26 February 2018

Facebook

Unilever Ancam Tarik Iklan dari Google dan Facebook

KONFRONTASI-Unilever, yang merupakan raksasa produsen consumer goods, mengancam akan menarik investasinya dari platform digital seperti Google dan Facebook. Perusahaan yang berbasis di London tersebut menuding, sejumlah platform digital gagal menciptakan keamanan bagi masyarakat dan anak-anak.

Keith Weed, Chief Marketing Officer Unilever akan mengumumkan rencana perusahaan tersebut dalam sebuah pidato di konferensi Biro Iklan Interaktif (Interactive Advertising Bureau) tahunan di California pada Senin (12/2) waktu setempat.

Facebook Janjikan Hibah USD10 Juta untuk Para Pemimpin Komunitas di Dunia

KONFRONTASI-– Facebook menyatakan akan menyediakan dana hibah hingga 10 juta dolar AS (sekitar Rp136,1 miliar) untuk mendukung dan melatih pemimpin komunitas di seluruh dunia.

Tags: 

Facebook Bongkar Bukti Keterlibatan Rusia di Pilpres AS

Konfrontasi - Facebook mengumumkan petugas Rusia membuat 129 acara di jaringan media gaulnya selama kampanye Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) pada 2016, demikian kesaksian Facebook kepada Kongres, yang memberikan titik terang terhadap dorongan disinformasi oleh Rusia kepada pemilih AS.

Industri media sosial itu, dalam pernyataan tertulis kepada anggota parlemen AS yang disiarkan pada Kamis (25/1/2018) dan 8 Januari 2018, mengemukakan bahwa 338.300 alamat Facebook berbeda melihat acara tersebut, dan ada 62.500 ditandai bahwa mereka akan hadir.

Namun, perusahaan media jejaring sosial tersebut mengatakan tidak memiliki data tentang acara yang terjadi.

Jaringan terbesar media gaul di dunia tersebut mengungkapkan bahwa pada September 2016 pihak Rusia membuat "beberapa acara, yang diiklankan".

Salinan halaman acara, yang telah muncul sejak saat itu, menunjukkan bahwa setidak-tidaknya beberapa di antaranya adalah unjuk rasa politik berpusat pada topik memecah belah, seperti imigrasi.

Rusia menyangkal kesimpulan badan intelijen AS bahwa mereka mencoba untuk ikut campur dalam demokrasi AS.

Facebook menyampaikan rinciannya ke Kongres bulan ini sebagai tanggapan atas pertanyaan tertulis dari Komite Intelijen Senat AS.

Pihak Facebook melaporkan bahwa mereka telah menemukan "tumpang tindih" antara pemasaran dalam jaringan yang dilakukan pada 2016 oleh agen Rusia dan oleh pendukung kampanye Presiden Donald Trump, serta menyebutnya "tidak signifikan."

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa pihaknya tidak berada dalam posisi untuk membenarkan atau membantah tuduhan adanya kolusi antara kedua kubu tersebut.

Trump menyangkal adanya kolusi dan telah menyebut penyelidikan oleh panel kongres dan penasihat khusus sebagai perburuan pihak yang yang memiliki paham berseberangan.

Facebook Tak Jamin Medsos Bisa Seimbang Dalam Demokrasi

KONFRONTASI-Facebook Inc mengingatkan mereka tidak memberikan jaminan bahwa media sosial adalah hal yang seimbang untuk demokrasi, namun menegaskan tetap melakukan hal yang perlu untuk menghentikan campur tangan Rusia dalam pemilihan umum.

"Saya harap bisa menjamin bahwa hal positif untuk memerangi yang negatif, tapi, saya tidak bisa," kata Manajer Produk Facebook, Samidh Chakrabarti, dalam sebuah tulisan dikutip dari Reuters.

Tanggapan Resmi Facebook Terkait Demo FPI

Konfrontasi - Front Pembela Islam (FPI) dilaporkan tengah menggelar aksi protes terkait banyak pemblokiran akun-akun Islam, baik akun dakwah dan akun yang bersifat kepedulian sosial.

Menanggapi hal tersebut, Facebook akhirnya angkat bicara terkait aksi protes yang dilayangkan ke raksasa media sosial tersebut. Dalam keterangan resmi yang diterima Tanggapan Resmi Facebook Terkait Demo FPI, Jumat (12/1/2018), Facebook menjanjikan agar pengguna merasa aman dan nyaman dalam mengakses platformnya. 

Demo Kantor Facebook, Massa 121 Pertanyakan Hal Ini

Konfrontasi - Massa Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah ormas berdemo ke Kantor Facebook Indonesia. Di depan kantor beralamat di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan itu, massa Aksi 121 memprotes pemblokiran akun-akun Facebook milik tokoh-tokoh mereka.

Eggi Sudjana, orator massa yang menamakan diri Aliansi Tolak Kedzaliman Facebook dalam orasinya di atas mobil komando, mempertanyakan banyaknya akun dakwah umat Islam yang diblokir oleh Facebook.

Pengantin Pria Pingsan setelah Peluk Mantan Pacar di Resepsi Pernikahannya

Konfrontasi - Resepsi pernikahan Nokis Febrianto dan Musriani, yang berlangsung di Kelurahan Doping, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mendadak heboh, Rabu (10/1).

Kehebohan terjadi setelah Novi, mantan pacar Nokis jauh-jauh datang dari Jambi ke acara tersebut. Wanita berkerudung itu, menyanyikan lagu berjudul Balo Lipa.

Sontak, raut wajah Nokis berubah. Ia turun dari pelaminan untuk menghampiri Novi, seperti terlihat pada video yang diunggah akun Facebook Sukma Henny, Kamis (11/1).

Nokis, yang mengenakan busana pengantin adat Bugis, spontan mengambil mikrofon dari tangan Novi. Selanjutnya, ia mencium dan memeluk mantan pacarnya itu.

Tak lama kemudian, Nokis mendadak pingsan. Tubuhnya roboh di atas kursi. Para tamu heboh. Mereka berusaha membantu Nokis berdiri.

Video tersebut telah viral. Hingga kini sudah dibagikan lebih dari 28 ribu kali.

Seperti dilansir Tribun Timur, Jumat (12/1/2018) dai yang mengisi khotbah pada resepsi pernikahan itu, Muhammad Erfin Beddu, memberi penjelasan mengenai kejadian tersebut.

"Saat kejadian itu terjadi, saya baru saja menyampaikan khutbah nikah. Dan memang itu mantannya berdasarkan yang disampaikan keluarga pengantin kepada saya," kata Erfin.

Facebook Siapkan Perangkat "Portal" untuk Saingi Amazon

KONFRONTASI-Facebook dikabarkan akan masuk ke bisnis perangkat keras berupa alat panggilan video bernama Portal.

Portal dirancang untuk menjadi perangkat rumah yang menghubungkan anggota keluarga melalui panggilan video dan berbagai platform media sosial, seperti diberitakan laman Phone Arena.

Perangkat ini diyakini mirip dengan pengeras suara pintar Echo Show dari Amazon yang memiliki layar 7 inci.

Portal dari Facebook akan menggunakan kamera lensa lebar untuk mengenali wajah dan mencocokkannya dengan akun Facebook.

Tags: 

Rambah Bisnis Perangkat Keras, Facebook Siapkan Perangkat Video Pesaing Amazon

KONFRONTASI - Facebook dikabarkan akan masuk ke bisnis perangkat keras berupa alat panggilan video bernama Portal.

Portal dirancang untuk menjadi perangkat rumah yang menghubungkan anggota keluarga melalui panggilan video dan berbagai platform media sosial, seperti diberitakan laman Phone Arena.

Perangkat ini diyakini mirip dengan pengeras suara pintar Echo Show dari Amazon yang memiliki layar 7 inci.

Portal dari Facebook akan menggunakan kamera lensa lebar untuk mengenali wajah dan mencocokkannya dengan akun Facebook.

Pemerintah Kejar Twitter dan Facebook untuk Segera Bayar Pajak

Konfrontasi - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan akan terus mengejar perusahaan layanan digital berbasis internet (Over The Top/OTT) seperti Facebook dan Twitter untuk membayar kewajiban perpajakan di Indonesia.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan persuasif kepada perusahaan tersebut agar mematuhi kewajiban pajak. Menurutnya, hal ini pernah juga dilakukan terhadap perusahaan layanan digital terbesar, yakni Google.

Pages