21 October 2019

dana

Terkait Dana Pemulangan Penyair Sitor, Ini Penjelasan Mensekneg Pratikno

KONFRONTASI-Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan pemerintah memulangkan jenazah Penyair angkatan 45, Sitor Situmorang, ke Indonesia. Rencananya, kata dia, jenazah tiba pada 26 Desember 2014. "Yang mengurus Kementerian Luar Negeri," kata Pratikno kepada Tempo, Jumat 26 Desember 2014.

Putra Sitor, Logo Situmorang, sebelumnya mengatakan biaya pemulangan jenazah ayahnya itu mencapai 5.000 euro atau sekitar Rp 76 juta. "Kami bersyukur sekali atas bantuan ini," kata Logo. "Berarti, ada penghargaan dari pemerintah terhadap bapak."

Dana Reses Tiap Anggota DPR RI Tembus Rp. 1,7 M

Konfrontasi - Kinerja anggota DPR RI belum ternukti membantu pemerintah mewujudkan tata negara yang baik. Namun, jumlah pengeluaran negara selama masa reses bertambah menjadi Rp 994,9 miliar.

pengamat FITRA, Uchok Sky Khadafi menyatakan alokasi anggaran reses dibagi sebanyak 560 orang anggota dewan maka setiap orang akan menerima sebanyak Rp1,7 miliar pertahun.

"Dan, setiap tahun ada sebelas reses, maka setiap reses atau berkunjung ke dapil masing-masing, maka anggota dewan akan membawa uang kegiatan reses sebesar Rp161.510.158 juta pergiatan," ungkap Ucok.

Upaya Mempercantik Perumahan Yerusalem, Israel Siap Keluarkan Jutaan Dolar

Konfrontasi - Dewan daerah Israel mengatakan, Rabu (3/12), pihaknya akan mengeluarkan jutaan dolar untuk mempercantik sebuah pemukiman di Yerusalem, wilayah tempat kemarahan Palestina yang baru-baru ini berujung pada bentrokan.

Dewan kota Yerusalem mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka berencana menggelontorkan 50 juta shekels (12,5 juta dolar, Rp30,8 miliar) untuk mendanai pembangunan taman, taman bermain anak-anak, penghijauan wilayah, lampu-lampu untuk jalan baru di Har Homa, serta lapangan sepak bola dan bola basket.

BI Kucurkan Dana Rp500 Juta Untuk Perajin Tenun Kupang

KONFRONTASI-Bank Indonesia mengucurkan bantuan senilai Rp500 juta untuk pengembangan sektor riil dan UMKM perajin tenun ikat di Kupang melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

Bantuan tersebut yang akan diserahkan Deputi Senior Gubernur BI Mirza Aditya, Sabtu, kepada 80 perajin tenun ikat Timor, Rote, Sabu, Alor yang tersebar di empat wilayah dalam Kota Kupang yaitu kelurahan Naikota, Oebufu, Oepura dan Kelurahan Manutapen, kata Kepala Perwakilan BI NTT, Naek Tigor Sinaga, di Kupang, Jumat.

Alokasi Dana Pembangunan Desa Capai Rp. 1,4 M

Konfrontasi – Pemerintah dan warga desa di berbagai wilayah Indonesia segera mendapat dana besar. Pemerintah berjanji memberikan bantuan untuk pembangunan desa tertinggal.

Kementerian Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi menyiapkan anggaran kepada setiap desa dan Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) di seluruh Indonesia. Jumlah dana mencapai 10 persen dari Rp 700 triliun anggaran transfer daerah. Setiap desa berhak mengelola Rp 1,4 miliar atau lebih sesuai keperluan. Seluruh dana dicairkan dengan tahapan 50 %, 30 % dan 20 %.

Kata Pengamat, Pendidikan Indonesia Kurang Dana

KONFRONTASI-Pengamat Pendidikan sekaligus Dosen Universitas Negeri Jakarta, Soedijarto, mengatakan salah satu penyebab masalah pendidikan adalah karena kurangnya alokasi dana pendidikan.

"Problemnya pada kemauan pemerintah untuk membiayai pendidikan," kata Soedijarto dalam Forum Pemisahan Perguruan Tinggi di Jalan Patra Kuningan Utara, Jakarta Selatan, Jumat, 19 September 2014.

Menurut Soedijarto, rencana pemisahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak akan berhasil jika dana pendidikan tidak ada. "Ya, logikanya semua butuh dana, tidak hanya teori saja."

Prabowo ' Iming-iming ' Dana Bergulir KUMKM Rp50 Triliun, Bila Terpilih Nanti

KONFRONTASI-Calon presiden (capres) Prabowo Subianto menjanjikan alokasi APBN untuk dana bergulir koperasi dan UMKM sebesar Rp50 triliun apabila ia sukses memenangkan Pilpres 2014.

"Ekonomi Indonesia masa depannya terletak pada ekonomi untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi," kata Prabowo Subianto di hadapan ratusan anggota gerakan koperasi dalam Temu Mitra Regional LPDB KUMKM Tahun 2014.

Jaksa : Anas perlu uang untuk jadi presiden

KONTROFERSI-Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam dakwaan disebut perlu banyak uang demi memenuhi keinginannya sebagai Presiden Indonesia.

"Terdakwa pada sekitar 2005, keluar dari anggota Komisi Pemilihan Umum dan selanjutnya berkeinginan untuk tampil menjadi pemimpin nasional yaitu sebagai Presiden RI, sehingga memerlukan kendaraan politik dan biaya yang sangat besar," kata ketua jaksa penuntut umum Yudi Kristiana di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat.

Pages