7 April 2020

Eropa

IOM: Jumlah Migran di Eropa Tembus Angka Satu Juta

KONFRONTASI-Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mengungkapkan, jumlah migran yang menyeberang ke Eropa, baik melalui darat maupun laut, menembus satu juta.

Jumlah tersebut dicapai pada hari Senin (21/12) ketika IOM mencatat jumlah migran yang masuk benua ini mencapai 1.005.504 orang, yang mencakup orang-orang yang masuk ke Eropa melalui enam negara, yaitu Yunani, Bulgaria, Italia, Spanyol, Malta, dan Siprus.

Mereka rata-rata berasal dari Suriah, Irak, dan Afghanistan.

Harga Minyak Dunia Turun Lagi, 36,35 Dolar AS/Barel

KONFRONTASI - Harga m

inyak mentah Brent, merosot ke tingkat terendah 11 tahun pada Senin (Selasa pagi WIB), karena harga minyak memulai kembali penurunan mereka di pasar global yang kelebihan pasokan.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari berakhir turun 51 sen menjadi 36,35 dolar AS per barel, harga penutupan terendah dalam 11 tahun terakhir, lapor AFP.

FC Twente Dilarang Ikuti Kompetisi Eropa selama Tiga Tahun

KONFRONTASI - Klub Belanda FC Twente dihukum larangan mengikuti kompetisi Eropa selama tiga tahun serta membayar denda 45.250 Euro setelah dinyatakan bersalah atas pelanggaran izin usaha oleh asosiasi sepak bola Belanda (KNVB).

Seperti diberitakan Reuters, FC Twente yang mengalami kesulitan finansial juga akan menghadapi hukuman larangan bermain di seluruh kompetisi sepak bola profesional Belanda jika lisensi mereka ditarik total kendati pengurus lisensi negara itu memberikan penangguhan dengan hanya memberlakukan hukuman percobaan.

Benarkah Eropa itu Islam dan Islam itu Eropa?

Perwakilan Tinggi untuk Keamanan dan Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mugherini mengatakan: “Islam memiliki tempat yang alami dalam masyarakat Eropa, dan itu dibuktikan dengan pengaruhnya yang jelas pada cara hidup kami. Jadi, Islam adalah Eropa, dan Eropa adalah Islam.”

Eurostat: 213.000 Jiwa Ajukan Suaka di Eropa

Konfrontasi - Uni Eropa menerima 213.000 permohonan suaka dari April sampai Juni tahun ini atau melonjak 85 persen dari periode sama 2014, yang hampir sepertiganya berasal dari Suriah atau Afghanistan.

Jerman menjadi tujuan utama pencari suaka karena mengambil porsi lebih dari sepertiga dari total Uni Eropa, sedangkan Hungaria menjadi negara yang paling besar menerima pengungsi jika dibandingkan dengan jumlah penduduknya, badan umum statistik Eropa Eurostat seperti dikutip AFP.

Satu Keluarga Pengungsi Suriah di Terima Vatikan

Konfrontasi - Menanggapi seruan Paus Fransiskus agar semua jemaat gereja bersedia menampung pengungsi Suriah, Vatikan untuk pertama kali menerima satu keluarga, yang melarikan diri dari perang Suriah, Jumat (18/9/2015).

Keluarga yang terdiri atas ayah, ibu dan dua anak itu datang dari Damaskus dan umat gereja Katolik Melkite, Yunani, yaitu gereja Kristen, yang berhubungan dekat dengan gereja Katolik Roma.

6 Wartawan Eropa Bebas Dari Sanksi Ukraina

Konfrontasi - Presiden Ukraina Petro Poroshenko meminta pemerintahnya menghapus enam wartawan Eropa dari daftar sanksi yang baru dipublikasikan, Kamis (17/9/2015), setelah daftar tersebut menuai kritikan dari negara-negara sekutu di Barat.

Poroshenko, Rabu (16/9/2015), menandatangani keputusan untuk menjatuhkan sanksi kepada lebih dari 900 orang dengan alasan keamanan nasional.

PM Finlandia Sediakan Rumahnya Bagi Pencari Suaka

Konfrontasi - Perdana Menteri Finlandia, Juha Sipila, yang kaya raya, Sabtu (5/9/2015), mengatakan akan menyediakan rumahnya di wilayah utara untuk menampung para pengungsi.

Di tengah pergulatan pemimpin Eropa untuk mencapai kesepakatan dalam membuat kebijakan menghadapi banjir pengungsi ke Eropa, yang kebanyakan menyebrang laut menghindari perang di Suriah. Sipila yang pernah menjabat sebagai pemimpin telekomunikasi, mengatakan pengungsi bisa menempati rumahnya di Kempele sejak 2016.

Pengungsi Suriah Bertaruh Nyawa Untuk Hijrah Ke Eropa

KONFRONTASI -  Sebulan terakhir, media Barat ramai membicarakan arus ribuan imigran dari wilayah konflik Timur Tengah yang membanjiri negara-negara Uni Eropa. Tujuan utama para pengungsi itu adalah Jerman dan Prancis. Jerman menyatakan bersedia menampung 800 ribu pengungsi dari wilayah yang diduduki militan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS).

Gelombang Panas di Beberapa Negara Eropa Makin Merajalela

KONFRONTASI - Kebakaran bertambah banyak, gelombang panas merajalela di beberapa negara Eropa baru-baru ini.

Pemerintah Spanyol pada Minggu (9/8) mengumumkan "sedikit peningkatan" saat mereka memasuki hari keempat perang untuk memadamkan kebakaran di Perbukitan Sierra de Gata di Spanyol Barat-Daya.

Kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Extremadura itu telah melahap sekitar 6.500 hektare lahan dan membuat 1.400 orang mengungsi dari kota Acedo dan Perales del Puerto pada Jumat dini hari (7/8).

Pages