9 December 2019

FREEPORT

Pertemuan Gelap Jokowi - Moffet Terkait Freeport - SS: Itu Pertemuan Tidak Biasa

KONFRONTASI -   Divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali ramai diperbincangkan publik. Itu tak lain karena kritik yang dilontarkan oleh eks Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said.

Saham Rio Tinto di Freeport Bodong?

KONFRONTASI-Beberapa waktu lalu beredar rilis dari beberapa pengamat yang tergabung dalam Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan SDA Minerba. Mereka menuntut akuisisi 51,2% saham Freeport yang diteken Desember lalu, dibatalkan.

Salah satu yang jadi alasan pembatalan adalah mereka menilai saham partisipasi sebanyak 40% yang terdapat di PT Freeport Indonesia adalah saham bodong dan tak jelas.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia melalui PT Inalum (Persero) telah resmi membayar US$ 3,85 miliar untuk mengakuisisi saham Freeport MacMoran (Freeport) di PT Freeport Indonesia (PTFI) pada 21 Desember 2018. Dana sebesar US$ 3,85 miliar tersebut merupakan pembelian 40% saham Rio Tinto yang membentuk joint venture dengan Freeport di PTFI (US$ 3,5 miliar), dan 100% saham FMM di PT Indocopper Investama (PTII) yang memiliki 9.36% saham di PTFI (US$ 350 juta).

"Salah satu alasan penting yang menjadi dasar sikap kami adalah tingginya biaya akuisisi saham akibat adanya konspirasi dan manipulasi skema kerja sama FCX dengan Rio Tinto dalam pemilikan Participating Interset (PI), serta adanya potensi dan dugaan mark-up harga atas 40% PI Rio Tinto yang nilanya mencapai US$ 3,5 miliar," tulis para pakar tersebut dalam keterangan tertulis, Rabu (6/2/2019).

Mereka mengutip buku karya Mantan Dirjen Minerba ESDM Simon Sembiring, yang mengatakan PI Rio Tinto ilegal dengan pertimbangan berikut.

• Surat rahasia persetujuan oleh Mentamben I.B. Sujana kepada Rio Tinto pada April 1996 tidak lazim dan melanggar ketentuan Pasal 28 ayat 2  KK Freeport. Pasal 28 menjelaskan bahwa setiap surat menyurat antara PTFI kepada Pemerintah Indonesia harus di tujukan kepada Direktur Jenderal Pertambangan Umum. Sedangkan surat rahasia tersebut berkode "SJ" yang artinya ditujukan dan melalui Sekretariat Jenderal;

• Adanya kesepakatan PI Rio Tinto tidak pernah diketahui oleh Menteri ESDM dan Dirjen Minerba setelah periode Mentambem I.B. Sujana, dan baru terbongkar pada saat proses negoisiasi antara Inalum dengan Freeport, sekitar bulan Agustus 2017

• Dalam surat rahasia tersebut, persetujuan atas PI Rio Tinto adalah atas sesuatu yang akan terjadi nanti di belakang hari. Persetujuan PI hanya berlaku pada kegiatan selain blok A, dan tidak berlaku pada kegiatan eksisting di Blok A yang memiliki cadangan raksasa;

• Adanya PI Rio Tinto tidak pernah tercermin di dalam RKAB (Rencana Kerja Anggaran Biaya) yang merupakan kewajiban rutin tahunan yang harus diajukan oleh setiap pemegang KK atau PKP2B. RKAB hanya akan dijalankan oleh pemegang KK atau PKP2B untuk kegiatan tambang hanya setelah disetujui oleh Dirjen Minerba.

"Ternyata selama puluhan tahun, PI Rio Tinto yang memang bodong tidak pernah tercermin dalam RKAB," tulisnya.

Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi: Batalkan Divestasi Saham Freeport

Presiden Joko Widodo pada Jumat (21/12/2018) telah menerima laporan sejumlah menteri terkait dengan telah resminya penguasaan 51,2% saham PT Freeport Indonesia (PTFI)  oleh pihak Indonesia melalui PT Inalum. "Disampaikan saham PT Freeport sudah 51,2% beralih ke PT Inalum dan sudah lunas dibayarkan. Hari ini adalah momen yang bersejarah setelah PT Freeport beroperasi di Indonesia sejak 1973," kata Presiden di Istana Merdeka.

Beli Freeport, Utang Inalum Membengkak Lima Kali Lipat

KONFRONTASI-Sepanjang 2018, utang PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) meningkat lima kali lipat dari periode sebelumnya. Salah satu penyebabnya adalah pinjaman untuk mengakuisisi saham divestasi PT Freeport Indonesia.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengatakan utang perusahaannya sebagai holding selama tahun 2018 mencapai Rp 72,7 triliun, padahal tahun lalu hanya Rp 14 triliun. Tak hanya itu, jumlah rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) juga melonjak empat kali lipat lebih dari 21% menjadi 98%.

Prabowo Berjasa atas Dana Royalti 1% Penghasilan Kotor Freeport untuk Keluarga Kami dan Rakyat Papua, dinikmati selama 22 Tahun

Oleh: Natalius Pigai

 

 

Jokowi, Dampak limbah Freeport kemana-mana, Rusaklah Lingkungan Hidup, simak ''Tempo Terbaru''

KONFRONTASI- Laporan Majalah TempoTerbaru juga menyajikan investigasi dampak limbah Freeport, yang mengisolasi 4 distrik, menghancurkan sungai, membunuh ladang sagu, mengubah hidup orang Papua. Jadi, Pak Jokowi,  siapa yang buntung dalam akuisisi saham tempo hari?

Diskusi Sriwijaya Centre: Dari isu Freeport sampai Kerugian BUMN dan Mahalnya LRT Jabotabek

KONFRONTASI- Sebelum diskusi bertema Mobnas Esemka yang  ternyata buatan China dan menuai kritik media dan publik,  para intelektual dan aktivis pergerakan mendiskusikan kasus Freeport dan kerugian sejumlah BUMN di Sriwijaya Centre (Prabowo-Sandi) Rabu (23/1). Diskusi terbatas dan bebas itu melibatkan mantan Sekretaris Meneg BUMN Dr Said Didu, tokoh Persatuan alumni GMNI Nehemia Lawalata, jurnalis senior Arief Gunawan, inteligensia Universitas Paramadina  Dr Herdi Sahrasad, ahli industri Mochtar Niode MSc   dan aktivis senior jebolan ITS Ir.Arief Boediyono.

Isu Skandal Freeport: Indonesia Diakali Rio Tinto Dan McMoran?

KONFRONTASI- Isu skandal Freeport mencuat ke ruang publik. Benarkah ini? . Setelah 51 tahun akhirnya Indonesia melalui Inalum (holding) memiliki saham 51 persen saham Freeport (PTFI) dari sebelumnya hanya 9,36 persen.
Akuisisi saham PT Freeport Indonesia yang dilakukan pemerintah melalui PT Inalum masih menyisakan tanda tanya bagi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Indonesia, Pemegang Saham Mayoritas Freeport, Mau Untung, Kok Jadi Buntung

KONFRONTASI- Pernyataan bahwa PT Inalum (Persero) tidak akan menerima deviden selama dua tahun sungguh mengagetkan. Inalum adalah pemilik 51,2 persen saham Freeport Indonesia. Pembayaran saham senilai 3,85 miliar dolar AS itu dilakukan pada tanggal 21 Desember yang lalu. Presiden Joko Widodo mengumumkan sendiri peristiwa yang menurutnya bersejarah itu di Istana Negara.

Pengumuman dihadiri sejumlah menteri terkait juga CEO Freeport-McMoRan Richard Adkerson dan Dirut PT Inalum (Persero) Budi G. Sadikin.

Freeport Bilang di AS sampai 2022 Keuntungan 81,28% dari Freeport IndonesiaI. Akrobatnya Makin Memalukan !

KONFRONTSI- Pemerintah Indonesia boleh menepuk dada rasa bangga setelah membayar 51 persen saham PT Freeport Indonesia senilai 3,85 miliar dolar, bulan Desember 2018 lalu. etapi memiliki saham mayoritas ternyata tidak membuat Indonesia menjadi pengendali sesungguhnya arah pergerakan perusahaan patungan dengan Freeport-McMoRan itu.

Pages