23 October 2019

Filipina

Duterte Ancam Usir Seluruh Diplomat Uni Eropa dalam 24 Jam, Ini Alasannya

Konfrontasi - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menuding Uni Eropa mencampuri urusan dalam negeri negara itu. Duterte mengancam akan mengusir para diplomat Uni Eropa dalam waktu 24 jam.

Dia menuduh bahwa Eropa bersekongkol untuk mengeluarkan Filipina dari PBB, ia tidak memberikan bukti-bukti untuk ini.

Sebelumnya, seorang delegasi Barat mengkritik perang terhadap narkoba yang dilancarkan Duterte dengan penuh kekerasan. Namun juru bicara Uni Eropa kemudian mengatakan bahwa delegasi itu tidak mewakili blok mereka.

Dalam pidatonya, Presiden Duterte mengatakan: "Kami akan disingkirkan dari PBB? Kalian bajingan! Ayo coba saja."

"Kalian mencampuri urusan dalam negeri karena kami miskin, Kalian memberi uang dan kemudian mengatur apa yang harus dilakukan."

'Harus pergi dalam 24 jam'

Tentang para diplomat Uni Eropa, dia berkata: "Anda harus meninggalkan negeri saya dalam waktu 24 jam, Anda semua."

Dalam pidato itu ia melontarkan juga berbagai makian kasar. Namun dia tidak memberikan bukti untuk mendukung tudingannya bahwa pemerintah Uni Eropa berusaha agar Filipina dikeluarkan dari PBB.

Menanggapi pernyataan Duterte, juru bicara Uni Eropa mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Kunjungan 'Delegasi Internasional Aliansi Progresif pada 8-9 Oktober lalu bukan merupakan sebuah 'misi Uni Eropa', sebagaimana yang secara keliru dilaporkan oleh beberapa media."

Dikatakan delegasi beranggotakan tujuh orang tersebut meliuputi perwakilan dari Swedia, Jerman, Italia, Australia dan Amerika Serikat.

Buron 2 Tahun, Gembong Narkoba Australia Ditangkap di Filipina

Konfrontasi - Salah satu buronan paling dicari di Australia, yang dituduh terlibat dalam sindikat narkoba jutaan dolar, berhasil diringkus di Filipina setelah diburu kepolisian Australia selama dua tahun.

Kepolisian Federal Australia (AFP) telah mencari keberadaan Markis Scott Turner (44) sejak September 2015 setelah dia gagal hadir dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Queensland.

Kekayaan Diselidiki, Duterte Malah Senang

KONFRONTASI-Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mengklaim bahwa ia menyambut baik penyelidikan yang dilakukan oleh badan antikorupsi di negara tersebut terhadap kekayaannya. Penyelidikan ini diawali oleh tudingan seorang senator yang mengklaim Duterte tidak mengungkapkan kekayaannya ketika ia masih menjabat sebagai Wali Kota Davao.

Duterte: Suu Kyi Pemenang Nobel Perdamaian, Tapi Lihat Apa yang Terjadi Pada Rohingya!

KONFRONTASI-Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, kembali melontarkan ucapan kontroversialnya, dan kali ini ia mengecam State Counsellor (Perdana Menteri) Myanmar, Aung San Suu Kyi.

“Suu Kyi adalah pemenang Nobel Perdamaian. Lihat apa yang terjadi dengan etnis Rohingya. Mereka tanpa negara dan diperlakukan dengan brutal,” ucap Duterte pada konferensi bisnis akhir pekan lalu seperti dilaporkan The Straits Times, Selasa (12/9/2017).

Duterte Tolak Mentah-mentah Tawaran Militan Pro ISIS

KONFRONTASI-Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menegaskan tak akan mengizinkan militan pro ISIS untuk meninggalkan kota selatan. Mereka mengajukan tawaran untuk meninggalkan kota tersebut dengan imbalan pembebasan puluhan sandera. Kelompok tersebut telah merebut sebagian kota Marawi pada bulan Mei lalu dan tetap bertahan lebih dari 100 hari dari gempuran serangan udara dan serangan darat militer Filipina.

Filipina Resmi Hentikan Hubungan Dagang dengan Korea Utara

Konfrontasi - Filipina menghentikan hubungan dagang dengan Korea Utara untuk mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB atas uji peluru kendali Korut yang terus berulang dilakukan. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Filipina pada Jumat (8/9/2017).

Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya telah mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mempertimbangkan penjatuhan sanksi baru yang keras terhadap Korea Utara. Ini setelah Pyongyang melakukan uji coba terkini pada minggu lalu, yang mereka sebut sedang mengembangkan bom hidrogen.

Filipina Putuskan Hubungan Dagang dengan Korut

KONFRONTASI-Filipina menghentikan hubungan dagang dengan Korea Utara untuk mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB atas uji coba peluru kendali Korut yang terus berulang dilakukan, kata Menteri Luar Negeri Filipina seperti dikutip Reuters.

Nama Isyana Sarasvati Jadi Penyemangat Kiper Timnas FIlipina, Kok Bisa?

Konfrontasi - Ada-ada saja cara netizen Indonesia memberi semangat ke kiper Filipina Quincy Julian. Dalam laga kemarin Julian diusir wasit karena melanggar pemain Timnas, Rafli Mursalim di kotak penalti.

Usai kejadian tersebut, Quincy nampaknya tak bisa menyembunyikan penyesalan. Dia terlihat menangis di luar lapangan. Saat itu negaranya sudah tertinggal 7 gol.

Militer Filipina Rebut Masjid Agung Marawi

Konfrontasi - Militer Filipina telah merebut kembali Masjid Agung di Marawi dari kekuasaan milisi Maute dan Abu Sayyaf, Kamis (24/8/2017). Sebelumnya, masjid tersebut difungsikan sebagai benteng kedua kelompok ekstremis tersebut.

Indonesia dan Filipina Membahas Instrumen Perlindungan Pekerja Migran ASEAN

KONFRONTASI - Menteri Ketenagakerjaan RI  M. Hanif Dhakiri mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Tenaga Kerja Filipina H.E. Silvestre H. Bello III pada Jumat 18 Agustus 2017.  Pertemuan yang berlangsung di kantor Kementrian Ketenagakerjaan RI tersebut fokus membicarakan instrumen perlindungan dan promosi hak-hak pekerja migran di ASEAN.
Berita Terkait
Menaker Hanif Minta Program CSR Perusahaan Bantu Pengembangan SDM
Menaker : HUT RI ke-72 Momen Melunasi Janji Kemerdekaan di Bidang Ketenakerjaan

Pages