1 April 2020

Capim KPK

Fahri Hamzah Tekankan Komisi III Independen Soal Capim KPK

Konfrontasi - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menekankan Komisi III DPR bersikap independen dalam melakukan uji kepatutan dan kelayakan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Apa pun keputusan 10 fraksi di Komisi III maka itu lah keputusannya. Nanti keputusannya dibawa ke paripurna dan apa pun keputusan paripurna adalah keputusan DPR. Karena itu Komisi III memiliki independensi untuk memutuskan mau dibawa kemana calon-calon pimpinan KPK yang ada sekarang ini," jelas Fahri Hamzah di gedung parlemen, Jakarta, Senin (30/11).

Soal Capim KPK, Jokowi Gertak DPR

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggertak DPR yang berencana menolak 10 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang diajukan pemerintah. Jokowi menegaskan bahwa tugas pemerintah sudah selesai dengan menyeleksi 10 orang calon, dan sekarang tugas DPR untuk memilih lima diantaranya.

"Ya, ini tugas kita (pemerintah) kan membentuk Pansel (panitia seleksi), dan Pansel kan sudah memilih. Kemudian juga kita sudah menyampaikan ke DPR. Ya tugas kita itu," jelas Jokowi di sela acara COE Forum di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta (Kamis, 26/11).

ICW: Mayoritas Publik tidak Tahu Seleksi Capim KPK

Konfrontasi - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengatakan mayoritas publik tidak mengetahui proses seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Mayoritas responden tidak mengetahui atau mengikuti proses seleksi calon pimpinan KPK," kata Peneliti dari ICW Firdaus Ilyas dalam "Pemaparan Temuan Survei Pandangan Masyarakat terhadap Proses Seleksi Calon Pimpinan KPK", Kantor ICW, Jakarta, Kamis (26/11).

Berdasarkan survei yang dilakukan ICW, ia mengatakan masyarakat yang mengetahui proses seleksi calon pimpinan KPK hanya sebesar 37,5 persen.

Karena Dianggap Tak Bersahabat dengan Parpol, DPR Gantung Nasib Capim KPK. Terlalu!

KONFRONTASI - Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan, Emerson Yuntho menilai faktor politik menjadi alasan Komisi III DPR belum juga melakukan fit and proper testterhadap calon pimpinan KPK. Salah satunya, tidak ada capim KPK yang bersabahat dengan partai politik.

"Kami menduga jangan-jangan dalam proses mereka melihat belum ada sahabat Parpol. Makanya hasilnya gitu, mereka belajar dari pelajaran yang sudah-sudah," ungkapnya saat memaparkan hasil survei kinerja KPK di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (26/11).

Ulil Abshar Abdalla: Capim KPK sekarang nggak ada rasa apa-apa. Hambar?

KONFRONTASI - Jurubicara Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla mengatakan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK) yang sudah terseleksi oleh Pansel tidak akan mampu menyamai kegarangan KPK sewaktu dipimpin Abraham Samad.

Menurutnya, sepuluh nama capim KPK yang lolos diseleksi oleh Pansel berlevel biasa-biasa saja.

Capim KPK Tersangka: Komjen Buwas Omdo?

KONFRONTASI - Anggota Komisi III DPR, Didik Mukriyanto, meminta pihak kepolisian bersikap proporsional dalam penegakan hukum. Polisi jangan sampai hanya beropini yang membuat Indonesia gaduh.

Pernyataan Didik Mukriyanto ini terkait pernyataan Kabareskrim Komjen Budi Waseso bahwa ada calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ada yang tersandung masalah pidana dan dugaan korupsi. Bahkan salah satunya sudah berstatus tersangka tindak pidana.

Kata ICW, Persoalan Ranjang Capim KPK Perlu Dibongkar

KONFRONTASI - Penting bagi Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK (Pansel Capim KPK) menelusuri rekam jejak 194 pendaftar yang telah lolos seleksi awal. Koordinator Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri menyatakan, penelusuran rekam jejak calon pimpinan KPK semestinya hingga detail.

Hendri mengatakan, salah satu hal penting dalam penelusuran rekam jejak adalah adalah mengungkap kehidupan pribadi dan rumah tangga pendaftar yang sudah lolos. Bahkan, bila perlu sampai urusan asmara pun perlu diungkap.

Pages