27 January 2020

ekspor

Mendag Wajibkan Sertifikasi Mandiri Bagi Eksportir ke Uni Eropa

KONFRONTASI-Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, mengatakan sertifikasi mandiri bagi ekspor komoditas berfasilitas tanpa bea masuk ke Uni Eropa memudahkan pengusaha menyelesaikan administrasi.

“Sertifikasi mandiri pada implementasi sistem REX GSP diberlakukan mulai 1 Januari 2020, dan diwajibkan pada 1 Juli mendatang,” ujar Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, didampingi Karohumas, Olvy Andrianita, Jumat (17/1/2020).

Tanggapan Nelayan Pacitan Terkait Wacana Ekspor Baby Lobster

Konfrontasi - Wacana membuka kran ekspor baby lobster terus menuai beragam tanggapan. Nelayan Pantai Watukarung, Pacitan menolak rencana itu. Mereka beralasan habitat lobster akan punah jika benar dibiarkan ditangkap dan dijual bebas.

"Ndak setuju. Ndak setuju kalau lobster masih kecil-kecil ditangkap, ndak setuju saya," ucap Sumarno (50) nelayan penangkap lobster dikutip dari detikcom di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Watukarung, Sabtu (21/12/2019).

Kebun 'Kopi Lanang' Banyuwangi Kembali Ekspor Robusta ke Italia

Konfrontasi - Kopi robusta asal Banyuwangi semakin diminati pasar Italia. Setelah sebelumnya kopi hasil produksi perkebunan di kaki Gunung Ijen, kini kembali diekspor kopi dari Perkebunan Malangsari di wilayah pegunungan selatan Banyuwangi yang terkenal dengan produk 'kopi lanang'.

Ekspor tersebut diberangkatkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Dirut PT Perkebunan Nusantara XII, M. Cholidi di areal Perkebunan Malangsari, Kalibaru, Jumat (13/12/2019).

EKSPOR AKAR WANGI 10 PERSEN KE JEPANG

KONFRONTASI-  Ekspor minyak akar wangi atau "petiper oil" yang diproduksi di wilayah Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat setiap bulan antara 300 kilogram dan 400 kilogram, bebanyak 10 persen diantaranya dengan tujuan Jepang.

Karena itu, dengan adanya bencana dan tsunami tampakna tidak terlalu terpengaruh, mengingat 95 peren lagi dari "petiper oil" tersebut diekspor ke negara lain ," kata Ketua Asosiasi Pengelola Minyak Atsiri, Jawa Barat, Ede Kadarusman di Garut, Rabu.

Mentan Targetkan Ekspor 500 Ribu Ton Beras Pada 2020

KONFRONTASI-Pemerintah menargetkan dapat mengekspor beras premium sebanyak 100 ribu hingga 500 ribu ton pada 2020.

"Terkait ekspor beras saya akan mempersiapkan mulai dari bibit, mulai dari kesiapan lahan, irigasi, tesnya dimana. Harus bisa bersaing dengan beras-beras yang ada dari negara lain," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kantor Presiden Jakarta pada Rabu.

Menurut dia, pemerintah akan mempersiapkan kebutuhan untuk mendukung ekspor beras itu pada Januari 2020, sehingga pada Maret atau April dapat dilakukan pengiriman keluar.

Fundamental Kinerja Ekspor Mesti Diperbaiki

KONFRONTASI-Anggota Komisi XI DPR Junaidi Auly mengharapkan adanya perbaikan fundamental terhadap kinerja ekspor yang masih melemah dan defisit.

"Kami di DPR berharap pemerintah memiliki strategi-strategi jitu agar neraca perdagangan kita bisa surplus, dimana surplus itu ditopang oleh perbaikan fundamental ekspor," kata Junaidi dalam pernyataan di Jakarta, Rabu.

Junaidi mengatakan pembenahan fundamental ini sangat penting karena ekspor mempunyai peranan penting terhadap pelaksanaan ekonomi nasional.

Jawa Timur Ekspor 291,5 Ton Buah Mangga ke Pasar Dunia

Konfrontasi - Sebanyak 291,5 ton buah Mangga asal Jawa Timur, berhasil menembus pasar ekspor 9 negara besar di Asia, Eropa dan Amerika. Lalu lintas pengiriman ini merupakan akumulasi ekspor mangga selama tahun 2019 dengan nilai transaksi mencapai Rp 489 miliar.

PT Dahana Ekspor Bahan Peledak Senilai Rp9,6 Miliar

KONFRONTASI-PT Dahana (Persero) pada tahun 2019 mencatatkan kinerja ekspor bahan peledak senilai Rp9,6 miliar ke pasar internasional.

Direktur Utama PT Dahana Budi Antono di Jakarta, Selasa menyebutkan pada tahun 2019 ekspor terbesar adalah ke dua negara, yaitu Timor Leste dan Australia.

Ekspor ke Australia dibukukan senilai Rp7,02 miliar, sedangkan ke Timor Leste Rp2,57 miliar. Sebagian bahan peledak tersebut terdiri dari Dayagel Extra sebanyak 209,5 ton kg serta Ammonium nitrate 180 ton.

Keren, PT DI Ekspor Pesawat Militer ke Nepal

KONFRONTASI-PT Dirgantara Indonesia (DI) ekspor satu pesawat tipe CN235-220 Military Transport ke Nepal untuk Nepalese Army. Pesawat ini rencananya tiba pada 2 November 2019 di Kathmandu, Nepal.

Pada pesawat tersebut akan dilakukan Flight Training lanjutan dan Final Acceptance Flight oleh Nepalese Army. Penandatanganan kontrak pengadaan 1 (satu) unit pesawat terbang CN235-220 Military Transport tersebut dilakukan 16 Juni 2017.

Ekspor Karet Sumut Masih Loyo

KONFRONTASI- Penurunan volume ekspor karet dari Sumatera Utara (Sumut) masih berlanjut menjadi hanya sebanyak 308.487 ton hingga September 2019 akibat perekonomian dunia yang masih melemah.

"Pada periode Januari - September 2018, volume ekspor karet Sumut masih bisa 346.610 ton," ujar Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut Edy Irwansyah di Medan, Sabtu.

Menurut dia, penurunan ekspor sebagai dampak pelemahan ekonomi secara global yang menyebabkan berkurangnya permintaan karet di pasar internasional.

Pages