26 June 2019

Ekuador

Ekuador Habiskan Rp 917 Miliar untuk Assange

KONFRONTASI -  Penjemputan paksa pendiri Wikileaks Julian Assange dari Kedutaan Besar (Kedubes) Ekuador di London, Inggris, pekan lalu mengakhiri pelariannya selama tujuh tahun. Menurut New York Post, pemerintah Ekuador sudah mengeluarkan dana USD 6,5 juta (Rp 917 miliar) untuk keperluan Assange di gedung diplomatik mereka.

Sebagian besar dana tersebut dianggarkan untuk keperluan keamanan. Namun, kebutuhan sehari-hari seperti obat, makanan, dan ongkos mencuci juga masuk perhitungan.

Assange Dituduh Gunakan Kucing untuk Spionase, Wikileaks: Itu Cerita Gila!

KONFRONTASI-Daily Mail memutar sebuah kisah eksklusif, mengungkap detail tentang masa tinggal Assange di Kedutaan Besar Ekuador di London, Jumat. Sepotong kisah itu telah membuat bingung dengan klaim yang berani tetapi tidak berdasar, termasuk beberapa pernyataan yang cukup aneh oleh duta besar Ekuador.

Di antara hal-hal lain, Duta Besar Ekuador untuk Inggris Jaime Marchan mengemukakan kemungkinan besar kucing Assange yang terkenal mungkin melakukan sesuatu yang cerdik, mengklaim bahwa seluruh misi diplomatik bersikap waspada terhadap makhluk itu.

Pendiri WikiLeaks Ditangkap, Donald Trump: Itu Bukan Urusan Saya

Konfrontasi - Presiden AS Donald Trump mengaku tidak tahu apa-apa tentang WikiLeaks ketika ditanya soal penangkapan Julian Assange di London.

"Saya tidak tahu apa-apa tentang WikiLeaks. Itu bukan urusan saya dan saya tahu ada tindakan yang mesti dikenakan terhadap Julian Assange. Saya telah melihat apa yang terjadi dengan Assange," kata Trump, dikutip dari CNN, Jumat 12 April 2019.

Trump pada hari Kamis berulang kali membantah tahu tentang WikiLeaks dan Assange.

Inggris Tolak Ekuador Beri Diplomatik Untuk Julian Assange

Konfrontasi - Inggris menolak permintaan Ekuador untuk memberikan status diplomatik kepada pendiri WikiLeaks, Julian Assange, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris.

Assange telah bersembunyi selama lebih dari lima tahun di kedutaan besar Ekuador di London di mana dia mendapat suaka pada tahun 2012 untuk menghindari ekstradisi ke Swedia atas tuduhan perkosaan.

Mantap, Produk UMKM Indonesia Laku di Ekuador

Konfrontasi - Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asli Indonesia laris di Pameran Centro Interamericano de Artesanias Artes Pupulares (CIDAP) atau dikenal Pameran Pusat Kerajinan dan Kesenian Populer AntarAmerika di Cuenca, Ekuador, Amerika Selatan.

"Baru dua hari pameran dibuka sudah 70 persen produk-produk yang dipasarkan di stand Indonesia ludes terjual," kata Ketua Promosi Rombongan UMKM Indonesia Candra Saputra melalui keterangan tertulis kepada Antara di Jakarta, Minggu (19/11/2017).

Copa America: Brasil Gagal Tundukkan Ekuador

KONFRONTASI-Laga antara Tim Nasional Brasil melawan Ekuador berkesudahan imbang tanpa gol dalam pertandingan penyisihan Grup B Copa America Centenario di Stadion Rose Bowl, Pasadena, California, Minggu WIB.

KBRI Kirim Logistik ke Korban Gempa Bumi Ekuador

Konfrontasi - Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar RI di Quito memberikan bantuan untuk meringankan derita para korban gempa di Ekuador, kata keterangan pers Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Bantuan dari Indonesia itu dibawa oleh rombongan KBRI Quito yang dipimpin Duta Besar, Diennaryati Tjokrosuprihatono dan diserahkan kepada para pengungsi di tempat penampungan korban gempa bumi di Concordia, Santo Domingo, Ekuador.

Ekuador Kembali Digoyang Dua Gempa Besar

KONFRONTASI-Ekuador Barat kembali diguncang gempa sebanyak dua kali pada Rabu (18/5), satu bulan setelah terjadinya gempa terburuk yang melanda negara itu dalam beberapa dekade yang menewaskan sekitar 650 orang dan melukai lebih dari 16.600 lainnya.

Meskipun tingkat kerusakan belum jelas dalam gempa kali ini, Pacific Tsunami Warning Center menyatakan tidak mengeluarkan peringatan akan adanya bencana tsunami.

Gempa Ekuador: Korban Tewas Bertambah Jadi 646 Orang

KONFRONTASI-Korban tewas akibat gempa dahsyat berkekuatan 7,8 pada skala Richter di Ekuador pekan lalu meningkat menjadi 646 orang, kata Presiden Rafael Correa dalam siaran televisi pada Sabtu (23/4).

Gempa Sabtu pekan lalu, yang terburuk dalam hampir tujuh dasawarsa, melukai sekitar 12.500 orang dan 130 dinyatakan hilang di sepanjang pantai Pasifik negara itu.

"Ini hari-hari menyedihkan bagi Tanah Air," kata Correa, yang tampak terguncang, dalam siaran televisi rutin Sabtu.

Gempa Ekuador: Korban Tewas Capai 350 Orang

KONFRONTASI-Jumlah korban tewas akibat gempa bumi yang mengguncang Ekuador pada akhir pekan telah mencapai 350 korban jiwa. Sementara itu, ratusan warga yang selamat, dengan alat ala kadarnya berusaha menemukan kerabat dan keluarga mereka yang mungkin masih tertimbun.

Tim SAR dari Swiss, Spanyol, dan beberapa negara Amerika latin telah tiba di Ekuador untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan korban. Dikutip dari BBC, Senin, 18 April 2016, lebih dari 2.000 orang terluka akibat gempa bumi yang mencapai kekuatan hingga 7,8 Skala Richter.

Pages