15 October 2019

Drajad Wibowo

Berkat Pembisik Jokowi, Kebenaran Terungkap: Prabowo Benar-benar Patriot Sejati

KONFRONTASI - Setelah Wakil Presiden Jusuf Kalla turun bicara dan meluruskan persoalan, serangan petahana Joko Widodo kepada Capres 02 Prabowo Subiyanto saat debat capres pekan lalu tentang kepemilikan lahan di Kalimantan Timur dan Aceh menjadi bumerang.

Politisi PAN Drajad Wibowo mengatakan serangan personal dari Jokowi itu patut disyukuri karena telah membongkar kebenaran fakta lain. 

Apa Faedahnya Jokowi Kutip Game of Thrones, Serial yang Penuh Ketelanjangan dan Kekerasan?

KONFRONTASI-Ekonom Dradjad H Wibowo mengkritik pidato Presiden Joko Widodo dalam pembukaan pleno Annual Meeting IMF & World Bank di Bali yang mengutip kisah serial televisi Game of Thrones. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mempertanyakan manfaat presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi tersebut menukil kisah Game of Thrones bagi Indonesia.

Pemerintah Harus Jujur, Berapa Biaya yang Dikeluarkan untuk Duduk di DK-PBB?

KONFRONTASI-Euforia yang ditunjukkan dalam menyambut Indonesia jadi Anggota Tidak Tetap (ATT) Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ternyata bukan peristiwa yang harus dibanggakan.

Soalnya, ada negara yang malah menolak mentah-mentah meski ditunjuk jadi ATT DK PBB seperti di antaranya dilakukan Arab Saudi.

Demikian juga sejumlah alasan lainnya yang disampaikan ekonom dan politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad Wibowo, Minggu (10/6/2018).

Pemerintahan Jokowi Terbukti Anti Kritik, Jaga Amien Rais dari Ancaman Luhut Panjaitan

KONFRONTASI - Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN, Dradjad H Wibowo, mengatakan reaksi Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan terhadap Amien Rais menunjukkan bahwa di dalam pemerintahan Jokowi ada yang anti terhadap kritik.

"Reaksi LBP (Luhut Binsar Panjaitan) itu menjadi iklan yang buruk bagi pemerintahan Jokowi. Mengapa? Karena bisa dipakai sebagai pembenaran, bahwa pemerintahan Jokowi terkesan senang mencari kesalahan dari pihak yang berbeda pandangan dan atau berseberangan," kata Dradjad, dalam keterangannya, Selasa 20 Maret 2018.

Sri Mulyani Penganut Neoliberalisme, Ketimpangan di Indonesia Bisa Makin Melebar

KONFRONTASI-Langkah Presiden Jokowi menjadikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan saat mengumumkan reshuffle kabinet Jilid II baru-baru ini membuat banyak pihak kaget. Tak terkecuali, politisi PAN Drajat Wibowo.

Drajad Sesalkan Jokowi Masih Percaya Mafia Berkeley, Nawacita Makin Jauh dari Harapan

KONFRONTASI - Ekonom senior Dradjad H Wibowo menilai Reshuffle dalam bentuk apapun tidak akan menolong rupiah, apabila dilihat dari sisi pelemahan rupiah dan dampaknya terhadap perekonomian.

Menurut Dradjad, tindakan pelaku pasar keuangan global sekarang dipengaruhi dua hal. Pertama, ekspektasi dan spekulasi terhadap kenaikan suku bunga the Fed.

Zulkifli Menang, Drajad Wibowo Tinggalkan Pentas Politik, Ada Apa?

KONFRONTASI-Kemenangan Zulkifli Hassan disambut ucapan selamat tinggal dari Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo. Meski demikian ia pun mengucapkan selamat untuk Zulkifli Hasan yang terpilih sebagai ketua umum periode 2015-2020. Kemenangan Zulkifli itu menjadi momentum bagi Dradjad untuk berhenti sementara dari pentas politik.

"Saya mengucapkan selamat kepada Bang Zul dan Pak Amien. Saya pribadi sudah memutuskan istirahat dahulu dari keparpolan dan politik praktis, kembali menekuni profesi," kata Dradjad di Bali, Senin (2/3).

PAN Minta DPR, Polri dan Kejagung Proaktif Periksa Tuduhan Hasto pada Samad

KONFRONTASI -  Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo mengatakan hal paling mengkhawatirkan dari pernyataan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto terkait dengan sepak terjang Abraham Samad saat Pilpres 2014 adalah tuduhan mengenai adanya penyadapan terhadap satu hal yang di luar perkara yang sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Penyadapan di luar perkara ini adalah tuduhan abuse of power dan pelanggaran privasi yg luar biasa serius," ungkap Dradjad H Wibowo Jumat (23/1)

Soal Pemilihan Ketum PAN, Drajad Wibowo: Sebaiknya Aklamasi!

KONFRONTAS-Terkait pemilihan ketua umum PAN periode 2015-2010, Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo mengatakan sebaiknya hal tersebut dilakukan secara aklamasi.

"Jika pemilihan ketua umum dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara maka akan menimbulkan konflik di antara yang dapat membela partai," kata Dradjad Wibowo pada diskusi "Trend Aklamasi dan Regenerasi Kepemimpinan Parpol" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (12/1).

Larangan Menteri Injak Senayan Contoh Buruk Ketatanegaraan, Jokowi Bukan Negarawan, Tapi Presiden Partisan

KONFRONTASI -  Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo mengatakan larangan Presiden Joko Widodo pada para menteri Kabinet Kerja untuk menghadiri dapat dengan DPR merupakan preseden buruk ketatanegaraan.

"Jadi nanti DPR boleh-boleh saja tidak mau membahas dulu RAPBNP 2015, persetujuan Panglima TNI dan Kapolri, permohonan penyertaan modal pemerintah pada BUMN, dan seterusnya. Presiden Jokowi sudah mendegradasi dirinya menjadi hanya Presiden KIH, bukan Presiden Republik Indonesia," ungkap Dradjad Selasa (25/11)

Pages