23 May 2019

Dipidana

Eggi Sudjana: Saya Tak Bisa Dipidana

KONFRONTASI -   Eggi Sudjana, tersangka kasus makar menyatakan bahwa dirinya sebagai advokat tidak dapat dipidana, sesuai Undang-undang Nomor 18 Tahun 2003 Pasal 16.

“Advokat tidak dapat dipidana atau digugat baik di dalam ataupun di luar sidang. Itu juga merupakan keputusan dari Mahkamah Konstitusi No. 26 Tahun 2014,” kata Eggi usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Selasa (14/5/2019) malam.


Eggi menambahkan bahwa selain status sebagai advokat, ada beberapa hal lain yang menjadi alasan dirinya menolak ditahan.

Rusmin Effendy : Salah Data Quick Count Bisa Dipidana

KONFRONTASI -   

Pengamat politik Rusmin Effendy menegaskan, lembaga survei yang melakukan hasil hitung atau quick count dapat diancam pidana dengan delik menyebarkan kabar bohong. Pasalnya ada unsur kesengajaaan mengiring opini publik dengan cara melegitimasi kemenangan kubu petahana.

Ombudsman Minta Meikarta Hentikan Pemasaran atau Dipidana

KONFRONTASI -  Polemik Kota Meikarta besutan Lippo Group mendapat perhatian Ombudsman RI. Ombudsman mempertanyakan legalitas proses pemasaran, sebab sampai saat ini Lippi belum juga mengantongi izin yang lengkap baik dari pemda maupun pemprov.

Komisioner Ombudsman RI, Alamsyah menyarankan agar Meikarta menghentikan proses pemasarannya, hal tersebut ia utarakan dengan pertimbangan regulasi dalam UU nomor 20 tahun 2011.

Jangan-jangan Jokowi Yang Dipidanakan Setelah Lengser, kata Waketum Gerindra

KONFRONTASI -  Presiden Joko Widodo dianggap telah mengintervensi hukum dan melanggar konstitusi. Hal itu terkait permintaannya agar penegak hukum agar tidak memidanakan pejabat pemerintah yang telah melakukan atau menetapkan suatu kebijakan yang diduga melanggar peraturan dan mengakibatkan kerugian negara atau rakyat.

Menkumham Desak Pelaku Pemerasan di Sialang Bungkuk Diproses Pidana

KONFRONTASI -  Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly meminta proses pidana diterapkan terhadap pegawai Rutan Kelas IIB Pekanbaru yang melakukan pemerasan terhadap narapidana karena hal itu tidak manusiawi.

"Keluhan sudah saya dengar dan memang betul-betul ada tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab dari staf melakukan pemerasan," katanya usai meninjau Rutan Pekanbaru di Pekanbaru, Minggu.

Menurut dia, ada kesengajaan dibiarkan menumpuk 1.800 tahanan di ruang tertentu agar bisa diperas.