20 April 2018

DPR RI

Data Facebook Indonesia Bocor, DPR Pikir-pikir Bentuk Pansus

Konfrontasi - Dugaan bobolnya data satu juta pengguna Facebook di Indonesia dianggap merupakan masalah yang oleh Komisi I DPR. Karena itu, Facebook Indonesia pada pekan depan akan dipanggil ke DPR untuk menjelaskan mengenai hal ini. 

"Minggu depan kita akan panggil dan kita sudah jadwalkan, dan tapi belum tahu konfirmasi mereka. Tapi kita rencanakan memanggil hari Rabu perwakilan dari FB," kata Anggota DPR Komisi I, Meutya Hafid, di Jakarta, Jumat 6 April 2018.

Anggota DPR Kritik Perilaku Driver Taksi Online di Depan Kapolri

Konfrontasi - Anggota Komisi III DPR dari F-Gerindra Wihadi Wiyanto mengkritik perilaku driver taksi online di hadapan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Menurut Wihadi, banyak driver taksi online yang merusak tatanan berkendara. 

Ketua DPR Minta "Vitamin" dari KAHMI untuk Kritik Pemerintah

Konfrontasi - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) selalu kritis terhadap berbagai persoalan bangsa dan turut berperan besar dalam pembangunan. KAHMI diharapkannya dapat mendorong pengembangan profesi wirausaha yang saat ini masih kurang diminati, khususnya di kalangan anak muda.

Ketua DPR ke Gedung KPK, Ada Apa?

Konfrontasi - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengaku ingin memperbaiki hubungan DPR dengan KPK. Langkah itu disebut Bamsoet demi mendapatkan kepercayaan publik pada DPR.

Komisi II DPR Tuding Isu Gaji PNS dan Honorer Berbau Politis

Konfrontasi - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria menilai rencana kenaikan gaji PNS dan pengangkatan guru honorer menjadi CPNS sarat dengan muatan politis.

Politikus Partai Gerindra ini tidak asal tuding. Dia menyampaikan alasan, pertama isu ini menurutnya sudah masuk dalam janji kampanye Jokowi-JK pada Pilpres 2014.

Selain berjanji mengangkat honorer menjadi CPNS, meningkatkan kesejahteraan PNS, TNI dan Polri, juga menjanjikan mengangkat perangkat desa menjadi PNS.

Tags: 

Bamsoet: DPR Tetap Akhiri Pansus Hak Angket

Konfrontasi - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan masa kerja Panitia Khusus Hak Angket untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus Angket KPK) tetap akan diakhiri. DPR tak akan terpengaruh putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan uji materi, terkait keberadaan Pansus terebut. 

DPR RI: Pemotongan Gaji ASN Diduga untuk Tambal Defisit Anggaran

KONFRONTASI -  Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan menduga, pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) muslim tak lebih sebagai upaya pemerintah untuk menutupi semakin menganganya defisit keuangan negara.

"Ini akan menimbulkan polemik. Bahkan, sampai pada anggapan bahwa pemerintah sedang mencari dana untuk menambal defisit anggaran saat ini," sindirnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (9/2/2018).

Tak hanya itu, menurutnya, menjadi sangat aneh ketika negara terlalu jauh mengintervensi ranah privat setiap warganya.

Tolak Pindah Partai, Fahri Hamzah Pasrah Tak Jadi Anggota DPR Lagi

Konfrontasi - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah terancam tak akan melenggang ke Senayan lagi pada periode selanjutnya.

Anggota DPR tiga periode berturut-turut ini tak diusung lagi sebagai calon legislatif oleh Partai Keadilan Sejahtera.

"Nama saya sudah enggak ada di caleg PKS, tetapi saya tidak peduli soal itu," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Isu DPR Legalkan LGBT, Bamsoet Dapat Wejangan dari Buya Syafii

Konfrontasi - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menemui Buya Syafii Maarif pada akhir pekan. Dalam pertemuan itu, Bamsoet mengaku mendapat wejangan agar tidak melegalkan LGBT.

Pertemuan itu berlangsung selama 1 jam pada Minggu (21/1/2018). Ada pula budayawan Romo Benny Susetyo dan tokoh Muhammadiyah Defy Indiyanto yang mendampingi. 

Bamsoet mengatakan pertemuan itu cair dan penuh canda tawa. Buya Syafii meminta agar Bamsoet yang baru dilantik sebagai Ketua DPR agar mengembalikan DPR menjadi lembaga terhormat. 

5 Fraksi DPR Setujui LGBT, Ini Kata Menteri Agama

Konfrontasi - Menteri Agama, Lukman Saifuddin, terkejut lima fraksi di DPR menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

"Saya kaget sekali berita itu. LGBT itu sesuatu yang sama sekali tidak ditoleransi agama apapun. Apalagi agama Islam," kata dia, usai menghadiri Tanwir I Aisyiyah, di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (20/1/2018).

Apapun alasannya, lanjut dia, semua agama tidak menoleransi tindakan perilaku LGBT. Dia mengaku tak bisa berkomentar banyak terkait hal itu

"Jadi ya ditanyakan lebih lanjut kepada yang bersangkutan," katanya.

Sebelumnya, Ketua MPR, Zulkifli Hasan, mengungkapkan ada lima fraksi di DPR yang menyetujui perilaku LGBT. 

"Saat ini di DPR sedang dibahas soal Undang-Undang LGBT atau pernikahan sesama jenis. Sudah ada lima partai politik menyetujui LGBT," kata Hasan, saat menghadiri acara yang sama, yaitu Tanwir I Aisyiyah, di Surabaya, Sabtu (20/1).

Namun saat ditanya fraksi mana saja yang menyetujui, dia enggan menyebutkan dan memastikan Fraksi PAN DPR menolak.

Pages