17 September 2019

Gorontalo

Gorontalo: Pengait Tali Lepas, Siswa SMP Panjat Tiang Bendera Saat Upacara HUT RI

GORONTALO- Siswa SMP Negeri 1 Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo Rizky Rasyid melakukan aksi heroik dengan memanjat tiang bendera saat upacara HUT ke-74 Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2019). Camat Dulupi, Herman Laima mengatakan, aksi tersebut dilakukan secara spontan oleh Rizky saat ia melihat pengait tali yang berada di ujung tiang bendera terlepas.

Bawaslu Putuskan 114 Kasus Pidana Pemilu

Konfrontasi - Pelaksanaan Pemilu 2019 diwarnai cukup banyak pelanggaran yang masuk ranah pidana. Hingga selesainya pemungutan suara, telah ada 114 putusan pidana di Bawaslu. Sebanyak 106 putusan sudah dinyatakan inkracht, sedangkan 8 putusan lainnya dalam proses banding. Sidang akan segera dilanjutkan setelah libur Lebaran usai.

Keluarga Besar BJ Habibie Hibahkan Tanah Pribadi untuk TPU

Konfrontasi - Keluarga besar Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie menghibahkan tanah pribadi untuk dijadikan Tempat Pemakaman Umum (TPU), khusus untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Bone Bolango.

Rencana pembebasan lahan itu ditangani langsung oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Gubernur, di Gorontalo, Minggu 10 Februari 2019, mengatakan, sudah dihubungi langsung oleh Weni Habibie, kakak tertua dari BJ Habibie untuk menangani hibah tersebut.

Pemindahan Jenazah Karena Beda Pilihan Politik, NU: Mematikan Kemanusian

Konfrontasi - Nahdlatul Ulama mengecam peristiwa pemindahan dua jenazah gara-gara perbedaan pilihan politik dalam pemilu di Gorontalo. Keluarga jenazah berbeda pilihan calon anggota legislatif atau caleg dengan pemilik lahan permakaman meski mereka sesungguhnya masih berkerabat.
 
Menurut Robikin Emhas, Ketua Pengurus Besar NU, kabar memilukan itu mengoyak rasa kemanusiaan. Politik, katanya, yang semestinya dapat menjadi sarana untuk meningkatkan harkat dan martabat kemanusiaan malahan sebaliknya. “Justru mematikan rasa kemanusiaan itu sendiri,” katanya dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 13 Januari 2019.
 
Mereka yang bersengketa atau menjadi tak akur hanya karena berbeda pilihan politik, menurut Robikin, ditengarai memahami politik hanya sebagai sarana mendapatkan kekuasaan, tidak penting bagaimana cara meraihnya.
 
Kecenderungan menggunakan segala cara untuk politik itu tak hanya terjadi pada pemilihan caleg, sebagaimana kasus pemindahan jenazah ke kuburan lain di Gorontalo. Kecenderungan serupa juga terjadi dalam pemilu presiden, di antaranya politisasi agama, penggunaan kabar bohon atau hoax sebagai mesin elektoral.
 
“Seakan tak peduli dampak yang ditimbulkan, hubungan kekerabatan pecah, persahabatan retak, tetangga dikategorikan sebagai lawan. Semua disandarkan satu hal: kesamaan pilihan politik,” katanya.
 
Sebagai pesta demokrasi, dia mengingatkan, pemilu seharusnya menjadi kegembiraan nasional; layaknya pesta yang tak perlu ada satu pun gelas pecah. Dia berharap peristiwa semacam itu tak terulang lagi. “Toh, politik adalah sarana pemanusiaan manusia,” katanya.

Beda Pilihan Politik, 2 Jenazah Harus Pindah Kuburan di Gorontalo

Konfrontasi - Pemindahan 2 kuburan di Gorontalo membuat heboh. Kuburan itu dipindahkan karena keluarga jenazah beda pilihan caleg dengan pemilik tanah yang juga masih mempunyai hubungan keluarga.
 

Gempa 5,5 SR Guncang Gorontalo

KONFRONTASI - Gempa tektonik dengan kekuatan 5,5 Skala Richter (SR) mengguncang Gorontalo pada Minggu sekitar pukul 11.11 Wita.

Kepala BMKG Gorontalo Indar Adi Waluyo di Gorontalo, Minggu, mengatakan gempa terjadi di lokasi 123,25 derajat bujur timur dan 0.65 derajat lintang utara dengan kedalaman 10 kilometer.

Pusat gempa atau episenter berada di 76 kilometer timur laut Banggai, Kepulauan Sulawesi Tengah dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Anak Buah Surya Paloh Tertangkap Basah Ambil Narkoba di Pohon

Konfrontasi - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Mikson Yapanto, ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional, karena kasus narkoba.

Mikson ditangkap petugas pada Kamis siang, 22 Februari 2018. Dia ditangkap petugas ketika sedang mengambil narkoba jenis sabu-sabu yang disimpannya di sebuah pohon hias di tepi Jalan Jeruk, Kelurahan Waumialo, Gorontalo.

Garam di Gorontalo Membuat Ibu-ibu Seperti Tercekik Anggaran RT

KONFRONTASI -  Harga garam di tingkat pedagang Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, masih tinggi. Anteng di kisaran Rp3.000-Rp4.000/bungkus.

"Meski harganya tidak semahal beberapa pekan lalu yang sempat naik mencapai Rp8.000/bungkus, namun kisaran harga Rp3.000-Rp4.000 dinilai warga masih cukup tinggi," ujar Lina Toana, warga Kecamatan Kwandang, Gorontalo, Senin (28/8/2017).

Haru Biru Paskibra Gorontalo, dari Lapangan Becek, Pembawa Baki Tanpa Sepatu Hingga Pak Camat Menangis

Konfrontasi - Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Taluditi, Pohuwato, Gorontalo, tetap semangat menjalankan tugasnya mengibarkan Merah Putih meski lapangan becek.

Upacara yang dimulai pukul 09.00 Wita menjadi hening saat anggota paskibra perlahan mulai berjalan di lapangan becek dan digenangi air.

Awalnya peserta upacara dari berbagai elemen tingkat Kecamatan mulai ragu akan kondisi saat itu, karena semalaman diguyur hujan.

Gempa 6,0 SR Guncang Gorontalo

Konfrontasi - Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Gorontalo Fathuri mengatakan gempa tektonik berkekuatan 6,0 Skala Richter (SR) terjadi di Gorontalo, Sabtu (15/7/2017) pukul 19.12 WIB.

Gempa terjadi di lokasi 122,05 derajat bujur timur dan 0.41 derajat lintang utara dengan kedalaman 100 kilometer. Pusat gempa atau episenter berada di 40 km Barat Daya Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo dan tidak berpotensi terjadinya tsunami.

Gempa tersebut terasa di seluruh bagian wilayah Gorontalo dan guncangannya menimbulkan kepanikan sehingga warga berhamburan keluar rumah.

Hingga berita ini diturunkan, BMKG masih menunggu laporan bila terjadi kerusakan. Gempa terkuat dirasakan di Kabupaten Pohuwato dan sekitarnya.

Pages