26 April 2018

Donald Trump

Trump says he is weighing options for North Korea meeting

KONFRONTASI- U.S. President Donald Trump on Thursday said he is considering three or four dates as well as five locations for his meeting with North Korean leader Kim Jong Un, adding that it remains unclear whether the meeting will occur.

Trump, speaking in an interview on Fox News Channel, said that Secretary of State-designate Mike Pompeo’s meeting with Kim in North Korea a few weeks ago was unplanned.

Mantan Istri Minta Trump tak 'Nyapres' Lagi

KONFRONTASI-Ivana Trump, dalam wawancara dengan Page Six, mengatakan mantan suamianya yang kini presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tak perlu mencalon diri lagi pada Pemilu 2020.

"Dia sudah memiliki kehidupan yang baik dan dia sudah punya segalanya," kata Ivana.

Donald akan berusia antara 74-73 tahun pada Pemilu 2020.

"Mungkin dia pergi saja dan bermain golf serta menikmati kekayaannya," kata Ivana.

Ivana mengaku berbicara dengan Trump setiap bulan dan dia menganggap Trump telah kehilangan kebebasannya.

Rand Paul flips, voices support for hawkish Pompeo

KONFRONTASI - US Senator Rand Paul has voiced support for nomination of former CIA Director Mike Pompeo as the new secretary of state in the administration of US President Donald Trump.

"Having received assurances from President Trump and Director Pompeo that he agrees with the President on these important issues, I have decided to support his nomination to be our next Secretary of State," the Kentucky lawmaker said in tweet on Monday.

Maddow warns of ‘perception’ Trump ordered strikes to distract from scandals

KONFRONTASI-MSNBC host Rachel Maddow on Friday warned that the "perception" that US President Donald Trump ordered military strikes in Syria to distract from the domestic scandals plaguing his presidency would hurt their effectiveness.

Ups, Donald Trump Punya Anak di Luar Nikah

KONFRONTASI-Isu tak sedap terus menghantam Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Setelah skandal seksnya dengan Stormy Daniels dan Karen McDougal terbongkar, isu trump punya anak di luar nikah merebak.

Seperti dikutip dari DailyMail, Jumat (13/4/2018), Trump dikabarkan memiliki anak di luar nikah dari seorang wanita yang tak lain adalah mantan asistennya sendiri.

Informasi tersebut disampaikan oleh mantan penjaga pintu Trump World Tower di Manhattan New York bernama Dino Sajudin.

Pria berusia 46 tahun itu membuat pernyataan resmi menanggapi laporan Associated Press dan The New Yorker mengenai hubungan Trump dengan seorang asisten hingga sang asisten melahirkan anak di luar nikah.

The New Yorker melaporkan, mereka tidak menemukan bukti kuat untuk mendukung klaim Dino Sajudin bahwa Trump memiliki anak perempuan yang saat ini berusia 29 tahun.

Dibayar untuk Tidak Memuat Skandal Trump

Penulis National Enquirer, Dylan Howard, mengkonfirmasi pembayaran dalam sebuah artikel di halaman berita selebriti, Radar Online, perusahaan milik American Media Inc (AMI).

AMI ketika dihubungi mengkonfirmasi pembayaran yang dilakukan kepada Sajudin. Mengutip sumber rahasia dari AMI, penulis Ronan Farrow dari The New Yorker mengatakan, National Enquirer memutuskan untuk menyelidiki masalah ini.

Ini setelah membeli hak eksklusif dari cerita, secara khusus melindungi reputasi Trump untuk tetap aman dalam pemilihan presiden pada tahun 2016. Praktik itu dianggap sebagai upaya ‘membayar informasi’ untuk tidak dimuat di media AS.

Namun AMI kemudian membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa cerita Trump memiliki anak di luar nikah tidak dipublikasikan karena tidak memiliki kredibilitas.

The New Yorker juga melaporkan, sumber internal AMI percaya praktik ‘membeli berita’ telah berhasil melindungi ‘kerja sama’ antara Trump dan Chief Executive Officer AMI, David Pecker.

Hoax Pengaruhi Pilpres AS 2016?

Konfrontasi - Studi dari Ohio State University mengemukakan berita palsu mungkin saja berperan dalam memenangkan Donald Trump pada Pemilu Presiden Amerika Serikat 2016 lalu.

Trump, May not invited to Royal wedding

KONFRONTASI - US President Donald Trump and British Prime Minister Theresa May have not been invited to the wedding of Prince Harry and US actress Meghan Markle, British media have reported.

Contacted by AFP, a spokesman for Kensington Palace, the prince's official residence, said: "It has been decided that an official list of political leaders -- both UK and international -- is not required for Prince Harry and Markle's wedding".

Fokus Suriah, Trump Batal Kunjungan ke Amerika Latin

KONFRONTASI - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan membatalkan kunjungan resmi pertamanya ke Amerika Latin pada pekan ini guna memusatkan perhatian pada langkah untuk menanggapi dugaan serangan senjata kimia di Suriah, kata Gedung Putih, Selasa.

Kantor Pengacara Digeledah FBI, Trump Murka

KONFRONTASI-Badan Intelijen Federal Amerika Serikat, FBI, menggeledah kantor dan kediaman pengacara pribadi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Michael Cohen, Senin (9/4). Penggeledahan tersebut membuat Trump murka dan menyebutnya sebagai sebuah penghinaan.

Salah seorang sumber CNN menyatakan dalam penggeledahan di rumah Cohen, sejumlah dokumen yang disita adalah informasi terkait Stephanie Clifford. Clifford, yang lebih dikenal dengan nama Stormy Daniels, adalah aktris porno yang diduga berselingkuh dengan Trump pada 2006. Dugaan itu telah dibantah Gedung Putih.

Sumber yang dekat dengan masalah tersebut mengatakan surat perintah penggeledahan mengatur penyitaan barang yang sangat luas. Sumber lain menyebut yang disita termasuk catatan bank.

Stephen Ryan, pengacara Cohen dalam sebuah pernyataan mengatakan Kantor Kejaksaan AS Distrik Selatan New York telah melaksanakan 'serangkaian perintah penggeledahan' termasuk di kantornya, dan 'menyita komunikasi istimewa' antara Cohen dengan klien-kliennya.

Trump mengecam penggeledahan itu sebagai 'situasi penghinaan' dan 'serangan terhadap negara kita'. Pejabat Gedung Putih menyatakan Trump menyaksikan berita penggeledahan itu di televisi dan dia mengetahui soal itu sebelum tersiar di media massa.

Penggeledahan terhadap Cohen juga dilakukan di Hotel Loew's Regency, dimana dia tinggal. Sumber CNN menyatakan diperkirakan belasan agen FBI terlibat dalam penggeledahan.

Lihat juga: Jaksa Periksa Elite Kaya Rusia Terkait Kolusi Trump

Menurut Ryan, penggeledahan tersebut tidak pantas dan tidak perlu. Dia menambahkan bahwa Kejaksaan Federa telah menyatakan penggeledahan itu sebagian dari rujukan dari kantor Penasihat Khusus Robert Mueller.

"Saya diberi tahu Kejaksaan bahwa aksi New York, sebagian adalah rujukan Kantor Penasihat Khusus, Robert Mueller," kata Ryan dalam pernyataannya. Dia menyatakan penyitaan dokumen komunikasi rahasia antara pengacara dan kliennya seharusnya tidak perlu dilakukan.

"Taktik pemerintah juga salah karena Cohen sepenuhnya bekerja sama dengan seluruh entitas pemerintah, termasuk memberikan ribuan dokumen ke Kongres dan memberikan deposisi di bawah sumpah," kata Ryan.

Sumber yang dekat dengan Gedung Putih memperingatkan bahwa keputusan Mueller dapat mendorong Trump untuk mengambil tindakan terhadap Kantor Penasihat Khusus.

Penggeledahan di rumah Cohen disambut Trump dengan murka. Dia menyatakan bahwa agen federal menerobos masuk ke kantor pengacara pribadinya itu sebagai sebuah penghinaan.

Trump vows quick action on 'barbaric' Syria chemical attack

KONFRONTASI-U.S. President Donald Trump on Monday promised quick, forceful action in response to a “barbaric” suspected chemical weapons attack in Syria, appearing to suggest a potential military response.

Speaking at a meeting with military leaders and national security advisers, Trump said he would make a decision by Monday night “or very shortly thereafter” on a response, adding that the United States had “a lot of options militarily” on Syria.

“But we can’t let atrocities like we all witnessed ... we can’t let that happen in our world ... especially when we’re able to because of the power of the United States, the power of our country, we’re able to stop it.”

The suspected chemical weapons attack late on Saturday killed at least 60 people, with more than 1,000 injured in several sites in Douma, a city near the capital, Damascus, according to a Syrian aid organization.

Two days later, the White House was still only able to say that the attack fit the pattern of Syrian President Bashar al-Assad’s chemical weapon use.

Initial U.S. assessments have so far been unable to determine conclusively what materials were used in the attack and could not say with 100 percent certainty that Assad’s government forces were behind it.

Asked at a Cabinet meeting earlier on Monday if Russian President Vladimir Putin bore any responsibility for the attack, Trump said: “He may, yeah, he may. And if he does, it’s going to be very tough, very tough.”

On Sunday, the U.S. president who had sought warmer relations with Russia criticized Putin by name on Twitter as he castigated Russia and Iran for backing “Animal Assad.”

The U.S. envoy to the United Nations, Nikki Haley, said Washington “will respond” to the attack regardless of whether the U.N. Security Council acts or not.

The Syrian government and its ally Russia have denied involvement in the attack.

International bodies led by the Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW) were trying to establish exactly what happened in Douma, a rebel-held town in the eastern Ghouta district.

Pages