23 November 2017

Hillary Clinton

Hillary: Trump Terobsesi pada Saya

Konfrontasi - Perang kata-kata antara Hillary Clinton dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump nampaknya tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Keduanya terlibat "peperangan" sejak masa kampanye pemilu di AS yang berlangsung pada pertengahan, hingga akhir tahun lalu.

Berbicara saat peringatan 25 tahun terpilihnya Bill Clinton sebagai Presiden AS di Little Rock di Arkansas, Hillary menyatakan, Trump terus menerus membicarakannya. Dan, Hillary tidak melihat adanya tanda-tanda kondisi itu akan berakhir.

George HW Bush Mengaku Memilih Clinton di Pilpres 2016

Konfrontasi - Mantan presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, George HW Bush, mengaku memilih Hillary Clinton dalam pemilihan umum presiden 2016. Ia juga menyebut rival Hillary, Donald Trump, sebagai "blowhard."

Anak George HW Bush, George W Bush, mengaku khawatir "saya akan menjadi presiden terakhir dari Republik." Ucapan dilontarkan meski Trump juga diusung Republik.

"Orang ini tidak tahu arti sesungguhnya dari menjadi seorang presiden," ujar George W Bush, seperti dikutip BBC, Minggu 5 November 2017.

US Republicans launch new probes targeting Clinton, Obama

KONFRONTASI - Republican lawmakers in the US Congress have launched new investigations targeting former Democratic President Barack Obama and her secretary of state, Hillary Clinton.

The lawmakers announced two new probes on Tuesday - one included the FBI investigation of Clinton's alleged misuse of a personal email server and the other was an Obama-era deal in which a Russian company bought a Canadian firm that owned some 20 percent of US uranium stockpiles.

Trump made US look 'foolish' over Iran: Clinton

KONFRONTASI - Former US Secretary of State Hillary Clinton says President Donald Trump’s move to undermine the 2015 Iran nuclear deal has made America look “foolish and small.”

Trump unveiled his new strategy against Tehran on Friday by refusing to certify the agreement, known as the Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), between Iran and the P5+1 group of countries—the US, the UK, France, Russia and China plus Germany.

Trump Pecat Direktur FBI Karena Salah Sikapi Email Hillary?

KONFRONTASI -  Presiden Donald Trump telah memecat direktur FBI terkait penanganan penyelidikan atas email Hillary Clinton.

Gedung Putih mengguncangkan Washington dengan mengumumkan bahwa James Comey 'telah diberhentikan dan dicopot dari jabatannya.'

Tapi para politikus Demokrat mengatakan dia dipecat karena FBI sedang menyelidiki dugaan hubungan antara kampanye Trump saat pilpres dengan Rusia.

Pekan lalu, Comey memberikan informasi yang tidak akurat tentang email Hillary Clinton kepada Kongres.

Presiden Trump menulis dalam sebuah surat kepada Comey bahwa dia setuju dengan rekomendasi Jaksa Agung Jeff Sessions bahwa 'Anda tidak lagi dapat memimpin Biro (FBI) secara efektif.'

Sessions mengatakan bahwa Departemen Kehakiman "berkomitmen pada disiplin, integritas, dan tertib hukum tingkat tinggi," dan karenanya "dibutuhkan sebuah awal yang baru."

Comey sedang memberikan sambutan kepada sejumlah agen FBI di Los Angeles, dan seorang anggota timnya memberikan selembar kertas catatan yang memberitahukan bahwa dia baru saja dipecat.

Pria berusia 56 tahun - yang memasuki tahun keempat dari 10 tahun jabatannya sebagai direktur FBI - dilaporkan tertawa, mengira hal itu adalah lelucon.

Mengapa pemerintah AS memecat Comey ?

Banyak yang terkejut bahwa Comey harus dipecat tentang caranya menangani penyelidikan email Clinton, mengingat Trump pernah memuji direktur FBI terkait masalah tersebut.

Pada hari-hari terakhir kampanye presiden, Trump mengatakan pada sebuah kampanye bahwa Comey adalah orang yang 'bernyali besar' dalam membuka kembali penyelidikan email Clinton. "Apa yang dia lakukan telah mengembalikan reputasinya," kata Trump.

Namun pada hari Selasa, Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein mengatakan bahwa dia "tidak dapat membela Direktur (FBI) dalam menangani kesimpulan penyelidikan email Menlu Clinton, dan saya tidak mengerti bahwa dia menolak penilaian yang hampir universal bahwa dia keliru."

"Hampir semua orang setuju bahwa Direktur (FBI) membuat kesalahan serius, ini satu dari sedikit hal yang menyatukan berbagai pihak dengan perspektif yang beragam".

Dia mengatakan bahwa Comey keliru bahwa pada Juli 2016 ia 'melampaui (kewenangan)' jaksa agung sebelumnya dengan mengumumkan bahwa penyelidikan atas email Clinton harus ditutup tanpa tuntutan hukum.

Wakil jaksa agung mengatakan, Comey menambah kesalahannya dengan 'secara serampangan' mengungkapkan 'informasi yang menyudutkan' tentang Hillary Clinton.

Hillary Clinton Dapat Tawaran Sebagai Wali Kota New York

KONFRONTASI -  Rumor kencang beredar dalam beberapa hari terakhir bahwa Hillary Clinton berencana maju sebagai Wali Kota New York dalam pemilihan umum yang akan digelar November 2017 mendatang.
Seperti dilaporkan sejumlah media di Amerika Serikat, termasuk Wall Street Journal, spekulasi ini muncul dari sejumlah petinggi Partai Demokrat yang diberitakan tidak puas dengan kinerja Wali Kota Bill De Blasio.
Pejabat teras partai ini dikabarkan membujuk Hillary yang kalah pilpres November lalu untuk melakukan “comeback” ke dunia politik.

Trump not to pursue charges against Clinton over email case

KONFRONTASI - US President-elect Donald Trump says he has no intention of prosecuting his former Democratic rival Hillary Clinton over use of private email server, arguing that the former secretary of state has already “suffered greatly.”

Hillary Bilang, Semoga Trump Sukses Menjadi Presiden untuk Rakyat AS

KONFRONTASI-Saat berpidato di hadapan para pendukungnya di New York, Rabu (9/11/2016), kandidat presiden AS dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, meminta maaf kepada tim kampanyenya karena gagal memenangi pemilihan presiden.

"Hasil pemilu ini tidak seperti yang kita harapkan dan mengecewakan. Saya merasakan apa yang kalian rasakan," kata Hillary.

Meskipun mengakui kekalahan ini sangat menyakitkan dan membutuhkan waktu lama untuk memulihkan diri, Hillary tetap memberikan selamat kepada rivalnya, Donald Trump.

Kata Hillary, Kita Belum Berhasil Pecahkan Plafon Kaca...

KONFRONTASI-Saat berpidato mengakui kekalahannya di New York, Rabu (9/11/2016), kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat, Hillary Clinton menyinggung mengenai “plafon kaca”.

 

Sosok yang sudah berkarya di kancah politik AS selama 40 tahun itu mengatakan, "kita belum berhasil memecahkan 'plafon kaca' yang paling kuat dan paling sulit."

“Plafon kaca” itu merujuk memilih presiden wanita pertama dalam sejarah AS.

Hillary Clinton and Donald Trump seek to sway voters

KONFRONTASI-Democratic candidate Hillary Clinton and her rival Republican Donald Trump have raced across major battleground states to collect last-minute votes.

In the final hours of campaigning on Monday night, the candidates and their political allies travelled across the US in a last-ditch effort to sway voters.

As of Monday night, Clinton's lead over Trump had widened to 3.2 percent, according to an average of polls conducted by the website RealClearPolitics.

Pages