23 January 2018

Hukuman mati

Divonis Mati, Pembunuh Sekeluarga di Medan Menangis

Konfrontasi - Terdakwa pembunuh sekeluarga di Medan, Sumatera Utara (Sumut) Andi Lala divonis mati. Usai divonis mati, Andi Lala menangis dan enggan berkomentar. Ia terus menghapus air matanya. 

Sidang vonis itu berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumut, Jumat (12/1/2018) sore. Majelis hakim dipimpin Domingus Silaban dan jaksa penuntut umum yakni Kadlan Sinaga. 

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Andi Lala dengan pidana mati," kata Domingus Silaban.

Diancam Pasal Berlapis, Dr Helmi, Suami Dokter Letty Terancam Hukuman Mati

KONFRONTASI -  Penembak dokter Letty Sultri yang juga suaminya itu, dokter Helmi kini telah ditahan di Polda Metro Jaya. Adapun pelaku bakal dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, dokter Helmi itu saat ini telah berada di tahanan Polda Metro Jaya. Pelaku telah ditahan dan tidak ada perlakukan khusus, sama dengan tahanan lainnya.

Bakar Pria yang Mau Memperkosa, Fatimah Terancam Dipancung

Konfrontasi - Seorang tenaga kerja wanita asal Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, terancam dihukum pancung di Penang, Malaysia. Dia dituduh membunuh pria warga Bangladesh dengan cara membakar pakai minyak gas. 

Padahal, TKW bernama Fatimah berniat membela dirinya dari tindak kejahatan pemerkosaan. Dia  terpaksa menyiramkan minyak gas ke tubuh pria itu dan menyulutnya pakai korek, karena saat itu wanita berumur 37 tahun itu akan diperkosa oleh pria tersebut.

Irak Adili 100 Anggota ISIS dari Eropa

Konfrontasi - Sedikitnya 100 militan ISIS asal Eropa akan diadili di Irak. Sebagian besar dari mereka akan menghadapi hukuman mati. Duta Besar Belgia untuk Irak, Jawad al-Chlaihawi, mengatakan di antara orang Belgia, puluhan lainnya yang juga ditahan adalah militan dari Rusia, Chechnya dan Asia Tengah.

Seperti diketahui pejuang dari berbagai belahan dunia bergabung dengan ISIS, ketika kelompok tersebut membentuk sebuah kekhalifahan di Irak dan Suriah pada 2014.

Mantan Juru Bicara Mohammed Mursi Dijatuhi Hukuman Mati

Konfrontasi - Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman mati terhadap ulama Wagdi Ghoneim secara in absentia setelah dituding terlibat aksi terorisme pada 2013.

Ghoneim yang sekarang tinggal di Turki dan pernah menjadi juru bicara Presiden Mesir Mohammed Mursi, Minggu pagi, 30 April 2017, menolak tuduhan pengadilan.

"Saya tidak berada di Mesir sejak 2001," ucapnya seperti dikutip Associated Press.

Jika Terbukti Bersalah - Siti Aisyah dan Doan Thi Huong Terancam Hukuman Mati

KONFRONTASI - Siti Aisyah dan seorang perempuan Vietnam dipastikan akan didakwa terkait pembunuhan Kim Jong-nam, kakak pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Jaksa Agung Malaysia menegaskan hal itu melalui pesan seluler kepada BBC.

Jika dinyatakan bersalah, Siti Aisyah terancam hukuman mati dengan digantung.

Keduanya akan dihadapkan ke pengadilan hari Rabu (1/3) besok.

Erdogan Minta Parlemen Pertimbangkan Hukuman Mati Bagi Perencana Kudeta

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemerintahannya akan meminta parlemen mempertimbangkan pemberlakuan hukuman mati bagi perencana kudeta yang gagal pada Juli.

"Pemerintahan kita akan mengajukan (usul hukuman mati) ini ke parlemen. Saya yakin parlemen akan menyetujuinya, saya akan mengesahkannya," kata Erdogan dalam sebuah upacara peresmian di Ankara, Sabtu (29/10).

"Segera, segera, jangan khawatir. Itu akan segera diberlakukan," katanya, saat massa berteriak: "Kami menginginkan pemberlakuan hukuman mati!"

Anggita Sari: Freddy Budiman Jualan Narkoba, Salat 5 Waktu Juga Jalan

Konfrontasi - Model seksi majalah pria dewasa, Anggita Sari membeberkan alasan sebenarnya terpidana mati Freddy Budiman menggeluti binis berjualan narkoba.

Ditemui jelang Freddy dieksekusi mati, Anggita Sari bercerita bahwa mantan kekasihnya yang sebelum menjadi gembong narkoba dikenal sebagai bos copet itu terpaksa menggeluti bisnis haram karena tidak memiliki keterampilan lain.

Pekan Depan Jenazah Seck Osmane Dipulangkan ke Nigeria

Konfrontasi - Jenazah Seck Osmane masih terbujur kaku di ruang mayat rumah duka Saint Carlous Jakarta, usai dieksekusi mati di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Jasad terpidana narkoba itu akan dipulangkan ke Nigeria pada Selasa 2 Agustus 2016.

"Jenazah Seck Osmane akan kami pulangkan ke negara Nigeria pada Selasa pagi dari Bandara Internasional Seokarno-Hatta, " kata pendamping spritual Seck Osmane dari Yayasan Gita Eklesia, Rohabiawan Rina saat ditemui di ruang jenazah, Sabtu (30/7/2016).

Pakistan Desak Indonesia Tunda Hukuman Mati Warganya

KONFRONTASI-Pakistan melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta mendesak pemerintah Indonesia untuk menunda pelaksanaan hukuman mati terhadap salah satu warga negara Pakistan.

“Kami menulis surat kepada Pemerintah Indonesia untuk menunda eksekusi ini, karena perhatian kami bahwa persidangan berlangsung secara tidak adil," kata Syed Zahid Raza, charge de affaires Kedutaan Besar Pakistan di Jakarta pada Reuters, Senin (25/7).

Pages