22 October 2019

IHSG

IHSG Tergerus Kekhawatiran Ekonomi Global

KONFRONTASI-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis ditutup melemah seiring kekhawatiran investor terhadap perlambatan ekonomi global.

Rupiah Terapresiasi, IHSG Melejit

KONFRONTASI-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu ditutup menguat seiring apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
   

Analis Prediksi IHSG Menguat Pekan Depan

KONFRONTASI -  Federal Reserve (The Fed) dan Bank Indonesia (BI) akan menggelar pertemuan pada pekan depan.

Sejumlah analis optimistis indeks saham akan tetap menguat usai terjadinya rapat yang digelar oleh kedua bank sentral tersebut.

Kepala riset Koneksi Kapital Indonesia Alfred nainggolan memprediksi, The Fed tidak akan menaikan suku bunga acuan atau The Fed rate pada pertemuan pekan depan, alasannya karena The Fed sempat berwacana tidak lagi agresif menaikkan suku bunga.

Indosurya Sekuritas: IHSG Masih Bertenaga untuk Menguat

KONFRONTASI -  Indosurya Sekuritas mengestimasi IHSG masih berpeluang menguat, meskipun memerah dalan tiga sesi beruntun.

Vice President Research Department William Surya Wijaya mengatakan IHSG akan bergerak di level 5.955 - 6.226.

Pola pergerakan IHSG hingga pertengahan bulan di penghujung tahun 2018 masih terlihat dapat kembali melanjutkan kenaikan, yang tentunya harapan terhadap capital inflow yang terus kembali ke dalam pasar modal dapat menunjang progress kenaikan IHSG.

Pergerakan IHSG Dibuka Rebound ke 6.097,73

KONFRONTASI -   Pergerakan IHSG dalam perdagangan hari ini diprediksi masih dalam tekanan.

Binaartha Sekuritas memproyeksi IHSG akan kembali lanjut melemah dalam perdagangan hari ini.

Analis Muhammad Nafan aji Gusta mengatakan pada pergerakan IHSG terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6061.503 hingga 6.046,420.

Terdampak Sentimen Eksternal, IHSG Kembali Lanjutkan Pelemahan

KONFRONTASI-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa melanjutkan pelemahan seiring pengaruh negatif eksternal yang masih kuat.

IHSG BEI ditutup melemah sebesar 34,77 poin atau 0,57 persen menjadi 6.076,58. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 5,68 poin atau 0,58 persen menjadi 969,30.

IHSG Keberatan Langkah untuk Menguat Hari Ini

KONFRONTASI -   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini

IHSG Melaju Di Tengah Penurunan Bursa Kawasan Asia

KONFRONTASI -   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menguat pada perdagangan Selasa (4/12) pagi. Pukul 9.10 WIB, IHSG naik 0,31% ke level 6.136. IHSG menguat meski bursa Asia kompak melemah.

Kenaikan hanya tampak pada empat sektor. Kenaikan tertinggi adalah sektor keuangan sebesar 0,94%. Sektor perdagangan menguat 0,65% dan sektor industri dasar naik 0,61%. Sektor infrastruktur menanjak 0,58%. 

Pergerakan IHSG Akhir November Berpeluang Melanjutkan Penguatan

KONFRONTASI -  Berikut laporan Live indeks harga saham gabungan yang diperbarui perkembangannya mulai pembukaan sampai penutupan perdagangan pasar modal akhir November ini Jumat (30/11/2018).

Indosurya Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir November ini (30/11) masih berpotensi menguat dengan rentang perdagangan 5918 - 6226.

IHSG Menguat 1,93 Persen di Akhir Sesi

KONFRONTASI-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis ditutup menguat sebesar 1,93 persen seiring aksi beli investor asing.

IHSG BEI ditutup menguat sebesar 115,92 poin atau 1,93 persen menjadi 6.107,16. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 23,49 poin atau 2,46 persen menjadi 977,66.

Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya di Jakarta, Kamis mengatakan investor asing yang kembali masuk ke pasar saham menjadi salah satu faktor penopang bagi IHSG.

Pages