23 February 2019

energi

Investor Korea Lirik Sektor Pelabuhan dan Energi

KONFRONTASI-Perusahaan asal Korea Selatan tengah melirik investasi bidang pelabuhan dan energi di Provinsi Jambi, kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Provinsi Jambi, Oto Riadi.

"Yang masuk di kita terakhir ini perusahaan dari Korea, mereka rencana investasi di bidang pelabuhan dan energi," kata Otto di Jambi, Minggu.

Menurut Otto, selain Maluku dan Sulawesi, Jambi juga merupakan salah satu daerah yang dilirik oleh perusahaan asal Korea itu untuk menanamkan investasinya.

PLN Tetapkan Harga Pembelian Listrik

KONFRONTASI-Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan harga pembelian listrik oleh PT PLN (Persero) sebesar US$12 sen untuk tegangan menengah sampai 10 MW dan US$14,40 sen untuk tegangan rendah sampai 250 KW untuk 8 tahun pertama.

Sementara untuk tahun ke-9 dan seterusnya sepanjang kontrak berlangsung hingga tahun ke-20, maka harga pembelian listrik oleh PLN untuk tegangan menengah sampai 10 mw sebesar US$ 7,5 sen dan untuk tegangan rendah sampai 250 kw sebesar US$ 9 sen.

Ini Enam Minuman yang Bisa Dongkrak Energi Selain Kopi

KONFRONTASI-Kopi dianggap banyak orang sebagai cara singkat untuk mendapatkan energi tambahan. Tapi ternyata ada enam minuman lain yang juga memiliki kemampuan yang sama hebatnya dengan kopi. Inilah daftar enam minuman yang dirilis Vogue.com.au yang bisa mengganti kopimu mendapatkan energi tersebut.

Matcha Green Tea / Teh Hijau Bubuk
Matcha adalah bubuk halus dari daun teh yang digiling. Matcha akan memberi manfaat yang jauh lebih besar ketimbang menikmati secangkir teh hijau. Ini seperti menikmati daun teh asli.

Ari Sumarno, Purnomo dan Kuntoro terkait Soal Carut-Marut Energi

KONFRONTASI-Pemerhati ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy mengatakan bahwa carut marut sektor energi di Indonesia sudah bermula sejak terlahir UU Migas nomor 22 tahun 2001 menggantikan UU Migas nomor 8 tahun 1971. UU tersebut dinilainya sebagai regulasi yang mengawali penetuan harga berdasar mekanisme pasar. Bahkan, berdasarkan dokumen yang diperolehnya, UU migas yang jauh dari kata pro akan kepentingan rakyat ini terlahir atas dorongan dari Kuntoro Mangkusubroto, Purnomo Yusgiantoro dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Ahmad Syafii Maarif: Indonesia Hadapi keadaan Krisis Energi

JAKARTA-Pemerintah diingatkan untuk mulai mengelola potensi kekayaan alam sendiri. Hal itu demi mencapai kedaulatan negara dan berbangsa dalam sektor energi.

Menurut tokoh bangsa Ahmad Syafii Maarif, Indonesia sudah menghadapi keadaan krisis energi, sehingga jika tidak berhati hati-hati dalam setiap pengelolaannya akan bisa membahayakan kehidupan berbangsa. "Kekayaan kita itu sudah sampai pada titik lampu kuning," ujarnya kepada Republika, Rabu (3/6).

AS Kunjungi Iran untuk Jajaki Kerja Sama Energi

Konfrontasi - Delegasi asal Amerika Serikat akan mengunjungi Iran untuk menjajaki potensi kerja sama bidang energi dengan Teheran meski perundingan nuklir antara dua negara masih dilangsungkan, demikian pejabat kementerian minyak setempat mengatakan pada Senin (4/5).

Washington memberlakukan sanksi kepada Teheran dengan melarang semua perusahaan ataupun badan pemerintahan asal Amerika Serikat untuk berdagang secara langsung ataupun tidak lansung dengan sektor minyak di Iran. Washington juga melarang semua bentuk pembiayaan di bidang yang sama.

Blok Mahakam, Jokowi dan Isu Energi

KONFRONTASI- Energi saat ini merupakan sumber dari kehidupan manusia. Dimana kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan akan energi untuk kelangsungan kehidupan umat manusia mulai dari kebutuhan industri, transportasi, hingga kebutuhan rumah tangga. Berbicara tentang energi tidak lepas dari energi fosil (minyak dan gas bumi) yang hingga saat ini menjadi pemain utama dari kebutuhan energi di dunia dan tidak terkecuali di Indonesia.

ABB Yakin Indonesia Bisa Jadi Pusat Energi Terbarukan di Asia

KONFRONTASI-Perusahaan teknologi energi dan otomatisasi, ABB, optimistis bahwa Indonesia bisa menjadi salah satu pusat energi terbarukan di kawasan Asia.

Perlu dukungan semua pihak untuk mengoptimalkan pendayagunaan sumber energi terbarukan di Indonesia, sehingga upaya pemerintah mewujudkan konversi energi dan budidaya seperti tertuang Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2009 tentang Konservasi Energi, bisa dicapai, kata ABB dalam siaran persnya, Rabu.

Pernyataan JK soal Batubara Dikecam Publik, JK Terlalu Pragmatis

 

 

 

"Indonesia di Ambang Krisis Energi"

Dengan sisa cadangan minyak bumi yang ada kurang dari 10 tahun, dan meningkatnya aktivitas perekonomian nasional yang diramalkan oleh PricewaterhouseCoopers (PwC) bakal mencapai negara dengan produk domestik bruto terbesar kelima tahun 2030, bahkan nomor empat pada 2050 dari sisi purchasing power parity, maka perlu upaya luar biasa besar untuk mencukupi kebutuhan sektor energi nasional.

Pages