18 June 2019

Donald Trump

Trump Usir Kepala Staf Gedung Putih Gara-gara Batuk

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusir kepala staf gedung putih Mick Mulvaney karena batuk selama wawancara dengan ABC News.

Dalam rekaman ABC News, Trump tengah menjawab pertanyaan jurnalis dari program "This Week" George Stephanopoulos tentang laporan keuangannya kepada Senat.

Namun pada saat itu terdengar suara batuk dari seseorang yang tidak tampak di depan kamera.

"Mari kita ulang, dia batuk saat saya sedang menjawab pertanyaan" kata Trump.

Perang Dagang, India Berlakukan Tarif Tinggi Produk AS

Konfrontasi - India mengambil tindakan balasan kepada Amerika Serikat (AS) atas pengenaan tarif masuk yang tinggi atas produk ekspor mereka.
 
Dikutip dari Reuters, Minggu (16/6/2019), balasan India berupa kebijakan mengerek tarif masuk komoditas utama AS.

Orang Amerika Sebenarnya Lebih Menyukai Migran Muslim Dibanding Donald Trump

KONFRONTASI  - Muhammad Shamsi Ali sudah 18 tahun tinggal di New York, Amerika Serikat. Dia bukan orang Indonesia jadi warga sembarangan di 

negeri dengan julukan Abang Sam itu. Ustaz Shamsi, begitu dia dikenal ialah seorang Imam di Islamic Cultural Center of New York, Amerika Serikat.

Trump says US sending 1,000 troops to join the 4,000 already in Poland

KONFRONTASI - US President Donald Trump says the country is sending an additional 1,000 American soldiers to Poland to join the 4,000 already there.

Speaking at a joint press conference with visiting Polish President Andrzej Duda Wednesday, Trump made the announcement, further hailing the Warsaw government for supporting the plan.

“The Polish government will build these projects at no cost to the United States,” Trump said. “We thank President Duda and the people of Poland for their partnership in advancing our common security.”

Trump Dituduh Terima Suap untuk Perangi Iran

KONFRONTASI-Anggota Kongres dari partai Demokrat Alexandria Ocasio-Cortez mengatakan, Presiden Amerika Serikat (AS) disuap agar berperang dengan Iran. Hal tersebut dikatakannya dengan mengunggah kutipan tweet dari reporter Washington Post David Fahrenthold, Jumat lalu.

"Orang-orang kuat berusaha untuk menyuap Presiden ke dalam perang dengan Iran," kata Ocasio-Cortez seperti dilansir Haaretz, Selasa (11/6).

Trump Tak Persoalkan Sanksi Uni Eropa Terhadap Google

KONFRONTASI- Presiden Donald Trump tidak mempermasalahkan sanksi Uni Eropa kepada raksasa teknologi AS. Bahkan sanksi tersebut bisa ditiru oleh Amerika Serikat. Hal ini disampaikan oleh Presiden Donald Trump kepada CNBC International, Selasa (11/6/2019).

Donald Trump mendukung penyelidikan Uni Eropa pada raksasa teknologi AS ketika ada konsentrasi kekuasaan di raksasa teknologi tersebut.

"Kita harus melakukan apa yang mereka lakukan," jelas Presiden Donald Trump.

Trump Ancam Perlebar Perang Dagang dengan Meksiko

Konfrontasi - Presiden AS Donald Trump, sepertinya, menganggap sanksi tarif sebagai cara paling ampuh untuk menaklukkan negara lain. Pada saat perselisihan dengan Tiongkok masih panas, Trump memantik perang baru dengan Meksiko. Temanya masih sama, seputar bisnis dan perdagangan.

Wacana Pemakzulan Donald Trump Kembali Menghangat

Konfrontasi - Wacana pelengseran Presiden AS Donald Trump kembali menghangat. Penyebabnya adalah pernyataan jaksa khusus Robert Mueller yang menyelidiki keterlibatan Rusia dalam Pemilu AS 2016.

Untuk kali pertama, Mueller buka suara sejak hasil penyelidikannya keluar bulan lalu. Dalam paparannya, Mueller memerinci 10 contoh usaha Trump menghalangi penyelidikan. Itulah tindak kriminal.

Trump Tidak Berniat Gulingkan Rezim Iran

KONFRONTASI - Pemerintahan Amerika Serika Serikat  tidak berniat untuk menggulingkan rezim berkuasa di Republik Islam Iran. Presiden AS, Donald Trump, menyambut baik inisiatif Jepang untuk menjadi mediator konflik AS-Iran.

Saat jumpa pers bersama dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Senin (27/5), Trump menjelaskan duduk perkara antara negaranya dengan Iran. 

"Saya sama sekali tidak berniat untuk menyakiti Iran. Yang dilakukan hanya memaksa mereka dengan kalimat 'tidak untuk senjata nuklir," ujar Trump. 

Korut Kembali Uji Coba Nuklir, Trump: Saya Tak Terganggu

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengaku tidak terganggu dengan uji coba rudal yang dilakukan oleh Korea Utara (Korut). Trump menyebut Korut hanya melakukan uji coba senjata kecil.

"Korut menembakkan beberapa senjata kecil, yang mengganggu sebagian orang saya, dan yang lain, tetapi bukan saya," kata Trump dalam sebuah pernyataan melalui akun Twitternya, seperti dilansir PressTV pada Minggu (26/5/2019).

Pages