14 December 2019

Denny JA

Denny JA, Tentang Sebuah Nama

Denny JA. Nama itu barangkali tak asing. Nama di antara pujian dan cibiran. Nama yang disebut-sebut oleh orang-orang yang menghormatinya—maupun membencinya. Man of ideas. Man of controversy.

Tentang Survei LSI Denny JA, Prof Dr Siti Zuhro: Lembaga Survei (LSI) Jangan Jual Kecap Untuk Bohongi Rakyat

JAKARTA- Lembaga Survei Jangan Lakukan Kebohongan Publik Terkait Elektabiltas Capres dan cawapres 2019.

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Siti Zuhro menyesalkan lembaga survei (LSI) Denny JA yang menyesatkan masyarakat terhadap survey Capres - cawapres untuk Pilpres 2019.

''Prinsipnya kami di LIPI itu kan boleh salah, tapi tidak boleh bohong. Kita meminta lembaga survei juga seperti itu, analisisinya atau mungkin margin of error-nya ternyata salah, tapi tidak boleh bohong,” sindir Zuhro.

Duit bikin Lembaga Survei Berotak Udang

Oleh: Nasrudin Joha, pemerhati politik survei

Hehe, mereka tidak bisa memungkiri bahwa suara umat Islam itu kunci. Kunci kemenangan. Sehingga, kerangka umum kampanye baik melalui jurkam langsung atau melalui 'Framing' survey surveyan, dibuat dalam kerangka untuk menggaruk suara pemilih Islam. Sayangnya, karena tak memahami suasana kebatinan umat Islam, pilihan modus operandi untuk menggaet suara umat Islam itu kolokan, kampungan.

Kalau Saya Jadi Denny JA, Saya Juga Utamakan Duit

Oleh:   Asyari Usman

 

Ada satu hal yang mungkin belum dipahami betul oleh publik perihal hasil suvei LSI Denny JA. Bahwa lembaga Lembaga survei itu biaya operasonalnya sangat besar. Apatah lagi si pemilik sudah menargetkan pendapatan pribadi sekian belas miliar setahun atau bahkan lebih.

Petarung Isu Kebangsaan dan Marketing Gagasan

Oleh: Denny JA

Itu sudah menjadi hukum besi sejarah. Hal baik yang tidak diorganisir akan dikalahkan oleh hal buruk yang diorganisir. Gagasan baik yang tidak diperjuangkan, digaungkan, disosialisasi bisa dikalahkan oleh gagasan buruk yang dimarketingkan secara efektif.

Meneguhkan Kembali Rumah Bersama Indonesia, Setelah Menurunnya Pendukung Pancasila

Oleh: Denny JA

Suatu ketika John F Kennedy berseru. Jika kita tak bisa mengakhiri perbedaan, setidaknya bersama kita bisa membuat dunia lebih aman untuk hidup dalam keberagaman dan perbedaan.

Apa yang dinyatakan Kennedy sebelumnya sudah dijalankan oleh Founding Fathers kita, antara lain Bung Karno, Mohamad Hatta, Mohammad Yamin, Ki Bagoes Hadi Koesoema, AA Maramis. Di tahun 1945, melalui sidang BPUPKI, mereka merumuskan dasar kesepakatan bernegara.

Pilkada 2018: Menjelaskan Kenaikan Luar Biasa Pendukung ASYIK di Jabar dan Sudirman-Ida di JATENG

Sebuah pertanggung jawaban akademik atas wilayah Pilkada yang Terasa “Pilpres”
 

Oleh: Denny JA

 Di hari pemilu presiden tahun 2016, di Amerika Serikat, koran paling besar, berpengaruh dan kredibel New York Times, menampilkan berita prediksi hasil pemili yang mencolok mata. Tulis koran ini bahkan dalam grafis: Probability Hillary terpilih menjadi presiden hari ini 85 persen. Sementara kemungkinan Trump yang menjadi presiden hanya 15 persen.

Quick Count, Survei, Kemenangan Partai dan Bagaimana soal Capres?

Oleh: Denny JA

Setiap peristiwa besar selalu melahirkan hikmah. Ada mutiara. Ada makna. Ada pelajaran.

Apa yang bisa kita petik dari peristiwa pilkada 2018 yang baru saja selesai? Pilkada 2018 jelaslah peristiwa besar karena secara serentak 171 wilayah memilih pemimpin. Di antaranya, 17 provinsi bertarung 17 calon gubernur.

Hikmah apa yang bisa kita renungkan  dari pilkada serentak? Empat hikmah ini semoga berguna.

Di Era Google, Aktivis Demokrasi Menyelami Samudera Alquran dan Temukan 10 Mutiara

Oleh: Denny JA

Di era Google, apa jadinya jika seorang aktivis demokrasi, yang mengagumi prinsip hak asasi manusia, yang suka puisi, dengan latar pendidikan barat yang kuat, lalu menyelami samudera Alquran selama bulan Ramadhan?

Para Nabi dan Rasul mendapatkan wahyu. Tapi untuk seorang aktivis, pemikir, penyair, penulis atau seorang pencari, cukuplah baginya mendapatkan inspirasi.

Mimpi Yang Bukan Ilusi

Oleh: Denny JA

Aku duduk di sana
Di tengah kerumunan massa
Mendengar penuh hikmah
Sang Guru  berkhotbah

“Wahai saudari dan saudara
Carilah dan temukan makna
Mengapa kau ada

Hidup layang layang putus
Bergerak karena arah angin
Hijarah lah!
Ubah!
Tetapkan anginmu sendiri
Ciptakan mimpi
Kejar
Wujudkan

Pages