7 December 2019

Google

Google Luncurkan Stadia, Platform Game Berbasis Cloud

KONFRONTASI-Google telah meluncurkan platform terbarunya, Stadia -bentuk jamak dari kata "stadium". Platform ini merupakan infrastruktur berbasis cloud (komputasi awan) tempat pengembang game dapat menulis dan mendesain game untuk dijalankan secara langsung di pusat data perangkat keras Google.

Stadia membuka kemungkinan untuk game berbasis cloud yang secara teknis "mengalirkan" permainan ke pengontrol dan tampilan. Platform akan memungkinkan Anda untuk bermain game di layar apa pun yang memiliki akses ke platform.

Laman GSM Arena menyebutkan, plarform yang dimaksud termasuk TV, laptop, smartphone, dan tablet. Google sendiri membangun Stadia dengan tujuan membuat game tersedia dalam resolusi 4K dan berjalan pada 60 frame per detik. Plus full audio surround penuh. Fitur itu cukup luar biasa, terutama saat game akan 'dialirkan'.

"Mountain View" menyatakan, Stadia akan mencabut batasan pada game yang Google buat dan mainkan. Sehingga komunitas game dapat menikmatinya.

Google menjelaskan, Stadia akan membebaskan pemain dari keterbatasan perangkat keras PC dan konsol game. Alih-alih, Stadia akan menjalankan game di jaringan global pusat data Google dengan kekuatan komputasi tanpa batas yang dimiliki perusahaan.

Mereka mengklaim, pengembang game tidak lagi terbatas pada batasan komputasi dan akan dapat membuat permainan dengan "sumber daya yang hampir tidak terbatas". Google juga akan meluncurkan pengontrol permainan untuk digunakan dengan layanan yang disebut pengontrol Stadia.

Perangkat pengontrol memiliki tombol tangkapan layar khusus, pintasan Google Assistant, dan mikrofon internal. Alat juga memiliki dua joystick, empat tombol aksi, dan dua tombol bahu di kedua sisi.

 

Lampu Kuning Setengah Merah, Prabowo Pepet dan Salip Jokowi di GoogleTrends

KONFRONTASI- Pemilu 2019 telah menghadirkan dua kombinasi kompetisi baik di darat maupun di udara. Di dua wilayah itu para kandidat saling berebut pengaruh dan perhatian pemilih. Menariknya, dalam satu bulan terakhir Prabowo kian menempel Jokowi khususnya di mesin pencarian. Situasi ini menjadi peringatan keras bagi kubu Jokowi. Potensi terjungkal di Pemilu 2019 tidaklah mustahil.

Apple Tindak Tegas Aplikasi Internal Facebook dan Google

Konfrontasi - Apple secara tegas menghentikan sertifikat pengembang Facebook dan Google (aplikasi internal) berjalan di perangkat iOS.

Motif tindakan tegas Apple disebabakan Facebook menggunakan program distribusi aplikasi internal Apple untuk menyebarkan 'Facebook Research.'

Sementara itu, tindakan Apple terhadap Google karena terkait pendistribusian aplikasi VPN Screenwise Meter. Karena, VPN menawarkan pengguna iOS dan Android gift card sebagai imbalan karena telah menyerahkan data tertentu.

Google dkk Suntik Gojek Rp13,7 Triliun

Konfrontasi - Layanan aplikasi berbasis transportasi, Gojek, mengumumkan perolehan pendanaan fase pertama putaran Seri F yang dipimpin oleh Google, JD.com, Tencent, Mitsubishi Corporation dan Provident Capital. Nilai pendanaannya dikabarkan lebih dari US$1 miliar atau Rp13,7 triliun.

Dengan begitu, nilai valuasi perusahaan meningkat menjadi antara US$8 miliar atau mendekati Rp110 triliun hingga US$10 miliar atau Rp137,3 triliun.

Prancis Denda Google USD50 Juta atas Pelanggaran Data Pribadi

KONFRONTASI-Regulator telekomunikasi Prancis CNIL menjatuhkan denda sebesar 57 juta dolar AS kepada Google karena melanggar Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (GDPR) Eropa.

CNIL, seperti diberitakan Reuters, menyatakan raksasa teknologi dari Amerika Serikat tersebut gagal memberikan transparansi dan penjelasan pada pengguna mereka bagaimana mengelola data pribadi dan tidak meminta izin pengguna terkait iklan yang disesuaikan dengan selera konsumen.

Google Luncurkan Fitur anti-Spam di Android

Konfrontasi - Fitur perlindungan spam otomatis telah meluncur di aplikasi Pesan Android.
 
Fitur ini akan menganalisis pesan masuk pengguna untuk mendeteksi dan memfilter semua spam mulai datang ke beberapa pengguna.
 

Chromecast Google Kembali Dijual di Amazon

KONFRONTASI-Amazon sudah mulai menjual dongle streaming Chromecast Google, setelah tiga tahun mencabut produk itu dari situs webnya.

Amazon berhenti menjual perangkat Chromecast Google pada akhir tahun 2015, dan pada saat itu Amazon membenarkan langkah tersebut dengan argumen bahwa layanan video milik Amazon sendiri tidak tersedia di Chromecast, demikian mengutip Variety, Sabtu.

Sebelumnya Google dan Amazon memiliki konflik internal yang mengakibatkan kedua perusahaan tersebut enggan bekerjasama.

Google Bantah Bakal Luncurkan 'Search Engine' di China

KONFRONTASI-Google membantah akan meluncurkan mesin pencari (search engine) mereka di China, namun, tetap mempelajari rencana tersebut, kata CEO mereka Sundar Pichai.

"Saat ini, tidak ada rencana meluncurkan mesin pencari di China," kata Pichai, saat disidang oleh Kongres Amerika Serikat, dikutip dari Reuters.

Google Hadirkan Feature Phone Seharga Rp99 Ribu

KONFRONTASI-Dalam acara tahunan ketiga "Google for Indonesia" yang digelar di Jakarta, Selasa, Google mengumumkan sejumlah produk baru, di antaranya feature phone dengan harga Rp99 ribu.

Ponsel buatan Indonesia hasil kerjasama dengan Wiz Phone itu  sudah dilengkapi dengan Asisten Google dengan tombol khusus.

"Kami ingin membuat Asisten Google untuk semua orang, untuk itu kami meluncurkan Wiz Phone. Ini merupakan ponsel pertama dengan Asisten Google yang sudah tertanam," ujar Vice President of Engineering Google Assistant Scott Huffman.

Meninggalnya Pretty Asmara Duduki Peringkat Teratas ‘Trending Topic’ Google

KONFRONTASI  -  Komedian bertubuh subur Pretty Asmara telah mengakhiri kontrak hidupnya di dunia. Pretty mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018) pada pukul 6:00 WIB.

Sebelum meninggal Pretty sempat keluar masuk rumah sakit berbeda.

Kepala RS Pengayoman Daniel menuturkan, Pretty masuk rumah sakit yang dikepalainya sejak pertengahan Oktober 2018. Pretty memperoleh perawatan intensif atas penyakit yang dideritanya.

Pages