21 February 2020

HMI

Alumni HMI: Prabowo-Sandi Mampu Perbaiki Ekonomi

KONFRONTASI - Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Abdul Wahab Nasaru mengatakan Indonesia membutuhkan sosok Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno untuk memperbaiki ekonomi bangsa.

“Kita butuh orang praktisi ekonomi seperti Prabowo-Sandi, mereka berdua gesit dan tangguh, berani bertarung, perusahaan kedua orang ini berada di level internasional dan nasional, sebuah bukti dari kesuksesan dan kemampuan nya dibidang ekonomi.” jelas Wahab kepada redaksi Selasa (21/8) di Jakarta

HMI Makassar Tolak Kedatangan Jokowi

KONFRONTASI-Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Makassar menolak kedatangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Kota Makassar pada Minggu, 29 Juli 2018 mendatang. Aksi penolokan kedatangan Joko Widodo diwarnai dengan aksi demontrasi keder HMI Cabang Makassar di depan Wisma HMI, Jalan Bontolempangan, Makassar, Jumat, 27 Juli 2018.

Kabid PTKP HMI Cabang Makassar, Mansur mengatakan bahwa dengan tegas HMI menolak kedatangan orang nomor satu Indonesia tersebut di Tanah Daeng untuk mengikuti jalan sehat.

HMI: Pemimpin Haram, Jokowi-JK Harus Turun

KONFRONTASI - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta kembali berdemo menuntut Jokowi turun dari jabatannya sebagai presiden karena dinilai gagal dalam mewujudkan programnya dalam pemerintahan.

Aspirasi tersebut, semakin kencang diteriakkan oleh pendemo saat iring-iringan kendaraan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melintas di depan mereka.

"Pemimpin haram, Jokowi-JK harus turun," ujar koordinator aksi  Gufron M.S di Taman Pandang, Silang Monas, Jakarta, Senin (28/5).

Mana Yang Lebih Brutal Polisi Zaman Belanda atau Polisi Republik Indonesia?

Oleh: Dian AK
 

 

Kesewenang-wenangan pemerintah terhadap rakyat nampaknya semakin keterlaluan. Tindakan pemerintah sudah melampaui batas toleransi. Betapa tidak, tindakan represif aparat kepolisian terhadap aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta yang melakukan aksi unjuk rasa di Istana Negara Jakarta 21 Mei lalu sungguh di luar dugaan, mereka dipukuli dan beberapa ditahan. (politik.rmol.co, 22/5)

Kritis Rakyat dan Sikap Anti-Kritik

Oleh: Dian AK
Women Movement Institute

Kesewenang-wenangan pemerintah terhadap rakyat nampaknya semakin keterlaluan. Tindakan pemerintah sudah melampaui batas toleransi. Betapa tidak, tindakan represif aparat kepolisian terhadap aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta yang melakukan aksi unjuk rasa di Istana Negara Jakarta 21 Mei lalu sungguh di luar dugaan, mereka dipukuli dan beberapa ditahan. (politik.rmol.co, 22/5)

HMI NTT Diminta Punya Sensitivitas Sosial Keumatan

KONFRONTASI - Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Nusa Tenggara Timur (NTT) Anwar Pua Geno mengatakan Pemerintah memiliki harapan agar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terus berkontribusi nyata dalam membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Presiden Joko Widodo, kata dia, dalam Musyawarah Nasional (Munas) di Medan, November 2017 lalu, memina kepada HMI untuk tetap pada indentitas sebagai aktivis.

Demokrasi Ala Eksponen Mahasiswa: HMI versus PMII

Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman
Anggota Komisi Hukum DPR 2004 - 2009, Advokat, Wasek Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama, PBNU

Ajengan Mimih minta agar saya mengadvokasi Mamat Ruhimat melawan para eksponen HMI, bukan karena Tasikmalaya kehabisan lawyer, tapi karena sektarianisme. Ajengan Mimih ialah mantan Ketum Pagar Nusa, PBNU, sedang Mamat yang eks PMII, ialah Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, digoyang untuk dilengserkan oleh para eksponen HMI.

Menakar Kepemimpinan Profetik HMI: Berguru kepada Ali dan Duo Umar

Oleh: Moh. Ilyas
Pernah berjibaku dengan ‘Hijau-Hitam Community'

BESOK, 9 Februari 2018, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar kongres ke-30 di Ambon, Maluku. Dalam momentum dua tahunan ini, organisasi yang baru ulang tahun ke 70 pada 5 Februari 2018 lalu itu akan menentukan kembali sosok pemimpinnya untuk dua tahun ke depan.

Sejarah Kebesaran HMI Tidak Terlepas dari hubungan baik Dengan Militer.

KONFRONTASI -Dalam perkembangannya HMI terpolarisasi krn persoalan Azas Tinggal. Menyebabkan HMI terpecah jadi 2. HMI Dipo dan HMI MPO.

Perbedaan tafsir terhadap Idiologi itu terus mengalir sampai KAHMI. Cuma kita bersyukur KAHMI tdk melanjutkan perpecahan HMI tersebut.

Dalam tataran politik ada perbedaan pandangan yg cukup tajam antara sesama anggota HMI dan para Alumni.

Ketika Aku Dipanggil 'Kader HMI': Sebuah Renungan

KONFRONTASI- Aku malu saat kau memanggilku dengan sebutan Kader HMI, karena bisa jadi amal baikmu lebih banyak daripada amalku.

Aku malu saat kau memanggilku dengan sebutan itu, karena bisa jadi keikhlasanmu lebih mendalam daripada diriku.

Aku malu sangat malu saat kau memanggilku dengan sebutan Kader yang hebat, karena bisa jadi kedudukan engkau lebih mulia di hadapan Allah. Siapa yang tahu tentang hati ini? Bukankah yang mengetahui hanyalah diri sendiri dan Allah semata?

Pages