23 October 2018

Gus Dur

67 Tahun Prabowo. Ingatlah Pesan Gus Dur: Prabowo Pemimpin Paling Ikhlas pada Rakyat dan Republik Ini

KONFRONTASI- 67 tahun  usia Prabowo. kepemimpinan nasional  bakal berpaling kepadanya pada Pilpres 2019. Bahkan Partai Gerindra masih meyakini, pendukung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gusdurian akan tetap memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPP Partai Gerindra Riza Patria. Apalagi Inayah Wahid mengatakan,  hanya Yenny Wahid yang mendukung  Jokowi, sedangkan  kaum Gusdurian tetap bebas, independen dan berwajah kultural.

Ekonomi Meningkat di Era Singkat, Itulah Prestasi Gus Dur dengan Tim Ekuin yang Tangguh

KONFRONTASI- Mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur layak mendapatkan kehormatan disebut sebagai Bapak Keadilan Sosial karena dinilai sukses membangun pertumbuhan perekenomian Indonesia.

Yenny Wahid Dukung Jokowi, Video Gus Dur Dukung Prabowo Beredar Viral

KONFRONTASI-Putri Presiden keempat RI, almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau Yenny Wahid telah menentukan sikap dalam Pilpres 2019.

Konsorsium Kader Gus Dur yang dipimpinnya mendukung pasangan nomor urut 1, Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

Menyusul deklarasi dukungan tersebut, di aplikasi pesan WhatsApp beredar video dokumentasi wawancara eksklusif Gus Dur di salah satu televisi swasta semasa hidupnya, tepatnya pada tahun 2009 lalu.

Kongkow Bareng Rizal Ramli dan Mahfud MD Kenang Perjuangan Gus Dur

KONFRONTASI -   Gusdurian adalah sebutan untuk para murid, pengagum, dan penerus pemikiran dan perjuangan Gus Dur. Para GUSDURian mendalami pemikiran Gus Dur, meneladani karakter dan prinsip nilainya, dan berupaya untuk meneruskan perjuangan yang telah dirintis dan dikembangkan oleh Gus Dur sesuai dengan konteks tantangan zaman.

Gus Dur Arahkan, Rizal Ramli Eksekusi Efektif: Belajar dari Keberhasilan Era Presiden Gus Dur

KONFRONTASI- Banyak analis dan  ekonom menghimbau kepada pemerintahan Jokowi agar belajardari kesuksesan Gus Dur.  Kepiawaian Rizal Ramli mengelola ekonomi negara sudah terbukti. Lihat saja kondisi ekonomi pada masa pemerintahan Presiden Aburrahman Wahid alias Gus Dur. Ketika itu Rizal menjabat menteri koordinator perekonomian.

Presiden Gus Dur dengan Menko Rizal Ramli Kurangi Utang, masih Yang Terbaik: Kilas Balik

KONFRONTASI- SUNGGUH, Indonesia hampir saja menjadi bangsa dan negara besar yang benar-benar bisa “bercahaya” dan berdikari di bidang ekonomi. Yakni ketika KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjadi presiden ke-4 di negeri ini. Ketika itu, Gus Dur  dengan Menko Ekuin Rizal Ramli dan Menteri Kwik Kian Gie mampu mengurangi beban Utang Luar Negeri (ULN) sebesar 4 Miliar US Dolar.

Rizal Ramli Pangkas Utang di Era Gus Dur, Sri Mulyani (Neoliberal) Tumpuk Utang di Era SBY dan Jokowi: Kilas Balik

KONFRONTASI-  Sejak awal Pemerintahan Jokowi hingga kini, kondisi dan wajah ekonomi bangsa ini masih jauh dari kata mulus. Bahkan revolusi mental dalam konteks pembenahan perekonomian negeri, kenyataannya sampai detik ini pula masih bertolak belakang dari yang diharapkan.

Wahai, Belajarlah dari Keberhasilan Tim Ekuin Gus Dur

 KONFRONTASI- Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 6,5 persen, sudah saatnya pemerintah Indonesia melakukan serangkaian inovasi kebijakan dan meninggalkan rumus Bank Dunia: penumpukan utang, pengetatan anggaran, dan penguberan pajak. ”Saat ini, rasio pembayaran utang (debt service) terhadap ekspor Indonesia sudah lampu kuning (39 persen), jauh di atas batas aman 25 persen,” kata peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP) Gede Sandra yang juga dosen FE-UBK di Jakarta, Jumat (21/12).

Belajarlah dari Tim Ekonomi Era Abdurrahman Wahid

Di balik segala kontroversi politiknya, dinaikkan hingga dimakzulkan parlemen, ternyata perekonomian di era Gus Dur bekerja sangat istimewa. Memang awalnya Gus Dur menerima warisan perekonomian dari Habibie dalam kondisi growth masih minus (-) 3 persen pada September 1999.  

Prabowo Didesak Tunda dan Mengulur Pendaftaran Capres-Cawapres ke KPU sampai Cawapresnya Jelas Diterima Ulama & Semua Pemangku Kepentingan

KONFRONTASI- Koalisi Gerindra/PKS/PAN Demokrat didesak agar  menunda dan mengulur pendaftaran capres cawapresnya sampai Prabowo menemukan cawapres yang disetjui oleh semua anggota koalisi serta ulama GNPF, Ijtima ulama 212,  yang perduli agar mengendap dan mantap dalam melangkah ke depan menyusul konflik dan ketegangan antara para ulama GNPF 212 dengan Koalisi Gerindra itu. Para ulama GNPF dan 212 ingin Prabowo menang, maka harus dapat dukungan para Ulama dan kaum Muslim.

Pages