23 February 2020

IHSG

200 Emiten Merah, IHSG Lemah

Konfrontasi - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mencatat penurunan pada sesi pertama perdagangan. IHSG kembali kehilangan 52,58 poin atau 1 persen ke 4.980,26. Sebelumnya, IHSG telah kehilangan 40 poin.

Lemah, IHSG Anjlok 40 Poin

Konfrontasi – Tren penurunan mulai dirasakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG kehilangan 40,42 poin atau 1 persen ke 4.992,77 pada Rabu (8/10). Sebanyak 14 saham menguat, 157 saham melemah, dan 27 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp 221,23 miliar dari 163,99 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 Naik 6,89 Poin

KONFRONTASI - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa ditutup melanjutkan kenaikan sebesar 32,70 poin seiring dengan investor yang kembali mengambil posisi beli.

IHSG BEI ditutup menguat sebesar 32,70 poin (0,65 persen) ke posisi 5.032,84. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 6,89 poin (0,82 persen) ke posisi 852,40.

IHSG Kembali Naik 19 Poin

Konfrontasi – Tren positif terus diperoleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG mencatat kenaikan 19,40 poin atau 0,4 persen ke 4.968,75 pada sesi pertama. Sebanyak 145 saham menguat, 120 saham melemah, dan 72 saham stagnan. Jumlah transaksi mencapai Rp 1,49 triliun dari 1,25 miliar lembar saham diperdagangkan.

IHSG Bangkit Awal Sesi I

Konfrontasi – Pembukaan sesi pertama perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlangsung positif. IHSG mendapat sentimen penguatan mayoritas bursa Asia.

IHSG naik 38,19 poin atau 0,8 persen ke 4.987,54 pada Senin 96/10) sebanyak 32 saham menguat, 6 saham melemah, dan 7 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp 115,412 miliar dari 99,455 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks BEI Menguat 8,86 Poin

KONFRONTASI - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka menguat 8,86 poin atau 0,18 persen menjadi 5.009,67.

Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 2,22 poin (0,26 persen) ke level 845,08.

"Laju IHSG BEI menguat di tengah pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang bergerak bervariasi. Namun, potensi indeks BEI naik masih cukup terbuka setelah mengalami koreksi pada hari sebelumnya (Kamis, 2/10)," kata Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya di Jakarta, Jumat.

Pasar Asia Jatuh, IHSG Kembali Rontok

Konfrontasi – Penutupan sesi pertama perdagangan bursa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sangat buruk. IHSG rontok 96,69 poin atau 1,9 persen ke level 5.044,22. Sebanyak 37 saham menguat, 297 saham melemah dan 43 saham stagnan. Jumlah transaksi mencapai Rp 2,84 triliun dari 2,07 miliar lembar saham diperdagangkan.

IHSG Bangkit, 142 Emiten Hijau

Konfrontasi – Prediksi munculnya sentimen positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terwujud. IHSG naik 8,3 poin atau 0,2 persen ke 5.145,88. Sebanyak 142 saham menguat, dengan 123 saham bergerak melemah dan 86 saham bergerak stagnan. Jumlah transaksi mencapai Rp 2,1 triliun dari 2,13 miliar lembar saham diperdagangkan.

IHSG Lesu Ikuti Tren Bursa Asia

Konfrontasi – Kisruh protes di Hong Kong yang menggoyang bursa Asia sedikit menahan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG hanya naik 7,64 poin atau 0,1 persen ke 5.149,65. Sebanyak 124 saham menguat, 157 saham melemah, dan 90 saham stagnan. Jumlah transaksi mencapai Rp 2,33 triliun dari 2,109 miliar lembar saham diperdagangkan.

Aksi Beli Saham Dorang Indeks BEI Menguat Tipis

KONFRONTASI -Didorong aksi beli saham oleh sebagian pelaku pasar saham di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin ditutup menguat tipis sebesar 9,44 poin atau 0,18 persen ke posisi 5.142,01, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 4,33 poin (0,50 persen) ke posisi 874,85.

Pages