18 November 2019

Harga Minyak WTI

Stok AS Membengkak, Harga Minyak WTI Terpeleset

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) tergelincir setelah mampu berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (11/6/2019), akibat terbebani laporan industri yang menunjukkan membengkaknya jumlah persediaan minyak AS.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Juli 2019 diperdagangkan di level US$53,07 per barel pada pukul 4.50 sore di New York Mercantile Exchange. WTI sebelumnya mampu berakhir naik tipis 0,01 poin di level US$53,27 per barel untuk perdagangan Selasa.

Harga minyak WTI rebound setelah tumbang 7%

KONFRONTASI -  Harga minyak mentah jenis WTI menguat pada perdagangan Rabu pagi (19/12) setelah kemarin terjun sampai 7,3%, penurunan terbesar dalam tiga pekan terakhir. 

Mengutip Bloomberg, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) pada pagi ini diperdagangkan menguat 0,8% di posisi US$ 46,61 per barel. Kemarin, minyak light dari Amerika Serikat ini turun 7,3%, koreksi hari ketiga berturut-turut. 

Harga minyak jenis Brent juga pagi ini menunjukkan penguatan 0,78% ke US$ 56,7 per barel, setelah kemarin merosot 5,62% ke US$ 56,26.

Persediaan Minyak Turun, Harga Minyak WTI Lampaui Level US$52 Per Barel

KONFRONTASI -  Harga minyak mentah mampu lanjut naik melampaui level US$52 per barel, menyusul laporan industri di Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah dalam jumlah lebih besar dari ekspektasi.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Januari naik ke level US$52,11 per barel pada pukul 4.34 sore di New York Mercantile Exchange, setelah mengakhiri perdagangan Selasa (11/12/2018) di posisi US$51,65.

Harga Minyak WTI Kemungkin Bisa Terkoreksi Hari Ini

KONFRONTASI -  Harga minyak WTI diperkirakan melemah pada hari ini karena sentimen perjanjian OPEC belum mampu menopang kelanjutan penguatan.

Pada perdagangan Selasa (10/10/2017) pukul 8.14 WIB, harga minyak WTI kontrak November naik 0,10 poin atau 0,18% menuju US$49,68 per barel. Kemarin, tercatat harga minyak ditutup naik 0.69%.