21 July 2019

Facebook

Pakar Sebut FB, IG, dan Google Lebih Bahaya dari FaceApp

Konfrontasi - Pakar keamanan siber Pratama Persadha menilai Facebook, Instagram, dan Google jauh lebih berbahaya bagi privasi warganet daripada FaceApp. Contoh yang sudah terjadi adalah kasus Cambridge Analytica yang sempat ramai.

"Namun untuk meminimalisasi potensi bahayanya, sebaiknya orang-orang penting tidak menggunakan aplikasi ini," katanya kepada Antara di Semarang, Sabtu (20/7/2019).

Facebook Didesak Gulingkan Zuckerberg

KONFRONTASI-Komisi Perdagangan Federal (Federal Trade Commision/FTC) Amerika Serikat (AS) menyetujui denda sebesar USD5 miliar (Rp70 triliun) terhadap Facebook kemarin.

Facebook dianggap melanggar kesepakatan peraturan perlin dung an data pengguna setelah 87 juta akun Face book dieksploitasi untuk kepentingan politik. FTC mulai menyelidiki kasus itu sejak Maret 2018 menyusul ada laporan pengumpulan data oleh Cambridge Analytica yang dilegalkan Facebook tanpa sepengetahuan pengguna.

Didenda 5Miliar Dollar, Saham Facebook Naik

Konfrontasi - Pemerintah Amerika Serikat menjatuhkan denda kepada Facebook sebesar US$5 miliar atau hampir Rp70 triliun, atas daftar panjang perilaku buruk perusahaan yang berkaitan dengan privasi. Namun, hal itu justru membuat harga saham perusahaan naik.

Dilansir dari The Verge, Sabtu 13 Juli 2019, denda itu merupakan jumlah terbesar yang pernah diberikan Komisi Perdagangan Federal AS (FTC). Pada 2012, Google pernah dikenakan denda US$22 juta atau sekitar Rp307 miliar.

Donald Trump Khawatir Calibra Dipakai Aksi Illegal

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik teknologi uang digital. Dalam kritik di akun Twitter miliknya, Trump menyebutkan uang digital Facebook, Libra. Trump menegaskan bukan sosok penggemar Bitcoin dan mata uang digital. Dalam kritiknya, Trump khawatir Libra dipakai untuk aksi ilegal dan melanggar hukum.

Pendiri Apple Steve Wozniak Sarankan Warga Dunia Tinggalkan Facebook

KONFRONTASI-Steve Wozniak menambah deretan orang-orang terkenal menyarankan warga dunia untuk keluar dari layanan Facebook.

Imbuan dari salah satu pendiri Apple itu berdasarkan sorotannya terhadap masalah privasi pengguna yang beberapa waktu lalu bocor.

"Ada banyak jenis orang dan bagi sebagian, manfaat Facebook lebih berharga dibandingkan dengan kehilangan privasi," kata Wozniak, lansir CNBC.

"Tapi bagi sebagian lagi seperti Saya, merekomendasikan untuk kebanyakan orang, kalian harus mencari cara untuk keluar dari Facebook," tegas dia.

Facebook Uji Coba Fitur untuk Matikan Notifikasi

KONFRONTASI-Apakah kamu merasa terganggu dengan notifikasi pada aplikasi Facebook? Kini ada kabar bagus. Media sosial besutan Mark Zuckerberg itu menguji coba fitur untuk mematikan titik merah yang menandakan notifikasi pada Facebook. 

Kadang pengguna merasa tak tenang dan terganggu tiap kali melihat muncul notifikasi titik merah pada Facebook. Sebab mereka penasaran dan lama-lama bisa makin mengganggu waktu pengguna. 

Juru bicara Facebook mengonfirmasi uji coba fitur yang mematikan fitur pengganggu tersebut.

Bill Gates Minta Regulasi Facebook Cs Diperketat

KONFRONTASI-Bill Gates mengatakan pemerintah Amerika Serikat (AS) harus meningkatkan regulasi perusahaan teknologi yang memengaruhi budaya, bisnis, dan semua bidang kehidupan manusia.

"Teknologi telah menjadi sangat sentral sehingga pemerintah harus berpikir: Apa artinya pemilihan? Apa artinya bullying? Apa artinya otoritas penyadapan yang memungkinkan Anda mengetahui apa yang terjadi secara finansial," ujar pendiri Microsoft Bill Gates seperti dikutip dari CNN, Selasa (25/6/2019) "Jadi, pemerintah perlu terlibat."

Facebook Terus Batasi Fitur Percakapan di Messenger

KONFRONTASI-Facebook menunjukkan keseriusan mereka dalam hal mengurangi penyebaran pesan yang mampu memperbesar dan memperburuk konflik. Saat ini, perusahaan itu sedang mengeksplorasi pembatasan pengiriman pesan terusan di platform Messenger.

Dilansir dari laman Venture Beat, Sabtu 22 Juni 2019, langkah tersebut sedang diuji coba di Sri Lanka. Langkah ini diambil, setelah awal tahun Facebook membatasi pesan terusan secara global hanya untuk lima kontak saja, dari sebelumnya 20. Kebijakan ini sudah dilakukan sejak tahun lalu di India.

Janji Huawei Jika Konsumen Tak Bisa Akses Facebook Cs

Konfrontasi - Dikabarkan, Huawei belakangan mendapat pengaduan oleh penggunanya terkait tidak bisa akses Facebook. Namun, Huawei langsung merespons bahwa kabar itu tidak benar dan memberi jaminan uang kembali bagi konsumen jika mendapatkan masalah itu.

Rumor itu, bahkan tidak saja Facebook, pengguna Huawei juga tidak bisa mengakses beberapa aplikasi populer lain seperti Instagram, WhatsApp, YouTube dan Gmail, lansir Forbes.

Saingi Bitcoin, Facebook Perkenalkan Mata Uang Digital Libra

KONFRONTASI-Facebook mengumumkan mata uang digital bernama Libra, yang memungkinkan seluruh penggunanya di dunia bisa melakukan transaksi finansial di mana pun.

Para pengguna Facebook juga bisa saling berkirim uang, pun bisa dipakai untuk membayar produk atau layanan yang mendukung penggunaan mata uang digital Libra.

Libra berbasis jejaring blockchain dan tak didesain sebagai aset spekulatif seperti bitcoin yang nilainya sangat fluktuatif, lansir Guardian.

Pages