21 February 2019

Fadli Zon

Soal Propaganda Rusia, Fadli Zon Anggap Jokowi Sebar Hoaks

KONFRONTASI-Wakil Ketua Umum Gerindra Fali Zon menyayangkan pernyataan Jokowi yang menyebut kubu Prabowo menggunakan teknik propaganda Rusia.

Menurut Fadli Zon apa yang dikatakan Jokowi itu Hoaks.

"Nah ini menurut saya hoaks ya," katanya di Pengadilan Tinggi Jakarta, Senin, (4/2/2019).

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi itu mengatakan bahwa Jokowi mendapatkan informasi yang salah dari orang sekelilingnya terkait teknik propaganda Rusia.

Informasi yang salah tersebut akan berdampak pada hubungan diplomatik Indonesia-Rusia.

"Jangan gegabah, jangan gerasak-gerusuk, mendapat masukan dari timnya itu garbage in garbage out, kalau masuknya sampah keluarnya sampah juga, menurut saya ini sampah yang masuk ke Pak Jokowi, enggak ada itu cara-cara Rusia atau apa itu, itu bahaya bisa nanti di protes karena yang bicara ini seorang calon presiden yang juga petahana, itu apa maksudnya," katanya.

Fadli yang juga menjabat Wakil Ketua DPR itu, mengatakan Prabowo-Sandi selama ini berdemokrasi secara terbuka.

Prabowo-Sandi tetap berkampanye meski tidak menapatkan sokongan dana pengusaha.

Sosialisasi visi-misi tetap dilakukan meski Prabowo-Sandi kurang mendapatkan dukungan pemberitaan dari media massa.

"Kita membiayai sendiri, kita kesulitan kok malah masyarakat akhirnya membiayai apa pekerjaan kampanye kita," katanya.

Fadli Zon: Jokowi Tak Boleh Lakukan Eksploitasi Anak Saat Kampanye

KONFRONTASI - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebelumnya melayangkan kritik terhadap Joko Widodo alias Jokowi. Jokowi terlihat membawa cucunya, Jan Ethes dalam agenda kampanye yang dilakukannya.

Sejalan dengan Hidayat, Fadli Zon juga memiliki pandangan yang sama. Menurut Fadli, Jokowi tidak seharusnya membawa Jan Ethes dalam melakukan agenda kepresidenan. Fadli menilai bahwa upaya tersebut merupakan bentuk ekspolitasi anak dalam berpolitik.

Puisi Terbaru Fadli Zon: Ahmad Dhani

AHMAD DHANI

kau telah bersaksi
tentang zaman penuh persekusi
kau melihat dengan mata kepala sendiri
teater kebiadaban rezim tirani
kini kau korban kriminalisasi
ruang gerakmu makin dibatasi
kau telah didzalimi

mereka cemas kata-katamu
melahirkan kesadaran
mereka gentar dengar lagumu
membangunkan perlawanan
menabuh genderang kebangkitan

mereka bungkam kalimatmu
sambil menebar teror ketakutan
mereka hentikan nyanyianmu
sambil mencari-cari kesalahan

Bukan Jokowi, Hampir Semua Tukang Pangkas Rambut Pilih Prabowo-Sandi

Konfrontasi - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyampaikan fakta baru bahwa ternyata hampir semua tukang pangkas rambut Garut mendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR itu saat bertemu dengan pengurus dan anggota Persatuan Pangkas Rambut Garut (PPRG) di Situ Bagendit atau Telaga Bagendit, Desa Bagendit, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (25/1/2019).

Abu Bakar Ba’asyir Batal Bebas, Fadli Zon: Jokowi Cuma Mikir Elektabilitas

KONFRONTASI - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai rencana pembebasan pendiri Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba’asyir hanya membuat kegaduhan baru di negeri ini.  

Menurutnya, kegaduhan terjadi lantaran pemerintah yang amatiran, yang hanya berpikir untuk menaikkan elektabilitas jelang Pilpres 2019.

Soal Abu Bakar Ba'asyir, Fadli Zon: Pemerintahan Jokowi Amatiran

KONFRONTASI - Pembatalan pembebasan terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir menunjukkan kalau pemerintahan Jokowi amatir. Karena mereka langsung berbuat tanpa berpikir. "Ini lah ya satu lagi bukti tambahan bahwa pemerintahan ini adalah pemerintahan amatiran, kalau pemerintahan amatiran ya seperti ini jadi tak dipikirkan dengan panjang langsung kemudian membuat," kata Wakil Ketua DPR, Fadli Zon di Jakarta, Rabu 23 Januari 2019.

Fadli Zon: Jangan Ada Lagi Kertas Contekan dalam Debat Capres

KONFRONTASI-Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon meminta agar debat Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 berikutnya bebas dari kertas contekan.

Sebab kata Fadli Zon, masyarakat ingin mengetahui pemikiran yang otentik dari calon pemimpin bangsa berikutnya. Maka itu, dia pun sepakat dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tidak lagi memberikan kisi-kisi materi pertanyaan debat Pilpres 2019.

Rizal Ramli dan Gerindra Ingatkan, agar Rakyat Sadar : Program ‘Dana Desa’ Bukan Milik Jokowi

KONFRONTASI- Ekonom senior/negarawan Rizal Ramli (RR) menyampaikan pernyataan terkait UU Desa, dan bantuan Rp 1 miliar per desa. “Ada yang ngaku-ngaku sangat berjasa merumuskan UU Desa dan Alokasi Dana Rp1 Milyar per Desa,” tulis Rizal pada akun Twitternya.

RR juga menjelaskan, bahwa sejumlah tokoh yang merumuskan soal UU Desa serta pembangunan desa, jarang muncul namanya di peredaran dan tidak banyak yang mengentahui.

Fadli Zon Sebut Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun Jelang Pemilu

KONFRONTASI-Sepanjang 2018 hingga menjelang penyelenggaraan Pemilu serentak 2019, politik Indonesia ternyata masih diramaikan sejumlah isu yang dinilai tidak menggembirakan.

Mulai dari jaminan kebebasan berkumpul dan berserikat yang menurun, intimidasi terhadap lawan politik, hingga manajemen pemilu yang amburadul.

Fadli Zon: Tidak Usah Dipecat, Mundur Saja

KONFRONTASI -   Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebaiknya mengundurkan diri, tidak usah menunggu dipecat. Demikian disampaikan Fadli menanggapi pernyataan Tjahjo yang mengaku siap dipecat jika kasus terkait KTP-el yang tercecer di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, akan mengganggu pendataan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Pages