18 February 2020

Harga Minyak

Janji stimulus fiskal membuat harga minyak tetap stabil

KONFRONTASI -  Harga minyak mentah tetap stabil dengan kecenderungan melemah.

Selasa (18/2), pukul 07.50 WIB harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Maret 2020 tergelincir menjadi US$ 51,91 per barel. Artinya, minyak WTI turun 0,27% dari harga penutupan Jumat (14/2) di US$ 52,05 per barel.

Asal tahu saja, kemarin, pasar keuangan Amerika Serikat (AS) libur. Sehingga minyak WTI tidak menyelesaikan harga.

Akibat Penyebaran Virus Corona, Harga Minyak Tumbang

KONFRONTASI - Akibat penyebaran Virus Corona, harga minyak mentah dunia melanjutkan pelemahan pada perdagangan Senin (3/2). 

Mengutip Antara, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret merosot US$ 2,17 atau 3,8 persen menjadi US$54,45 per barel. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun US$1,45 atau 2,8 persen ke level US$50,11 per barel.

"Ini mencerminkan kekhawatiran pasar atas potensi berkurangnya permintaan akibat wabah Virus Corona," kata analis energi dari Commerzbank Research.

Harga minyak naik tipis meski penutupan ladang minyak Libya masih berlangsung

KONFRONTASI -    Harga minyak pagi ini masih menguat. Selasa (21/1) pukul 7.30 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2020 di New York Mercantile Exchange berada di US$ 58,71 per barel, naik 0,29% ketimbang harga penutupan akhir pekan lalu.

Kemarin, harga minyak WTI hanya diperdagangkan hingga penutupan bursa Eropa, karena bursa Amerika Serikat (AS) tutup hari libur Martin Luther King Jr. Semalam, harga minyak WTI ini berada di US$ 58,80 per barel setelah sempat menyentuh US$ 59,73 per barel pada Senin pagi.

Kembali Reda Krisis AS-Iran, Harga Minyak Ditutup di Level Terendah

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah ditutup di level terendah sejak pertengahan Desember pada perdagangan Kamis (9/1/2020), di tengah meredanya kekhawatiran bahwa konflik Amerika Serikat-Iran akan bereskalasi signifikan.

Berdasarkan data Bloomberg, Konflik AS-Iran Masih Mengancam, Harga Minyak Terus Naik

KONFRONTASI -  Harga minyak mentah terus naik pada akhir perdagangan Senin (7/1/2020). Meski demikian, penguatannya dibatasi oleh tiadanya gangguan pasokan dari eskalasi ketegangan di Timur Tengah.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah acuan global Brent untuk kontrak Maret 2020 naik 31 sen dan ditutup di level US$68,91 per barel di ICE Futures Europe Exchange, setelah berakhir melonjak 3,55 persen di posisi 68,60 pada perdagangan Jumat (3/1/2020).
 

Data Bloomberg Sebutkan, Usai AS-China Capai Kesepakatan Pokok, Harga Minyak Naik

KONFRONTASI -   Harga minyak berhasil membalik pelemahannya dan ditutup naik pada perdagangan Kamis (12/12/2019), setelah pemerintah Amerika Serikat mencapai kesepakatan dagang pada pokoknya dengan China.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Januari 2020 berakhir menguat 42 sen di level US$59,18 per barel di New York Mercantile Exchange.

 

Harga minyak mentah tergelincir ke zona merah Karena Amerika 'Banjir' Stok

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah tergelincir ke zona merah dan berakhir turun untuk pertama kalinya dalam sepekan pada perdagangan Senin (28/10/2019), di tengah tanda-tanda baru membengkaknya persediaan minyak mentah di Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Desember 2019 melemah 85 sen dan berakhir di level US$55,81 per barel di New York Mercantile Exchange.

Bloomberg: Suplai Bahan Bakar Turun Gede-gedean, Harga Minyak Naik Lagi

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah berhasil membalik pelemahannya dan ditutup menguat pada perdagangan Kamis (17/10/2019) setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) melaporkan penurunan persediaan bahan bakar dalam jumlah besar.

Penurunan tersebut melampaui peningkatan jumlah persediaan minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan.

Iran Membantah Terlibat Serangan ke Aramco, Harga Minyak Dunia Tumbang

KONFRONTASI - Harga minyak turun sekitar dua persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), memperpanjang penurunan hari sebelumnya setelah Arab Saudi mengatakan akan dengan cepat memulihkan produksi penuh setelah serangan akhir pekan lalu pada fasilitasnya, dan karena stok minyak mentah AS naik secara tak terduga.

Bloomberg: Arab Saudi Berjanji Kerek Kapasitas Produksi, Harga Minyak Turun Tajam

KONFRONTASI -    Harga minyak mentah tersungkur dari level tertingginya dalam 3,5 bulan ke zona merah, di tengah tanda-tanda pemulihan produksi minyak Arab Saudi setelah terpukul serangan pada akhir pekan kemarin.

Berdasarkan data Bloomberg, minyak Brent untuk kontrak November 2019 anjlok US$4,87 ke level US$64,15 per barel di ICE Futures Europe exchange pukul 5.11 sore waktu New York, setelah berakhir tersungkur 4,47 poin di posisi 64,55 pada perdagangan Selasa (17/9/2019).

Pages