29 April 2017

Gatot Nurmantyo

Jenderal Gatot: Prajurit Jangan Nodai Kepercayaan Rakyat

KONFRONTASI-Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo merasa bangga dan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI dimanapun bertugas dan berada, atas segala loyalitas, dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan.  Oleh karenanya, seluruh prajurit TNI untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena telah diberikan petunjuk dan bimbingan, sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik dan membanggakan.
 
“Masyarakat melihat langsung apa yang telah kita kerjakan, sehingga institusi TNI mendapat kepercayaan dari seluruh rakyat Indonesia, jangan nodai kepercayaan rakyat,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan dihadapan 1.100 Prajurit TNI (AD, AL, AU), bertempat di Shalter Charlie, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Kamis (27/4/2017).
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyatakan bahwa, berdasarkan hasil salah satu lembaga survey di Indonesia menyebutkan bahwa citra kelembagaan negara telah menempatkan institusi TNI sebagai lembaga negara dengan citra baik.  Semuanya itu bukan kerja saya, akan tetapi kerja seluruh prajurit TNI dimanapun berada dan bertugas.  “Apabila kita merusak kepercayaan rakyat atau melanggar aturan, maka yang tersiar negatif bukan hanya saya atau kalian, tetapi TNI,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
“Masyarakat menilai bahwa kalian para prajurit telah melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas kepada bangsa dan negara, sehingga dapat di percaya. Hal ini sangat penting karena TNI bertugas dalam rangka menjaga dan mengawal kedaulatan NKRI bersama-sama dengan rakyat. Jadi, prajurit TNI tidak bisa dipisahkan dengan rakyat,” ujar Panglima TNI.
 

Jenderal Gatot: Korps Baret Merah Banyak Ukir Prestasi

KONFRONTASI-Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan salah satu Pasukan Khusus terbaik di dunia, banyak mengukir prestasi dan berhasil dalam melaksanakan berbagai tugas operasi, diantaranya operasi Woyla di Bangkok Thailand, pembebasan sandera di Papua dan KM Sinar Kudus di Somalia serta penugasan lainnya.
 

Jenderal Gatot: Kyai dan Ulama Ikut Berperan Aktif Merebut Kemerdekaan

KONFRONTASI-Para Kyai dan Ulama turut berperan aktif  berjuang  merebut kemerdekaan Indonesia. Dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bersifat Kedaerahan dan tidak disuatu tempat saja melainkan diseluruh wilayah Indonesia. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dihadapan 10.000 Santri Pondok Pesantren Buntet pada acara Haul  Al-Marhumin Sesepuhan Warga Pondok Buntet, di Desa Mertapada Kulon, Kec. Astanajapura, Kab. Cirebon, Jawa Barat, Sabtu malam (15/4/2017).

Jenderal Gatot: Misi Perdamaian PBB Adalah Tugas Istimewa

KONFRONTASI-Penugasan prajurit TNI pada Misi Perdamaian PBB merupakan tugas istimewa, karena dipercaya untuk menjadi duta TNI, Bangsa dan Negara di forum internasional. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada upacara pemberangkatan 800 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) yang akan bertugas di Darfur-Sudan, Afrika Utara, bertempat di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (4/4/2017).
 

Gatot Nurmantyo: Hukum Sebagai Panglima Bagi Prajurit TNI

KONFRONTASI - Prajurit TNI harus disiplin, taat dan patuh terhadap hukum, bagi TNI hukum adalah Panglima karena Indonesia adalah negara hukum. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan 132 peserta Rapat Kordinasi Teknis Polisi Militer (Rakornis POM) TNI di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (6/3/2017).

Gatot Nurmantyo: Tahun Ini, TNI Konsentrasi Bersih-Bersih Korupsi

KONFRONTASI - TNI terus berkomitmen melaksanakan program Nawacita pemerintahan Presiden RI Joko Widodo dalam penanganan tindak pidana korupsi di dalam lingkungan TNI yang bekerja sama dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan Kepolisian RI, karena TNI tidak bisa bekerja sendiri dalam penanganan tindak pidana kejahatan korupsi yang semakin canggih

Jenderal Gatot: Kemajuan TNI Bergantung Pada Peningkatan Kapasitas dan Kapabilitas SDM

KONFRONTASI-Kemajuan TNI sangat bergantung kepada kompetensi dan kemauan para Perwira dalam menghadapi tantangan TNI ke depan yang semakin tidak ringan agar terus meningkatkan dan mengembangkan kapasitas dan kapabilitas diri serta kemauan untuk berbuat yang terbaik, tulus dan ikhlas untuk kemajuan TNI ke depan .

Panglima TNI Terima Kunjungan Commanding General USARPAC di Mabes TNI

KONFRONTASI-Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan resmi Commanding General US Army Pasific (USARPAC) General Robert Brown dalam rangka mempererat hubungan dan kerja sama antara militer Indonesia dan Amerika Serikat, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Gatot Nurmantyo: Prajurit TNI Jangan Terpengaruh Politik Praktis

KONFRONTASI - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan kepada prajurit TNI jangan terpengaruh politik praktis pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 15 Februari 2017.

Demikian dikatakan Panglima TNI saat memberikan pengarahan kepada 600 Prajurit Korps Marinir Wilayah Barat di Balai Prajurit Pasmar 2 Ksatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (14/2/2017).

TNI Harus Jadi Pemersatu dan Perekat Kebhinekaan

KONFRONTASI - TNI harus menjadi pemersatu dan perekat kebhinekaan, sehingga apapun hasil dari Pilkada Serentak tahun 2017, negara tetap aman, suasana kondusif, damai, dan negara Indonesia terus mampu melanjutkan program-program pembangunan kedepan. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara laporan Korps Kenaikan Pangkat 37 Perwira Tinggi TNI, di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (14/2/2017).
 

Pages