21 November 2017

gerindra

Pilgub Riau: Gerindra Kemungkinan Usung Syamsuar

KONFRONTASI-Konstelasi politik di Riau menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau 2018 masih landai. Beberapa partai-partai politik masih meraba-raba kandidat calon gubernur yang akan diusung pada pilgub Juni 2018 mendatang. 

Hasanuddin, pengamat politik dari Universitas Riau (Unri) mengatakan, konstelasi politik jelang Pilgub 2018 masih memunculkan tiga nama kandidat calon gubernur. Mereka adalah Arsyadjuliandi Rachman, Muh Haris, dan Syamsuar. 

Akhirnya Gerindra Usung Edy Rahmayadi, Setelah Batal Naikkan Gus Irawan

KONFRONTASI  --  Partai Gerindra resmi mengusung Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi sebagai calon gubernur Sumatera Utara pada Pilkada Sumut 2018. Demikian disampaikan Sekretariat Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani pada Rakorda Gerindra Sumut di Tiara Convention, Kota Medan, Sumut, Sabtu (18/11).

"Setelah memilih dari sekian nama, Pak Prabowo sudah menetapkan mengusung Edy Rahmayadi sebagai calon gubernur di Pilkada Sumut 2018," kata Muzani disambut tepuk tangan meriah dari peserta rakorda.

Masih Bertapa, Prabowo Belum Pastikan Nyapres atau Tidak

KONFRONTASI-Banyak orang masih menginginkan Prabowo Subianto untuk maju kembali melawan incumbent President Jokowi pada Pilpres 2019. Namun nampaknya Ketua Umum Partai Gerindra  masih betah untuk bertapa dan belum memberi kepastian untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden.

Deddy Mizwar Tak lagi Mengharapkan Uluran Tangan Gerindra

KONFRONTASI -  Kurma dan air zam-zam menjadi pembuka. Kedatangannya disambut hangat. Sebagai tamu dia memenuhi undangan tuan rumah. Hadiah itu begitu penting. Menjadi spesial karena pertemuannya genting. Meski tetap tak melupakan balutan silaturahmi.

Buah tangan khas negeri Arab itu menjadi bagian sejarah. Bak mahar. Semua dikemas rapi. Berharap tuan rumah memberi balas budi. Sehingga terjalin hubungan serasi di lain hari.

Gerindra Tak Sudi Beri Bantuan Hukum Pada Wakil Ketua DPRD Bali yang Tersangkut Narkoba

KONFRONTASI-Majelis Kehormatan Partai Gerindra sepakat untuk memberhentikan kader partai Jro Gede Komang Swastika, Wakil Ketua DPRD Bali yang tersangkut kasus kepemilikan narkoba dan senjata api.

"Majelis Kehormatan Partai Gerindra bulat dan sepakat memberhentikan yang bersangkutan sebagai kader," kata anggota Majelis Kehormatan Gerindra Habiburokhman usai mengikuti sidang majelis kehormatan di DPP Gerindra, Jakarta, Rabu.

Gerindra Pesimis Perppu Ormas Bakal Direvisi di 2017

KONFRONTASI-Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Riza Patria pemisis Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas) yang baru disetujui menjadi undang-undang direvisi pada 2017.

"Saat ini sudah November dan anggota DPR RI masih reses. Masa persidangan berikutnya, sangat singkat hanya sebulan sampai pekan ketiga Desember. Setelah itu reses lagi sampai Januari 2018," kata Ahmad Riza Patria, pada diskusi "Perppu Ormas: Revisi Total atau Terbatas" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa.

Prabowo Titipkan 'Revolusi Putih' Pada Anies

KONFRONTASI-Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengutus adiknya, Hashim Djojohadikusumo, untuk menyampaikan usulan program kerja.

"Kami tadi sempat ketemu Pak Anies. Kita bicara cukup lama. Saya sampaikan beberapa hal dan beliau sudah setuju. Pertama adalah program tambahan makanan untuk pelajar sekolah. Ini adalah program dari Pak Prabowo," tutur Hashim di Balai Kota, Kamis (26/10/2017).

Dalam paparannya Hashim menyampaikan program tambahan untuk Pemprov DKI ini dicanangkan kakaknya.

Walaupun Teratas, Posisi Jokowi Genting, Gerindra yakin Prabowo Jadi Presiden

KONFRONTASI - Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih berada di peringkat pertama dengan elektabilitas sebesar 29,8 persen. Sementara Prabowo Subianto membayangi di angka 17,4 persen. Hasil itu didapat dari survei yang dilakukan oleh Roda Tiga Konsultan (RTK) dari tanggal 15 hingga 29 September dengan margin of error 1,96 persen.

Politisi Gerindra Ahmad Reza Patria menyambut positif angka itu. Dia menilai dengan elektabilitas Jokowi di bawah 50 persen masih rawan. Sehingga, hal ini dapat direbut oleh pesaing-pesaingnya.

Gerindra: Insya Allah Prabowo Subianto yang Menang

KONFRONTASI-Elektabilitas Prabowo Subianto masih lebih tinggi dibandingkan Joko Widodo. Jika Pemilihan Presiden (Pilpres) digelar hari ini, Prabowo Subianto diyakini sebagai pemenangnya.

"Faktanya seperti itu, jika pemilihan presiden digelar hari ini, Insya Allah Prabowo Subianto yang menang," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade kepada wartawan, Senin (9/10).

Gerindra: Indonesia Perlu Orang Yang Kuat Dan Inspiratif

KONFRONTASI -  Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai masih layak maju kembali sebagai calon presiden. Meski usianya memasuki 68 tahun pada saat Pilpres 2019.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan tidak ada batasan usia untuk menjadi presiden. Dengan catatan, calon tersebut memiliki kapabilitas dan kekuatan.

Pages