17 September 2019

Fayakhun Andriadi

Kasus Bakamla: Fayakhun Minta Ali Fahmi Ditangkap

KONFRONTASI-Terdakwa kasus suap pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) Fayakhun Andriadi meminta Staf Khusus Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya (Purn) Arie Sudewo; Ali Fahmi Habsyi ditangkap dan diadili. Ali Fahmi merupakan salah satu saksi kunci di kasus ini. 

Hal itu diungkapkan Fayakhun dalam sidang pembacaan pledoi atau nota pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kasus Bakamla: Fayakhun Ungkap Aliran Dana ke Politikus Golkar

KONFRONTASI-Anggota Komisi I DPR non-aktif dari fraksi Partai Golkar Fayakhun Andriadi mengungkapkan aliran uang yang mengalir kepada para petinggi Golkar yang berasal dari proyek pengawalan anggaran Badan Keamanan Laut (Bakamla).

"Saya akui terima Rp12 miliar, uang itu sudah habis saya pakai, saya serahkan 450 ribu dolar Singapura dan nombok 50 ribu dolar Singapura biar dibulatkan menjadi 500 ribu dolar Singapura untuk Pak Novanto," kata Fayakhun dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu.

Kasus Suap di Bakamla, Fayakhun Andriadi kembali Digarap KPK

KONFRONTASI - Fayakhun Andriadi kembali diperiksa KPK terkait aliran dana kasus suap anggaran pengadaan Satelit Monitoring Bakamla RI. Fayakhun adalah tersangka dalam kasus ini. "(Didalami soal) aliran dana dan proses pengurusan anggaran di DPR," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi terkait pemeriksaan Fayakhun pada hari ini, Jumat (29/6).

Masa Penahanan Fayakhun Andriadi Diperpanjang

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan anggota DPR periode 2014-2019 dari Fraksi Partai Golkar Fayakhun Andriadi, tersangka suap pembahasan dan pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) dalam APBN-P 2016 untuk Bakamla RI.

Kasus APBN-P Bakamla, KPK Usut Keterlibatan Politikus Golkar

KONFRONTASI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami peran anggota DPR 2014-2019 dari Partai Golkar Fayakhun Andriadi dalam penambahan anggaran APBN-P pada Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Tahun Anggaran 2016.

Untuk mendalaminya, KPK pada Jumat memeriksa Fayakhun sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap terkait pembahasan dan pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) dalam APBN-P 2016 untuk Bakamla RI.

Kasus Bakamla: KPK tahan Politikus Golkar Fayakhun Andriadi

KONFRONTASI-Anggota Komisi I DPR, Fayakhun Andriadi langsung ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai diperiksa oleh penyidik, Rabu sore, 28 Maret 2018.

Fayakhun dijerat KPK terkait perkara suap penggiringan anggaran proyek satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

"FA ditahan 20 hari pertama di Rutan cabang KPK," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Fayakhun Andriadi Raih Doktor Bidang Ilmu Politik

KONFRONTASI-Politisi Partai Golkar Fayakhun Andriadi berhasil mendapat gelar doktor bidang ilmu politik dari Universitas Indonesia, di Kampus UI Depok, Selasa (26/5), setelah berhasil mempertahankan disertasi di hadapan tim penguji.

Dalam disertasi berjudul "Demokrasi Era Digital: Studi Kasus Penggunaan Media Sosial dalam Partisipasi Politik oleh Pendukung Pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Periode 2012-2017", Fayakhun mengemukakan penggunaan mediasosial sebagai sarana baru dalam mengekspresikan partisipasi politik.