21 April 2018

cawapres

Kedai KOPI: Gatot Nurmantyo Cawapres Terfavorit

KONFRONTASI - Publik memilih mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo sebagai Cawapres terfavorit. "Saat ditanya diantara nama-nama berikut siapakah yang akan Anda pilih menjadi wakil presiden mendatang, hasilnya publik memilih Gatot Nurmantyo (17,5%)," kata Direktur Lembaga Survei KedaiKOPI, Vivi Zabkie, dalam keterangan kepada redaksi, Sabtu (14/4).

PKB Cak Imin Ngarep duet dengan Prabowo jika Gagal Jadi Cawapres Jokowi

KONFRONTASI-  Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Daniel Johan mengakui bahwa Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar bisa saja bergabung ke barisan pendukung Prabowo Subianto jika gagal menjadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo.

PPP Ingatkan Cak Imin: Cawapres Domain Pak Jokowi

KONFRONTASI - Soal Cawapres Joko Widodo, Wakil Sekjen PPP Ahmad Baidhowi mengingatkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang baru mendeklarasikan posko relawan Jokowi-Cak Imin (Join) untuk Pilpres 2019.

"Dukungan ke Jokowi jangan sampai menyandra apalagi disampaikan secara sepihak," ujar dia saat dihubingi redaksi, Selasa (10/4).

Baidhowi menyebutkan bahwa sebagai petahana maka Jokowi akan memilih sendiri siapa wakilnya. Keputusan untuk mempercayakan cawapres kepada Jokowi pun sudah disepakati koalisi.

Kalau Cocok, NasDem Usung Gatot Nurmantyo sebagai Cawapres Jokowi

KONFRONTASI - Anggota Dewan Pakar Nasdem Taufiqulhadi menjelaskan bahwa partainya turut aktif dalam mencarikan calon wakil presiden yang cocok untuk Jokowi.

Menurutnya, ada dua rumus yang diterapkan Nasdem. Pertama, pasangan itu harus berlatar belakang sipil-militer.

"Rumus kedua Jawa-luar Jawa," jelasnya.

Dia menjabarkan, jika Jokowi ingin mengambil seorang yang berlatar belakang militer, maka tidak perlu mempertimbangkan rumus Jawa-luar Jawa.

Cak Imin Didukung Kyai dan Ulama Lampung Maju Pilpres sebagai Cawapres

KONFRONTASI - Puluhan kyai dan ulama yang menamakan diri Majelis Ulama Rakyat (Masyura) se-Provinsi Lampung mendeklarasikan dukungannya bagi Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden 2019.

Jokowi Dianggap Butuh Cawapres Perempuan

KONFRONTASI - Ketua Umum Pemuda Indonesia Hebat, Rhuqby Adeana menilai peran perempuan hari ini tidak lagi bisa dipisahkan dari dunia politik, kemajuan jaman telah merubah paradigma berpikir. Padahal, jika peran perempuan mau dikembangkan dengan baik, kaum perempuan bisa berperan jauh lebih maksimal dalam membangun bangsa lewat dunia politik.

Airlangga: Cawapres Jokowi Dibahas Usai Pilkada

KONFRONTASI - Bakal calon wakil presiden untuk mendamping Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2019 akan dibahas usai pemenangan Pilkada 2018 pada 27 Juni. "Cawapres tergantung Bapak Presiden dan dibahas sesudah Pilkada," kata Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto usai dipanggil Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Dia mengatakan untuk saat ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masih berkonsentrasi memenangkan Pilkada, terutama para calon yang didukung Golkar di beberapa daerah.

Citra Kabinet Makin Buruk, Cawapres Modal Batok Kelapa?

KONFRONTASI -  KABINET Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo diolok-olok karena membuat kerjasama ekonomi antara pengusaha pribumi dengan pengusaha Tionghoa yang ternyata berat sebelah, sehingga pers waktu itu menyebutnya Kabinet Ali-Babah. Kabinet Burhanuddin Harahap diakronimkan jadi Kabinet BH, oposisi waktu itu meledeknya ''kabinet kutang''.
 

SBY Klaim Tidak Pernah Minta AHY Jadi Cawapres

KONFRONTASI - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali membantah pernah meminta-minta untuk mendukung Presiden Joko Widodo dan menyodorkan politisi muda yang juga anak sulungnya Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi petahana di Pilpres 2019.

Apakah Ada Bakal Cawapres yang Diduga Tersangkut Korupsi?

KONFRONTASI -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih merahasiakan nama-nama orang yang tersangkut perkara korupsi yang disebut akan bertarung dalam Pemilihan Presiden 2019. Meski demikian, lembaga antikorupsi akan membantu calon presiden, termasuk Presiden Joko Widodo, jika ingin melacak dan mengetahui rekam jejak bakal cawapres.

"Wah (nama-nama) itu masih rahasia," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Selasa (27/3).

Pages