21 April 2018

Daya Beli

Mendongkrak Daya Beli, Melambungkan Ekonomi: Perspektif Rizal Ramli

KONFRONTASI- Benarkah konsumsi publik turun? Silang pendapat perkara ini sepertinya belum segera berkesudahan. Masing-masing pihak keukeuh dengan pendapatnya. Pemerintah masuk gerbong penolaknya.

Sejumlah menteri ekonomi beranggapan, konsumsi publik tidak turun. Yang terjadi hanyalah shifting dari belanja off line ke online.

Pemerintah Fokuslah Mendongkrak Daya Beli, Melambungkan Ekonomi

 

Oleh *Edy Mulyadi *

 

Benarkah konsumsi publik turun? Silang pendapat perkara ini sepertinya belum segera berkesudahan. Masing-masing pihak keukeuh dengan pendapatnya. Pemerintah termasuk dalam gerbong penolak pendapat ini. Sejumlah menteri ekonomi beranggapan, konsumsi publik tidak turun. Yang terjadi hanyalah shifting_dari belanja off line ke _online.

Rizal Ramli: Ekonomi Golongan Menengah Bawah Sangat Terpukul, Daya Beli Melemah

KONFRONTASI- Isu pelemahan daya beli masyarakat saat ini masih menjadi tanda tanya bagi banyak orang. Di satu sisi banyak yang menganggap bahwa terjadi perubahan pola belanja di masyarakat, namun ada pula yang menyatakan bahwa daya beli masyarakat yang melemah benar adanya karena sejumlah ritel yang tutup.

BPS Pastikan Daya Beli Masyarakat Bawah Anjlok

KONFRONTASI - Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan daya beli masyarakat miskin atau 40% lapisan bawah tengah tertekan. Karena tingkat konsumsi rumah tangga pada triwulan III-2017 tumbuh melambat menjadi 4,93%.

Akhirnya Jokowi Akui Daya Beli Rakyat Turun, Baru Tersadar Diberi Info Hoax Oleh Menteri Penjilat

KONFRONTASI -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, sebagai solusi untuk memperkuat daya beli masyarakat yang akhir-akhir ini melemah, dirinya saat ini sedang menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk membuat proyek padat karya yang bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Presiden memerintahkan bayaran proyek tersebut harus tunai. "Perpres akan keluar pada Januari 2018," kata Jokowi, dalam pertemuan dengan para Pemimpin Redaksi (Pemred) media massa, di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Senin (30/10/2017).

Salah Urus Pertanian Sebabkan Daya Beli Petani Lemah

KONFRONTASI - Sektor pertanian yang merupakan mayoritas kegiatan perekonomian masyarakat di sebagian besar Pulau Jawa kurang diurus dengan baik oleh pemerintah daerah setempat. Dampaknya, daya beli petani menjadi lemah. Padahal, peningkatan kesejahteraan petani sangat berkorelasi dengan pertumbuhan sektor perekonomian lain dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemberlakuan impor pangan yang dijalankan pemerintah selama satu dasawarsa ditengarai melemahkan petani.

Matahari akan Tutup Dua Gerai, INDEF: Ini Puncak dari Lesunya Daya Beli

KONFRONTASI-PT Matahari Department Store Tbk pada akhir bulan ini bakal melakukan penutupan dua gerainya yang berlokasi di Pasaraya Manggarai dan Pasaraya Blok M. Manajemen beralasan, penutupan ini diakibatkan oleh sepinya pengunjung, sehingga kinerja penjualan tidak sesuai target.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara, menilai, rencana penutupan gerai ritel itu sebagai puncak dari penurunan daya beli masyarakat.

Tags: 

Mendongkrak Daya Beli

KONFRONTASI - 

Daripada ikut berpolemik, lebih baik pemerintah fokus pada upaya mendongkrak daya beli masyarakat. Angka pertumbuhan ekonomi yang stagnan di level 5% selama 3,5 tahun sudah cukup menunjukkan rendahnya daya beli rakyat. Para pelaku bisnis di sejumlah sektor blak-blakan mengakui lemahya daya beli dan surutnya kegiatan bisnis.

Daya Beli Anjlok, Industri Manufaktur Terseok

KONFRONTASI-Dari tahun ke tahun 
kinerja industri manufaktur terhadap PDB nasional terus menurun. Padahal selama ini industri manaufaktur menjadi tulang punggung ekonomi, khususnya industri yang berorientasi ekspor dan yang menyerap banyak tenaga kerja.

Penasaran Daya Beli Turun, Jokowi Panggil 18

KONFRONTASI -  Persoalan daya beli turun menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, Jokowi sudah memanggil belasan menteri untuk mencari tahu penyebab penurunan daya beli.

"Presiden sudah panggil 18 menteri, untuk tanya kenapa daya beli turun," kata Bambang di Kantornya, Jumat malam (4/8/2017).

Pages