21 January 2020

Gas

Makan Durian Saat Perut Kosong Bisa Picu Masalah di Lambung? Ini Jawaban Ahli

Konfrontasi - Durian merupakan makanan yang cukup menjadi favorit bagi masyarakat Asia Tenggara. Banyak yang suka buah ini namun banyak juga yang sangat membencinya bahkan hanya dari baunya.

Buah ini disebut bisa berbahaya untuk lambung saat dikonsumsi ketika perut kosong. Benarkah?

Dikutip dari Health-Liputan6.com menanyakan hal ini kepada akademisi dan praktisi klinis dokter Ari Fahrial Syam. Dia mengatakan bahwa hal itu tergantung dari kondisi kesehatan lambung orang tersebut.

Harga Gas Elpiji 3Kg Bakal Naik, Menko Luhut: Semua Subsidi Bertahap Kita Kurangi

Konfrontasi - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mencabut subsidi pada elpiji 3 kilogram (Kg). Kenaikan harga elpiji 3Kg diperkirakan mencapai Rp 35.000 dari harga saat ini berkisar Rp 18.000 sampai Rp 21.000.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan pemerintah secara bertahap akan mengurangi subsidi yang selama ini diberikan. "Semua subsidi akan bertahap kita kurangin," kata Menko Luhut di Kantornya, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Subsidi Disetop, Harga Gas Melon Dikhawatirkan capai Rp 35 Ribu

KONFRONTASI- Pengetatan ekonomi ala Sri Mulyani, Menkeu Neolib, bakal memakan rakyatnya sendiri. Pemeritah akan menghentikan subsidi harga elpiji tiga kilogram (gas melon) mulai pertengahan tahun 2020.

Biang Kerok, Harga Gas Industri RI Lebih Mahal dari Malaysia

KONFRONTASI -   Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengecek harga gas industri yang menurutnya mahal hingga dikeluhkan dunia usaha.

Jokowi pun memastikan tak ada kenaikan harga gas industri. Hal itu mengonfirmasi bahwa PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN batal menaikkan harga gas per 1 November 2019 ini.

Benarkah harga gas industri di Indonesia mahal? Apa biang keroknya?

Terapkan Berbagai Inovasi, PGN Komitmen Perluas Jaringan Gas

Konfrontasi - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen untuk terus memperluas jaringan gas setiap tahunnya. Tahun ini PGN menargetkan membangun 78.216 sambungan jaringan gas baru.

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso Soewarto menjelaskan, perluasan jaringan gas ini didukung dengan semakin berkembangnya infrastruktur yang dimiliki.

Di Banten, Gas Mengandung Belerang Menyembur dari Sumur, Warga Panik

KONFRONTASI -  Akibat pengeboran sumur yang terlalu dalam, air mengandung gas belerang menyembur keluar hingga lebih kurang empat sampai lima meter dari tanah. Semburan itu pun membuat warga di Lingkungan Tamiang, RT 05/03, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Walantaka, Kota Serang panik. 

Kementerian ESDM Jamin Pasokan BBM dan Gas Aman Saat Nataru

Konfrontasi - Jelang libur Tahun Baru 2019, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) memastikan pasokan BBM dan ketenagalistrikan dalam kondisi normal dan aman.

Dalam laporan Posko Nataru ESDM (28/12) dilaporkan stok BBM jenis Premium memiliki coverage days 23 hari, Solar/Akrasol 20 hari, Pertalite, 21 Hari, Kerosene: 61 hari, Pertamax/Akra 92: 20 hari, Pertamax Turbo: 52 hari, Pertamina Dex 43 hari, Dexlite 20 hari dan avtur 25 hari.

Industri di Jawa Timur Terancam Pasokan Gas

Oleh: Yusri Usman
Direktur Eksekutif CERI

Sungguh malang nasib Pertamina saat ini, setelah didera kerugian puluhan triliun akibat penugasan Pemerintah karena tidak boleh menyesuaikan harga keekonomian BBM, sekarang dituding lagi tak punya kemampuan mengelola lapangan gas dan minyak berumur tua , karena tidak bisa mencapai target produksi gas sesuai tercantum dalam APBN menjelang akhir tahun 2018.

Terbongkar, Restoran Beromzet Puluhan Juta Per Hari Gunakan Gas Subsidi

KONFRONTASI-PT Pertamina Unit Pemasaran Region IV DI Yogyakarta-Jawa Tengah menggelar sidak di sejumlah rumah makan atau restoran di Yogyakarta yang diduga menggunakan tabung gas tiga kilogram bersubsidi. Sebab, jenis gas yang disebut juga gas melon itu seharusnya untuk warga miskin dan usaha mikro.

Hasil sidak di sebuah restoran berinisial A di Jalan Yogyakarta-Bantul menemukan belasan tabung gas melon yang digunakan untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

“Jelas ini salah sasaran dan memakan jatah rakyat miskin dan usaha mikro," kata Andar Titi Lestari, Communication and CSR Manager Jawa Tengah dan DIY, PT Pertamina Unit Pemasaran IV Jateng-DIY di sela sidak pada Kamis, 23 Agustus 2018.

Restoran A, kata Andar, merupakan restoran yang beromzet puluhan juta per hari dan tidak masuk usaha mikro, sehingga dilarang menggunakan tabung gas melon.

"Kalau dalam satu hari saja mereka menghabiskan sepuluh tabung gas melon, maka dalam satu bulan mereka menghabiskan sekitar tiga ratus tabung gas melon. Jika dihitung satu bulan kebutuhan keluarga miskin sebanyak tiga tabung gas melon, maka restoran itu telah merebut jatah tiga puluh keluarga miskin atau usaha mikro," ujarnya.

Untuk mendapatkan gas melon, kata Andar, restoran A tidak membeli dari pangkalan, namun mendapatkan setoran dari pengecer. Pengecer itulah yang memasok gas melon ke restoran A tiap hari.

Gas 3 Kg Tidak Ada Subsidi?

Oleh: Wulan Eka Sari
Mahasiswa UIN IB Padang

Pages