22 November 2019

Harga Minyak

Harga minyak mentah tergelincir ke zona merah Karena Amerika 'Banjir' Stok

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah tergelincir ke zona merah dan berakhir turun untuk pertama kalinya dalam sepekan pada perdagangan Senin (28/10/2019), di tengah tanda-tanda baru membengkaknya persediaan minyak mentah di Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Desember 2019 melemah 85 sen dan berakhir di level US$55,81 per barel di New York Mercantile Exchange.

Bloomberg: Suplai Bahan Bakar Turun Gede-gedean, Harga Minyak Naik Lagi

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah berhasil membalik pelemahannya dan ditutup menguat pada perdagangan Kamis (17/10/2019) setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) melaporkan penurunan persediaan bahan bakar dalam jumlah besar.

Penurunan tersebut melampaui peningkatan jumlah persediaan minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan.

Iran Membantah Terlibat Serangan ke Aramco, Harga Minyak Dunia Tumbang

KONFRONTASI - Harga minyak turun sekitar dua persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), memperpanjang penurunan hari sebelumnya setelah Arab Saudi mengatakan akan dengan cepat memulihkan produksi penuh setelah serangan akhir pekan lalu pada fasilitasnya, dan karena stok minyak mentah AS naik secara tak terduga.

Bloomberg: Arab Saudi Berjanji Kerek Kapasitas Produksi, Harga Minyak Turun Tajam

KONFRONTASI -    Harga minyak mentah tersungkur dari level tertingginya dalam 3,5 bulan ke zona merah, di tengah tanda-tanda pemulihan produksi minyak Arab Saudi setelah terpukul serangan pada akhir pekan kemarin.

Berdasarkan data Bloomberg, minyak Brent untuk kontrak November 2019 anjlok US$4,87 ke level US$64,15 per barel di ICE Futures Europe exchange pukul 5.11 sore waktu New York, setelah berakhir tersungkur 4,47 poin di posisi 64,55 pada perdagangan Selasa (17/9/2019).

Harga Minyak Melonjak Jelang Putusan Suku Bunga The Fed

KONFRONTASI -  Harga minyak mentah melonjak pada akhir perdagangan Selasa (30/7/2019), menjelang rilis keputusan kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak September 2019 ditutup naik tajam US$1,18 di level US$58,05 per barel di New York Mercantile Exchange. Dengan demikian, minyak WTI telah menguat untuk sesi perdagangan keempat berturut-turut.

Di Tengah Ancaman Dampak Badai Tropis & Permintaan Suram, Harga Minyak Turun

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah tergelincir dari relinya dan berakhir turun pada perdagangan Kamis (11/7/2019), di tengah ancaman dampak Badai Tropis terhadap kilang-kilang di Pantai Teluk AS, prospek perang dagang, dan kekhawatiran OPEC mengenai permintaan global.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Agustus 2019 turun 23 sen atau 0,4 persen di level US$60,20 per barel di New York Mercantile Exchange, penurunan pertama dalam enam sesi perdagangan.

Harga Minyak Turun, Rupiah Menguat

KONFRONTASI - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore menguat seiring turunnya harga minyak dunia.

Rupiah menguat 19 poin atau 0,13 persen menjadi Rp14.120 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.139 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa, harga minyak yang pagi tadi sempat mencapai 60 dolar AS per barel turun menjadi 56 dolar AS per barel yang berarti impor minyak Indonesia menjadi lebih murah.

Data Ekonomi AS Tekan Harga Minyak ke Zona Merah

KONFRONTASI - Harga minyak mentah tergelincir lebih jauh ke pasar bearish karena data pabrik-pabrik dan sektor konstruksi AS menunjukkan tanda-tanda terbaru dari melemahnya permintaan.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli ditutup melemah 1,1 persen atau 0,58 poin ke level US$51,93 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak Brent untuk kontrak Agustus melemah 1,72 persen atau 1,07 poin ke level US$ 60,94 per barel di ICE Futures Europe Exchange London.

Harga Minyak Terjerembab, WTI Rasakan Hari Terburuk

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah terjerembab pada akhir perdagangan Kamis (23/5/2019), tertekan aksi penghindaran risiko oleh para investor akibat memanasnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Juli 2019 anjlok nyaris 6 persen atau US$3,51 dan ditutup di level US$57,91 per barel di New York Mercantile Exchange. 

Harga Minyak Tergelincir Karena Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Global

KONFRONTASI -  Reli harga minyak mentah mereda pada perdagangan Selasa ini. Harga si emas hitam tergelincir dari posisi tertinggi 5 bulan yang dicapai Senin kemarin. Jatuhnya harga minyak karena kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Pages