14 October 2019

Guru

Kadisdik: Kabupaten Garut Butuh 3.800 Guru PNS

Konfrontasi - Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan, saat ini Garut membutuhkan ribuan guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk sekolah tingkat SD dan SMP di seluruh kecamatan terutama wilayah Selatan Garut yang selama ini diisi oleh guru honorer.

"Kekurangan guru PNS di Garut ini mencapai tiga ribu delapan ratusan untuk guru sekolah dasar dan sekolah menengah pertama," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong di Garut, Jumat (13/9/2019).

Pemerataan Kualitas Pendidikan, Mendikbud akan Gunakan Zonasi untuk Guru

Konfrontasi - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, pihaknya akan melakukan rotasi guru berbasiskan pada sistem zonasi. Sebelumnya, sistem zonasi diterapkan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

"Setelah digunakan untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), maka akan dilakukan rotasi guru dalam waktu dekat," ujar Mendikbud di Jakarta, Senin (29/7/2019).

KPAI: Pelaku Kekerasan Seksual di Sekolah Didominasi Guru dan Kepsek

Konfrontasi - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut kekerasan seksual yang dialami anak di sekolah umumnya dilakukan guru dan kepala sekolah. Pelaku didominasi guru agama dan guru olahraga.

"Pelaku kekerasan seksual di lembaga pendidikan formal, masih didominasi oleh guru dan kepala sekolah," ujar Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti dalam Diskusi Publik 'PR Pendidikan di Hari Anak' di Bakoel Koffie, Jl Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Muhadjir Effendy: Para Guru Harus Siap Dirotasi dengan Sistem Zonasi!

KONFRONTASI -  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, mengatakan, sistem zonasi tidak hanya berkaitan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sistem zonasi akan diterapkan untuk menata pendidikan, termasuk memberlakukan zonasi untuk guru.

"Jangan salah dipahami terkait sistem zonasi ini, karena tidak hanya berkaitan dengan PPDB tetapi juga seluruh masalah pendidikan akan diselesaikan dengan PPDB," ujar Muhadjir di Jakarta, Selasa, 11 Juni 2019.

Guru, Buruh yang Terabai

Oleh: Desi Dian S.

Rencana Impor Guru, FSGI: Pemerintah Tidak Percaya dengan Guru Tanah Air

Konfrontasi - Wasekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satriwan Salim ikut menyoal rencana Menko PMK Puan Maharani untuk mengimpor guru dari negara lain. Pasalnya, FSGI menerima banyak keluhan dan kekhawatiran dari beberapa guru di daerah terkait rencana tersebut.

Tasya Kamila Senang Jadi Guru Geografi

Konfrontasi - Tasya Kamila menunjukkan kecintaannya pada dunia pendidikan dengan menjadi guru Geografi. Ia kini menjadi guru geografi untuk aplikasi berbasis teknologi pendidikan bernama Quipper.

"Salah satu hal yang ingin aku lakukan itu jadi pengajar. Aku senang disuruh mengajar tapi belum ada kesempatan untuk itu, baru terwujudnya sekarang," ujar Tasya dalam diskusi bersama Quipper, di Rabu (27/3/2019).

Tega, Guru Olahraga Cabuli Muridnya Selama 2 Tahun

Konfrontasi - Seorang guru tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Baros, Serang, Banten diduga mencabuli siswanya ditangkap Polsek Baros. Perbuatan asusila tersebut dilakukan berulang hingga korban duduk di kelas empat SD.

“Semenjak kelas dua korban diduga sering dicabuli oleh terlapor (EH) hingga korban duduk kelas empat,” kata Kapolsek Baros AKP Dedi Rudiman kepada wartawan, Jumat (1/3/2019).

Polisi Ringkus Wartawan Abal-abal Tipu Guru di Malang

Konfrontasi - Tim Saber Pungli Polres Malang menangkap tangan tiga oknum wartawan abal-abal  yang memeras guru sekolah di wilayah Kecamatan Pakis. Ketiga pelaku itu Muh Suyuti (48), Yanto (31), dan Dahri (40).

Modus pelaku mengancam akan memuat berita tentang siswa yang tertusuk gunting atau pihak sekolah membayar uang sebesar Rp 7,5 juta.

Guru Asal Pemalang ke Jokowi: Tujuh Tahun Mengajar Honor Saya Rp 50 Ribu!

KONFRONTASI -  Presiden Joko Widodo dikagetkan oleh seorang guru bernama Megayanti asal Pemalang , Jawa Tengah, yang mengaku dibayar dengan honor Rp 50 ribu, dan sejak 2016 naik menjadi Rp.150 ribu. Hal ini ia ungkapkan pada saat menghadiri pertemuan dengan Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

“Tujuh tahun mengajar honor saya Rp 50 ribu Pak Presiden. Tiga tahun belakangan honor kami Rp 150 ribu,” ujar Megayanti, kemarin.

Pages