14 October 2019

IHSG

Didorong Setimen Dalam Negeri, Indeks BEI Menguat 16,55 Poin

KONFRONTASI - Didorong sentimen positif dari dalam negeri, Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, ditutup melanjutkan penguatan sebesar 16,55 poin.

IHSG ditutup menguat sebesar 16,55 poin atau 0,33 persen ke posisi 5.048,84. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 4,15 poin atau 0,48 persen ke posisi 863,19.

"Faktor positif dari dalam negeri mendukung IHSG BEI untuk kembali menguat," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah.

I84 Emiten Dongkrak IHSG

Konfrontasi – Kinerja pasar saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membaik. IHSG sukses meraih 27,01 poin atau 0,5 persen ke level 5.059,29. Sesi pertama mencatat transaksi sebesar Rp 1,95 triliun dengan 1,71 miliar saham diperdagangkan.

Sebanyak 184 saham naik, 95 saham melemah dan 81 saham stagnan. Sektor aneka industri naik 2 persen. Sedangkan sektor perdagangan melemah 0,41 persen.

IHSG Rebut 64 Poin Tembus Level 5.000

Konfrontasi – Kinerja sesi pertama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat raihan positif. IHSG sukses masuk level 5.000 dengan kenaikan 64,55 poin. IHSG berakhir di level 5.029,94 saat jeda sesi pertama Selasa (11/11).

Sebanyak 212 saham naik, 74 saham melemah dan 69 saham stagnan. Jumlah transaksi tercatat sebesar Rp2,71 triliun dengan 2,84 miliar saham diperdagangkan. Sektor aneka industri melonjak 2,71 persen dan perkebunan naik 2,20 persen.

Turun 6 Poin, IHSG Lesu

Konfrontasi – Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan mengecewakan. IHSG kehilangan 6,46 atau 0,1 persen ke 4.980,96. Sebanyak 124 saham menguat, 137 saham stagnan, dan 85 saham melemah. Jumlah transaksi mencapai Rp 1,270 triliun dengan volume 1,511 miliar lembar saham.

Indeks LQ45 naik 0,05 poin ke 847,35, indeks JII turun 0,05 poin atau ke 653,97, IDX30 turun 0,11 ke 435,01, dan MNC36 turun 0,21 poin ke 264,94. Sektor konsumer naik 0,4 persen sedangkan sektor perkebunan, aneka industri dan perdagangan turun 0,6 persen.

IHSG Diprediksi Sulit Tembus Level 5.000

Konfrontasi – Catatan positif diperoleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan awal pekan. IHSG berhasil naik meski sulit menembus level 5.000.

IHSG tumbuh 9,87 poin atau 0,19 persen ke 4.997,3 pada Senin (11/11). Sebanyak 23 saham menguat, 10 saham stagnan, dan 11 saham melemah. Jumlah transaksi perdana mencapai Rp 214 miliar dengan volume 162,19 juta lembar saham. Sektor industri dasar dan aneka industri terpantau melemah 0,3 persen.

IHSG Sesi I Turun 4 Poin

Konfrontasi – Penutupan sesi pertama perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir merah. IHSG kehilangan 4,12 poin atau 0,1 persen ke 5.062,71. Sebanyak 129 saham menguat, 115 saham melemah dan 101 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp1,55 triliun dengan volume 1,55 juta lembar saham.  ndeks LQ45 turun 0,51 poin ke 863,56, indeks JII naik 0,15 poin ke 665,58, IDX30 turun o,78 poin ke 443,60, dan MNC36 turun 0,23 ke 270,21. Sektor perkebunan turun 0,6 persen sedangkan sektor infrastruktur naik 0,2 persen.

Republik Menang, Indeks BEI Menguat 3,11 poin

KONFRONTASI - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis dibuka menguat 3,11 poin atau 0,06 persen menjadi 5.069,94 seiring dengan bursa saham di kawasan Asia dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 0,78 poin (0,09 persen) ke level 864,84.

"Mayoritas bursa Asia pagi ini, termasuk IHSG BEI dibuka menguat tipis seiring dengan naiknya bursa AS setelah kemenangan Partai Republik di AS pada pemilu sela. Partai Republik dianggap bersahabat dengan bisnis," kata analis Samuel Sekuritas Tiesha Narandha Putri di Jakarta, Kamis.

Tembus 5.000, IHSG Naik 5 Poin

Konfrontasi – Sesi pertama perdagangan bursa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlangsung positif. IHSG tercatat naik tipis 4,86 poin atau 0,1 persen ke 5.075,8. Sebanyak 134 saham menguat, 141 saham melemah dan 83 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp1,64 triliun dengan volume 2,4 miliar lembar saham.

Indeks LQ45 naik 0,22 poin ke 864,51, indeks JII naik 1,55 poin atau 0,2 persen ke 666, IDX30 naik 0,66 poin atau 0,1 persen ke 444,24, dan MNC36 naik 0,20 atau 0,1 persen ke 270,68. Namun, sektor properti turun sebesar 0,5 persen.

129 Emiten Hijau, IHSG Melemah Tipis

Konfrontasi – Sesi pertama perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir negatif. IHSG melemah 0,3 poin atau 0,01 persen ke level 5.085,25. Sebanyak 129 saham menguat, 140 saham melemah dan 84 saham stagnan. Jumlah transaksi mencapai Rp2,28 triliun dengan volume 2,09 miliar lembar saham.

LQ45 juga turun 0,6 poin atau 0,07 persen ke 867,7 dan MNC36 turun 0,1 poin atau 0,07 persen ke 271,56. Sektor perkebunan turun 8,7 poin atau 0,4 persen, sektor tambang turun 1,28 poin atau 0,1 persen. Sedangkan sektor keuangan naik 0,44 persen menjadi 0,1 persen.

147 Emiten Lemah, IHSG Turun 12 Poin

Konfrontasi – Tren penurunan defisit perdagangan gagal menolong posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sesi pertama perdagangan berakhir turun 12,3 poin atau 0,24 persen menjadi 5.077. sebanyak 109 saham menguat, 147 saham melemah, dan 93 saham stagnan. Jumlah total transaksi sebesar Rp 1,760 triliun dari 1,621 miliar lembar saham diperdagangkan.

Pages