21 May 2019

Golkar

Golkar Mau Munas Ganti Ical Bakrie Lebih Cepat ? Golkar Terpecah Belah

KONFRONTASI-Pertemuan para tokoh internal dan sayap Partai Golongan Karya, Rabu (21/5/2014) malam, memutuskan untuk mempercepat musyawarah nasional (munas). Munas adalah forum yang digunakan Golkar untuk memilih ketua umum. Dengan percepatan munas, posisi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie akan dievaluasi lebih cepat pula.
 

Bamsoet: Dukungan Kader Golkar ke Jokowi-JK Tak Perlu Dirisaukan

Bambang Soesatyo

KONFRONTASI-Wakil Bendahara Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo biasa disapa Bamsoet mengatakan, banyaknya kader Partai Golkar yang mendukung Jusuf Kalla (JK) sebagai cawapres Jokowi, tidak perlu dirisaukan. Apalagi dibesar-besarkan.

“Hal tersebut tidak akan membuat kapal tanker besar yang bernama Partai Golkar itu pecah. Perbedaan tersebut sudah biasa terjadi. Namanya juga politik,” ujarnya,Rabu (21/05) di Jakarta

Agung: Perpecahan Suara Sudah Diprediksi Sejak Awal

Agung Laksono

KONFRONTASI-Perpecahan di tubuh Partai Golkar dalam menghadapi pemilihan presiden 2014 ini rupanya sudah diprediksi oleh Agung Laksono.

"Kalau perpecahan suara sudah diprediksi sejak awal. Soalnya ada Pak JK dan ada sejarah tersendiri," kata Agung saat bertemu dengan para petinggi Golkar di JW Marriot, Jakarta Selatan, Rabu (21/5/2014) malam.

Menteri Koordinator dan Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) itu mempersilahkan ketua umum partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) mendukung duet Prabowo-Hatta.

Dukungan Golkar ke Prabowo-Hatta Terpecah, Sebagian Sempalan Kecil Lari ke Jokowi

 

...

Mundurnya Fahmi Idris Tidak Berdampak Apapun pada Prabowo, Apalagi Pada Jokowi

Fahmi Idris

KONFRONTASI- Mundurnya Anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar Fahmi Idris karena dukung Jokowi, itu bagus dan tak berdampak apapun pada PRabowo-Hatta.  Fahmi Idris tak berpengaruh di Golkar, malah mundurnya itu adalah kemauannya sendiri, dan tak ada efek politik, dingin saja. Toh ARB tak akan memecat siapapun. Fahmi mengatakan akan mengikuti langkah Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Luhut Binsar Pandjaitan yang mundur dari Gollkar. Ia mundur karena mendukung pasangan bakal capres dan cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla. 

Nudirman Dukung Golkar Merapat ke PDIP

KONFRONTASI-Politisi Golkar Nudirman Munir mengatakan secara pribadi dirinya mendukung partai berlambang pohon beringin itu untuk merapat ke PDI Perjuangan karena ada kesamaan nasionalisme.

"Partai Golkar, suara rakyat suara Golkar, sedangkan PDIP suara wong cilik. Maka mesti mengeluarkan hal baru, pertumbuhan ekonomi, maupun penegakan hukum agar Partai Golkar dan PDIP mudah memutuskan kebijakan," ujarnya usai diskusi "Kemana Golkar akan Berlabuh?" di Jakarta, Jumat.

Ke Mana Golkar Berlabuh? Jokowi atau Prabowo?

KONFRONTASI-Meski Partai Golongan Karya (Golkar) menempati posisi kedua dalam pemilihan legislatif (pileg) beberapa waktu lalu, namun hingga saat ini partai beringin tersebut nampaknya masih galau dalam menentukan arah politiknya. Ke manakah Golkar akan berlabuh, Jokowi atau Prabowo? Mungkinkah Aburizal Bakrie (ARB) akan tetap maju sebagai calon presiden (capres) dengan elektabilitas yang dapat dikatakan sangat rendah? Atau mungkinkah Golkar akan membentuk poros koalisi baru? Jika iya, dengan siapa? Serentetan pertanyaan tersebut masih menjadi teka-teki hingga saat ini.

Pages