada penutupan sesi pertama perdagangan Rabu (10/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemha. IHSG mendapat tekanan negatif dari kenaikna harga elpiji 12 kilogram dan berakhir turun 48,05 poin atau 0,9 persen ke level 5.149,07.

Bursa Asia Takut Aksi The Fed, IHSG Anjlok 24 Poin

Konfrontasi – Pelemahan bursa saham Asia berdampak pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG tercatat turun 24,17 poin atau 0,5 persen menjadi 5.172,95 pada awal perdagangan Rabu (10/9). Sebanyak 9 saham menguat, 38 saham melemah, dan 29 saham stagnan. Jumlah perdagangan awal sebesar Rp 221,609 miliar dari 238,268 juta lembar saham diperdagangkan.

IHSG Tergerus 49,36 Poin di Sesi Penutupan

Konfrontasi-Pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (9/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 49,36 poin atau 0,94 persen dan berada pada level 5.197,12. Sedangkan, bursa LQ45 negatif 1,06 persen pada 883,66 poin.

Rupiah pada kurs tengah BI turun 32 poin pada Rp 11.754 per Dolar AS.

Menurut Analis Equity Ascend Agus Susanto, IHSG terkoreksi sejak awal perdagangan setelah diwarnai aksi profit taking yang terjadi pada semua sektor. "Penurunan perdagangan ini didominasi sektor industri, tambang dan perdagangan," katanya, Jakarta, Selasa (9/9)

IHSG Masih Bisa Bertahan di Zona Hijau

KONFRONTASI-Indeks harga saham gabungan (IHSG) terus melaju dalam tiga hari beruntun. Pada penutupan perdagangan kemarin IHSG naik 24,999 poin (0,484 persen) ke 5.190,167. Sedangkan indeks LQ45 menanjak 5,80 poin (0,66 persen) ke level 886,50.
        
Head of Technical Research PT Trust Securities Reza Priyambada menyatakan, jelang pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini (21/8), IHSG masih mampu menguat.

Pages