23 August 2019

Holding

Rizal Ramli: Tidak Ada Gunanya Holding BUMN kalau alasannya Besarkan Aset dan Beli Saham Freeport

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli mengingatkan, Holding BUMN kalau alasannya untuk  besarkan aset dan membeli saham  Freeport  tidak  ada gunanya. Freeport  lebih baik kita biarkan hingga 2021 karena akan jadi milik Indonesia.

"UUD 1945 kita sudah jelas, tapi UU turunannya  seperti UU Minerba, banyak 'diplintir' oleh pembuat UU yang 'di-advice' USAID, sehingga banyak merugikan kepentingan Indonesia sbg negara berdaulat,'' tegas RR dalam Indonesia Business Forum di TV One Kamis malam (23/11)

Rizal Ramli: Meneg BUMN Dua Tahun Tak Hadiri Raker di DPR. Harus Mundur atau Dipecat. Sudah Tidak Kredibel dan Memalukan Presiden

KONFRONTASI- Mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Mantan Menko Ekuin  Rizal Ramli (RR) menegaskan yang diinginkan Presiden Jokowi adalah sekuritisasi, bukan  penjualan BUMN melalui pembentukan perusahaan induk (holding) Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Analis Ingatkan soal Holding BUMN jadi Cara Jual Aset Bangsa

JAKARTA-Direktur Eksekutif IRESS Marwan Batubara mengkritisi ikhwal mekanisme dari pembentukan holdingisasi terhadap badan usaha miliki negara (BUMN) yang hanya berlandaskan pada peraturan pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2016.

Ia mengungkapkan selain menihilkan peranan pengawasan DPR RI, holdingisasi melalui PP setidaknya melanggar 5 hal yakni empat peraturan perundang-undangan dan satu putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Jokowi dan Isu Jual Aset Negara Dibungkus Holdingisasi BUMN

KONFRONTASI- Cekaknya keuangan negara bikin repot Presiden Joko Widodo. Muncul ide neoliberal dari Menteri BUMN Rini Soemarno tentang holdingisasi. Tahap awal, status perseroan tiga BUMN bakal dipreteli.

Ketiga BUMN yang status perseroan-nya bakal dicopot adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit AsamTbk (PTBA) dan PT Timah Tbk (TINS), melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB).

Rizal Ramli Ingatkan, Holding BUMN Harus Efisien dan Kompetitif, tapi Tak Perlu Tergesa

KONFRONTASI- Mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Rizal Ramli mendesak pemerintah menunda rencana pembentukkan perusahaan induk (holding) Badan Usaha Milik Negara yang belakangan kembali mencuat. Hal ini dimaksudkan agar konsep pembentukkan holding BUMN di beberapa sektor sesuai dengan esensi dan tepat sasaran. Kalau pun holding itu nantinya dibentuk, maka harus benar-benar efisien, efektif, kompetitif dan berkualitas.
 

Tak Transparan, Menteri Rini Seenaknya Caplok PGN ke Pertamina

KONFRONTASI -   Santernya masalah holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi ‘buah bibir’ di masyarakat, terlebih sudah memasuki masa finalisasi namun tidak ada kejelasan dan transparansi terhadap mekanisme holding tersebut.

Untuk itu Indonesian Resources Studies (IRESS) menuntut pemerintah, khususnya Menteri BUMN, Rini Soemarno agar membuat konsep yang jelas dan transparan supaya tidak menjadi polemik dimasyarakat.