23 November 2017

Gatot

AS Mencurigai Gatot Nurmantyo ''Dekat'' dengan Islam Garis Keras.?

JAKARTA- Kemarin kita digegerkan oleh kabar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo diharam­kan masuk Amerika Serikat. Sejatinya kejadian yang nyaris sama pernah dialami Sutiyoso di Australia, bahkan ketika itu peristiwa yang dialami Bang Yos- sapaan akrab Sutiyoso, lebih parah lagi. Bang Yos yang kala itu menghadiri undangan dari Gubernur New South Wales sempat dijemput polisi ketika rehat di hotel.

Larangan Panglima TNI Gatot Memasuki AS, Insiden untuk Mempermalukan atau Sinyal Apa?

KONFRONTASI- Mengejutkan bahwa AS menolak masuknya Panglima TNI Gatot Nurmantyo ke negeri itu, meski kemudian Dubes AS diJAkarta meminta maaf atas insiden itu. Namun dampak dari penolakan itu jadi sinyal buruk bagi Gatot yang merasa dipermalukan oleh AS.. Kemlu RI sudah minta Penjelasan AS soal Larangan Panglima TNI memasuki AS. Banyak pihak bertanya dan menafsir, insiden ini untuk mempermalukan GAtot atau untuk sinyal politik apa lagi?

Kabar Panglima TNI Ditolak Masuk AS, Menlu RI Minta Klarifikasi Amerika

KONFRONTASI- Panglima TNI Jenderal, Gatot Nurmantyo, dikabarkan ditolak masuk Amerika Serikat untuk alasan yang belum diketahui. Kabar ini sudah didengar oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi sejak kemarin dengan mengirimkan nota diplomatik ke Kemlu A

Mesin Politik, Lembaga Survei dan Media Memobilisasi Dukungan bagi Gatot Nurmantyo Dampingi Jokowi ke Pilpres 2019

KONFRONTASI- Bangsa Indonesia adalah bangsa kacung, bangsa kuli yang defisit kepemimpinan nasional bidang ekonomi.  Dalam kaitan ini, Mesin politik Panglima TNI Gatot Nurmantyo  terutama mesin  parpol, mesin media dan lembaga survei-nya yang disokong oleh kelompok pendukung Gatot, sudah bergerak jauh. Mereka mensuport lembaga survei dan media untuk mengajukan Gatot setidaknya sebagai Calon Wapres Jokowi pada 2019. Bahkan Partai Nasdem Surya Paloh sudah melangkah jauh ajukan Gatot sebagai calon wapres Jokowi.

Gatot Nurmantyo Mau Nyalon ke Pilpres, Ini Tantangannya, kata analis

JAKARTA-Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo harus bersiap jelang purna tugas 2018 mendatang. Selain menyelesaikan tugas di TNI, Gatot juga harus pasang kuda-kuda jika ingin terjun kedunia politik.

Meski namanya keluar dalam berbagai survei sebagai kandidat kuat pilpres 2019, Gatot harus waspada.

"Tantangannya nanti pada saat dia sudah tidak lagi menjabat, apakah dia bisa terus menjaga namanya berkibar," kata Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio kepada INILAHCOM, Minggu (8/10/2017).

Tags: 

Apa dan Siapa Jenderal Gatot Nurmantyo

Ulasan ini hanya untuk memberikan informasi publik bagi kebangsaan Indonesia, agar seluruh bangsa Indonesia paham dan mengerti siapa Jenderal Gatot Nurmantyo. Saya secara manusiawi geram dan tidak rela seorang negarawan selevel Jenderal Bintang Empat menjabat Panglima TNI dinistakan oleh Nikita Mirzani. Agar Panglima TNI dihargai tugas dan tanggung jawabnya serta keberadaannya. Harapan saya tulisan ini tidak diterjemahkan secara politis tetapi mari kita berpikir bijak untuk kebaikan dan mempersiapkan kehidupan bangsa Indonesia yang lebih baik dan mapan.

Gatot Meminta Polri Serahkan Impor Amunisi

KONFRONTASI -  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta Polri menyerahkan seluruh amunisi tajam yang diimpor kepolisian dari perusahaan asal Bulgaria ke markas besar tentara di Cilangkap, Jakarta Timur.

Itu adalah syarat dalam surat rekomendasi yang diterbitkan Gatot untuk sejumlah senjata Polri yang tertahan di terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

Buat Memecah Belah, Tindak Tanduk Gatot Sungguh Telah Direstui Jokowi

KONFRONTASI -  Tindak tanduk Panglima TNI Gatot Nurmantyo disebut bukan tidak diketahui oleh Presiden Joko Widodo sebelumnya. Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin bahkan menduga jika Jokowi telah merestui hal tersebut.

“Bisa jadi iya (direstui), ini kan testing the water. Dan perjalanan Pilpres masih panjang,” kata Ujang di Jakarta, Minggu (8/10).

Membaca Konflik Jenderal Gatot Dan Tito

KONFRONTASI -  SEJUMLAH sahabat netizen membagi foto dan video yang mempertontonkan Menko Polkam Wiranto sedang mengajak Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan Kapolri Tito Karnavian untuk melakukan "Salam Komando".

Lantas di bawah gambar tersebut ada catatan singkat yang menyebutkan, Jenderal Gatot Nurmantyo ‘ogah’ menuruti ajakan Jenderal Wiranto untuk bersalaman dengan Jenderal Tito Karnavian.

OLEH: DEREK MANANGKA , wartawan senior

PanglimaTNI (Gatot) Dinilai Bisa Mengganggu Elektabilitas Jokowi

KONFRONTASI- Direktur Lembaga Kajian Politik VoxPol Center, Pangi Syarwi Chaniago menilai Presiden Joko Widodo tidak akan menggunakan aturan perpanjangan dinas keprajuritan untuk menahan Panglima TNI Gatot Nurmantyo di kursinya.

"Ngak mungkin,
Maret menurut saya Gatot bakal pensiun," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (6/10/2017).

Pages