21 November 2017

Donald Trump

Hillary: Trump Terobsesi pada Saya

Konfrontasi - Perang kata-kata antara Hillary Clinton dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump nampaknya tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Keduanya terlibat "peperangan" sejak masa kampanye pemilu di AS yang berlangsung pada pertengahan, hingga akhir tahun lalu.

Berbicara saat peringatan 25 tahun terpilihnya Bill Clinton sebagai Presiden AS di Little Rock di Arkansas, Hillary menyatakan, Trump terus menerus membicarakannya. Dan, Hillary tidak melihat adanya tanda-tanda kondisi itu akan berakhir.

Kue Pernikahan Donald Trump Dilelang Mulai Rp3,3 Juta, Mau?

Konfrontasi - Beberapa waktu lalu, kue pernikahan Kate Middleton dan Pangeran William dilelang mulai harga Rp17 juta. Kini, kue pernikahan milik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Melania juga akan dilelang.

Kue ini dibuat pada 2005. Bentuknya adalah kue chocolate truffle dengan white frosting berhiaskan mawar putih di atasnya.

Kesal Disebut Orang Tua Gila, Trump Hina Bentuk Tubuh Kim Jong Un

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan pimpinan Korea Utara, Kim Jong Un, lagi-lagi terlibat dalam perang mulut. Kali ini, keduanya saling menghina kondisi tubuh. 

Perang mulut ini diawali oleh hinaan Kim Jong Un kepada Trump. Diktator itu, menyebut Trump dengan panggilan 'Orang Tua Gila'. Hinaan itu dilontarkan Kim Jong Un melalui Kementerian Luar Negerinya.

Trump sudah tentu tak terima dengan penghinaan itu. Dia lalu membalasnya dengan menyebut Kim Jong Un  'Pendek dan Gemuk'.

Mantan Pengawal Beberkan Trump Pernah Ditawari Lima PSK di Rusia

Konfrontasi - Seorang mantan pengawal pribadi Presiden AS Donald Trump menyebut sang presiden pernah ditawari lima pekerja seks komersial (PSK) di Rusia.

Kesaksian Keith Schiller, si mantan pengawal, di hadapan Kongres AS itu disebutkan oleh dua sumber kepada NBC News, Kamis (9/11/2017).

Dikatakan insiden penawaran PSK itu terjadi saat kunjungan Trump ke Rusia pada 2013 lalu untuk menghadiri kontes kecantikan Miss Universe.

Perempuan yang ditawarkan bukanlah sekadar PSK, melainkan perempuan penghibur kelas atas, yang dijanjikan akan didatangkan ke kamar hotel tempat Trump menginap di sana.

Saat itu, Schiller menanggapi tawaran tersebut layaknya sebuah lelucon dan menolaknya.

"Kami tidak menerima hal-hal seperti itu," demikian respons Schiller ketika itu, menurut pengakuannya.

Pada malam hari, Schiller kemudian melaporkan soal tawaran itu kepada Trump sembari pengusaha real estate itu berjalan ke kamarnya. Schiller mengaku dirinya dan Trump hanya menertawakan hal itu, lalu Trump masuk ke kamarnya tanpa ditemani siapapun.

Meski demikian, Schiller tidak tahu apa yang sepenuhnya terjadi pada malam itu, lantaran dirinya juga segera pergi tidur. Namun, Schiller meyakini malam itu tidak terjadi apapun.

Trump Tekan Beijing Terkait Perdagangan dan Korut

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Kamis, meminta China berbuat lebih banyak untuk menyelesaikan masalah nuklir Korea Utara dan mengatakan perdagangan dwipihak, yang dilakukannya, tidak adil bagi Amerika Serikat.

Trump Desak Korut Maju ke Meja Perundingan

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat (AS) mendesak Korea Utara (Korut) untuk "membuat kesepakatan." Hal itu jelang kunjungannya ke China di mana pembangunan dan perdagangan militer Pyongyang akan masuk dalam agenda.

Dalam sebuah pergeseran dari nada agresifnya terhadap negara nakal itu, Trump mengatakan bahwa diplomasi bisa menjadi pilihan dalam menghadapi provokasi militer Korut.

"Masuk akal bagi Korea Utara untuk datang ke meja perundingan dan membuat kesepakatan yang baik untuk rakyat Korea Utara dan dunia," kata Trump, pada sebuah konferensi pers bersama dengan Moon Jae-in, presiden Korea Selatan (Korsel), di Seoul seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (7/11/2017).

Trump juga memuji Xi Jinping, presiden China, karena sangat membantu dalam masalah Korut dan tampaknya mengindikasikan bahwa China dapat mengungkap langkah-langkah baru untuk menghadapi Pyongyang.

"Kami akan segera mengetahui bagaimana bantuannya," ujar Trump singkat.

Presiden AS akan tiba di Beijing pada hari Rabu untuk apa yang bisa menjadi langkah tersulit dari tur lima negara Asia.

Dia ingin menekan para pemimpin China mengenai apa yang dia anggap sebagai praktik perdagangan tidak adil. Namun ia juga berusaha keras mendapatkan tindakan tegas dari China dalam mengekang program nuklir Korut.

Cina secara tradisional merupakan sekutu diplomatik Korut satu-satunya dan mitra dagang utama. Di bawah tekanan dari AS, negara itu menangguhkan impor batubara dan menerapkan sanksi PBB di industri utama awal tahun ini.

Tapi China tetap merupakan jalur ekonomi bagi rezim Kim Jong-un karena memasok sebagian besar energinya.

"China berusaha keras untuk mengatasi masalah ini dengan Korea Utara," Trump menambahkan.

"Jika kita mendapatkan China, jika kita mendapatkan Rusia kita akan berpikir bahwa segala sesuatunya akan terjadi dan itu bisa terjadi dengan sangat cepat," ujar Trump.

Pertemuan Xi Jinping-Trump Tentukan Hubungan China-AS di Masa Depan

KONFRONTASI-Pertemuan Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump di Beijing pada Rabu (8/11) hingga Jumat (10/11) akan menentukan masa depan hubungan China dan Amerika Serikat.

Trump merupakan kepala negara pertama yang melakukan kunjungan kenegaraan setelah Kongres ke-19 Partai Komunis China yang kembali menetapkan Xi sebagai Sekretaris Jenderal partai tersebut.

"Kami punya banyak persyaratan dalam kunjungan kenegaraan itu," kata Duta Besar China untuk AS Cui Tinkai sebagaimana dikutip Kantor Berita Xinhua, Senin.

Trump impeachment will change nothing

KONFRONTASI-US President Donald Trump’s impeachment would bring about no major change in America’s behavior, says an American political analyst, arguing that alternatives to Trump are equally bad if not worse.

Speaking to Press TV on Sunday, Stephen Lendman, a Chicago-based author and radio host, said there were plenty of reasons for Congress to remove Trump from his position but all of those reasons could be used against his predecessors as well.

Manfaatkan Forum APEC, Trump Minta Bantuan Putin untuk Jinakkan Korut

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berharap bisa bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada pertemuan puncak APEC di Vietnam. Pertemuan itu akan digunakannya untuk membahas permasalahan Korea Utara (Korut).

"Saya pikir kita berharap bertemu dengan Putin, ya," kata Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One dalam perjalanan ke Jepang.

"Kami ingin bantuan Putin di Korea Utara, dan kami akan bertemu dengan banyak pemimpin yang berbeda," sambungnya seperti disitat dari Daily Mail, Minggu (5/11/2017).

Akun Twitter Resminya Sempat Mati, Ini Komentar Donald Trump

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memiliki hampir 42 juta follower Twitter, mengomentari tutup sementara akun media sosialnya sebagai ulah orang jahat karena tahu betapa luasnya jangkauan akun miliknya itu.

"Akun Twitter saya dimatikan selama 11 menit oleh seorang karyawan yang jahat," kata Trump dalam posting Twitter, Jumat (3/11/2017) waktu AS, seperti dikutip Reuters. 

Pages