10 December 2019

Hutang Luar Negeri

Pakai Hutang Luar Negeri, Pemerintah Bangun Tanggul Tsunami di Kota Palu Sepanjang 7,2 KM

Konfrontaasi - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelontorkan Rp 250 miliar untuk bangun tanggul tsunami di Kota Palu, Sulteng. Tanggul itu akan dibangun sepanjang 7,2 km di Teluk Palu.

Tanggul yang dibangun dengan dana utang luar negeri tersebut diberi nama Tanggul Laut Silae, Lere, Besusu Barat dan Talise (Silebeta). Alasan pemberian nama itu karena dibangun di sepanjang empat kelurahan itu.

Bunga Hutang Luar Negeri Indonesia Tertinggi di ASEAN

Konfrontasi - Porsi utang yang terus meningkat diyakini bakal menjadi beban bagi Indonesia, terlebih lagi menurut Ekonom Indef Bhima Yudisthira bahwa bunga utang RI merupakan yang tertinggi se-Asia Pasifik. Sebelumnya Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir Januari 2019 sebesar USD383,3 miliar sekitar setara dengan Rp5.366,2 triliun (kurs Rp14.000/USD). 

Naik 4,2 Persen, Hutang Negara Indonesia Jadi Rp 5.253 Triliun

Konfrontasi - Jumlah utang luar negeri Indonesia pada akhir kuartal III 2018 naik 4,2 persen (tahun ke tahun) menjadi 359,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp5.253 triliun (asumsi kurs Rp14.600 per dolar AS).

Statistik Utang Luar Negeri kuartal III yang diumumkan Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (16/11/2018), menunjukkan utang luar negeri (ULN) terdiri atas utang pemerintah dan bank sentral sebesar 179,2 miliar dolar AS serta utang swasta termasuk BUMN sebesar 180,6 miliar dolar AS.

Di Bawah Menkeu Sri Mulyani, Indonesia Rugi Rp 121 T Dan 6,7 M Dolar AS

Konfrontasi - Pemerintah Indonesia pada era 2006-2010, di bawah Menteri Keuangan Sri Mulyani, telah melakukan kebijakan yang merugikan Keuangan Negara.

Demikian disampaikan Pengamat ekonomi politik dari Lingkar Studi Perjuangan (LSP), Gede Sandra kepada redaksi, Jumat (19/1/2018).

Masih untuk Bayar Utang, Cadangan Devisa RI Tergerus

Konfrontasi - Bank Indonesia menyatakan posisi cadangan devisa Indonesia hingga akhir November 2017 tercatat sebesar US$125,97 miliar. Posisi tersebut, lebih rendah dibandingkan cadangan devisa Oktober yang mencapai US$126,55 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman mengungkapkan, penurunan cadangan devisa November sangat dipengaruhi oleh penggunaan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamental yang sebenarnya.

Menkeu Jelaskan Hutang RI yang Terus Naik, Ini Rinciannya

Konfrontasi - Hingga akhir April 2016, total utang pemerintah pusat terhitung naik Rp 7,46 triliun dibandingkan akhir Maret 2016 menjadi Rp 3.279,28 triliun. Dalam denominasi dolar AS, jumlah utang pemerintah pusat di akhir April 2016 adalah US$ 248,36 miliar.

Menteri Keuangan, Bambang PS Brodjonegoro mengaku bahwa kenaikan utang ini disebabkan oleh adanya depresiasi.

Sekjen Demokrat Sebut Pemerintahan Jokowi Meroket Tajam

Konfrontasi - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan, utang pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo meroket tajam dibanding era Presiden RI sebelum-sebelumnya. Padahal, menurutnya, Jokowi baru memimpin sekitar dua tahun.

"Belum dua tahun Jokowi memerintah, dia terbesar meminjam uang. Jadi, akhirnya utang luar negeri kita terus naik. Bahaya itu," kata Hinca di Denpasar, Sabtu, 28 Mei 2016.