19 April 2018

Hukuman mati

Soal Hukuman Mati Zaini Misrin, Pengamat: Indonesia Tak Perlu Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Saudi

KONFRONTASI-Pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia Profesor Doktor Hikmahanto Juwana berpendapat, Pemerintah Indonesia tak perlu memutuskan hubungan diplomatik dengan Arab Saudi dan kasus hukuman mati terhadap TKI tak akan mempengaruhi hubungan kedua negara.

Hikmahanto Juwana di Jakarta, Senin mengatakan, Arab Saudi memiliki kedaulatan dalam mengatur hukum di negaranya sendiri.

Karena itu, dalam hal kasus hukuman mati Muhammad Zaini Misrin, pemerintah Indonesia tidak bisa mencampuri keputusan yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi.

"Langkah yang dilakukan pemerintah Indonesia sudah tepat dengan memanggil duta besar Arab Saudi dan menyampaikan protes. Kita harus menghargai kedaulatan setiap negara," ujarnya dalam keterangan persnya.

Dia juga mengingatkan Pemerintah Indonesia agar tidak salah langkah apalagi sampai berniat memutus hubungan kedua negara.

Jika hal itu terjadi, maka yang rugi adalah Indonesia. Apalagi, kata dia, hubungan dua negara terlihat makin mesra setelah kunjungan Raja Arab Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Bahkan, kunjungan Raja Salman ke Indonesia mendapat sambutan yang meriah.

"Semua pihak harus melihat masalah ini secara proporsional. Tidak perlu sampai memutuskan hubungan diplomatik yang justru malah merusak hubungan kedua negara," katanya.

Hikmahanto juga menyatakan Konvensi Wina 1963 tak mengatur sanksi pemberian notifikasi hukuman mati warga negara asing (WNA).

Jadi, dengan alasan itu, Arab Saudi tak perlu menginformasikan tentang eksekusi mati TKI Muhammad Zaini Misrin kepada Pemerintah Indonesia.

Trump Minta Pengedar Narkoba Dihukum Mati

KONFRONTASI - Guna mengatasi epidemi kecanduan obat opioid, Presiden AS Donald Trump mengusulkan hukuman mati bagi pengedar narkoba.

Trump memaparkan rencana tersebut dalam pidato di New Hampshire, negara bagian yang terdampak parah oleh krisis opioid.

Trump berkata pemerintahannya berupaya mengubah undang-undang demi mengeksekusi para pengedar, namun upaya tersebut akan menghadapi penolakan keras secara politik.

Divonis Mati, Pembunuh Sekeluarga di Medan Menangis

Konfrontasi - Terdakwa pembunuh sekeluarga di Medan, Sumatera Utara (Sumut) Andi Lala divonis mati. Usai divonis mati, Andi Lala menangis dan enggan berkomentar. Ia terus menghapus air matanya. 

Sidang vonis itu berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumut, Jumat (12/1/2018) sore. Majelis hakim dipimpin Domingus Silaban dan jaksa penuntut umum yakni Kadlan Sinaga. 

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Andi Lala dengan pidana mati," kata Domingus Silaban.

Diancam Pasal Berlapis, Dr Helmi, Suami Dokter Letty Terancam Hukuman Mati

KONFRONTASI -  Penembak dokter Letty Sultri yang juga suaminya itu, dokter Helmi kini telah ditahan di Polda Metro Jaya. Adapun pelaku bakal dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, dokter Helmi itu saat ini telah berada di tahanan Polda Metro Jaya. Pelaku telah ditahan dan tidak ada perlakukan khusus, sama dengan tahanan lainnya.

Bakar Pria yang Mau Memperkosa, Fatimah Terancam Dipancung

Konfrontasi - Seorang tenaga kerja wanita asal Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, terancam dihukum pancung di Penang, Malaysia. Dia dituduh membunuh pria warga Bangladesh dengan cara membakar pakai minyak gas. 

Padahal, TKW bernama Fatimah berniat membela dirinya dari tindak kejahatan pemerkosaan. Dia  terpaksa menyiramkan minyak gas ke tubuh pria itu dan menyulutnya pakai korek, karena saat itu wanita berumur 37 tahun itu akan diperkosa oleh pria tersebut.

Irak Adili 100 Anggota ISIS dari Eropa

Konfrontasi - Sedikitnya 100 militan ISIS asal Eropa akan diadili di Irak. Sebagian besar dari mereka akan menghadapi hukuman mati. Duta Besar Belgia untuk Irak, Jawad al-Chlaihawi, mengatakan di antara orang Belgia, puluhan lainnya yang juga ditahan adalah militan dari Rusia, Chechnya dan Asia Tengah.

Seperti diketahui pejuang dari berbagai belahan dunia bergabung dengan ISIS, ketika kelompok tersebut membentuk sebuah kekhalifahan di Irak dan Suriah pada 2014.

Mantan Juru Bicara Mohammed Mursi Dijatuhi Hukuman Mati

Konfrontasi - Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman mati terhadap ulama Wagdi Ghoneim secara in absentia setelah dituding terlibat aksi terorisme pada 2013.

Ghoneim yang sekarang tinggal di Turki dan pernah menjadi juru bicara Presiden Mesir Mohammed Mursi, Minggu pagi, 30 April 2017, menolak tuduhan pengadilan.

"Saya tidak berada di Mesir sejak 2001," ucapnya seperti dikutip Associated Press.

Jika Terbukti Bersalah - Siti Aisyah dan Doan Thi Huong Terancam Hukuman Mati

KONFRONTASI - Siti Aisyah dan seorang perempuan Vietnam dipastikan akan didakwa terkait pembunuhan Kim Jong-nam, kakak pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Jaksa Agung Malaysia menegaskan hal itu melalui pesan seluler kepada BBC.

Jika dinyatakan bersalah, Siti Aisyah terancam hukuman mati dengan digantung.

Keduanya akan dihadapkan ke pengadilan hari Rabu (1/3) besok.

Erdogan Minta Parlemen Pertimbangkan Hukuman Mati Bagi Perencana Kudeta

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemerintahannya akan meminta parlemen mempertimbangkan pemberlakuan hukuman mati bagi perencana kudeta yang gagal pada Juli.

"Pemerintahan kita akan mengajukan (usul hukuman mati) ini ke parlemen. Saya yakin parlemen akan menyetujuinya, saya akan mengesahkannya," kata Erdogan dalam sebuah upacara peresmian di Ankara, Sabtu (29/10).

"Segera, segera, jangan khawatir. Itu akan segera diberlakukan," katanya, saat massa berteriak: "Kami menginginkan pemberlakuan hukuman mati!"

Anggita Sari: Freddy Budiman Jualan Narkoba, Salat 5 Waktu Juga Jalan

Konfrontasi - Model seksi majalah pria dewasa, Anggita Sari membeberkan alasan sebenarnya terpidana mati Freddy Budiman menggeluti binis berjualan narkoba.

Ditemui jelang Freddy dieksekusi mati, Anggita Sari bercerita bahwa mantan kekasihnya yang sebelum menjadi gembong narkoba dikenal sebagai bos copet itu terpaksa menggeluti bisnis haram karena tidak memiliki keterampilan lain.

Pages