12 November 2019

BUMN

Praktik Oligarki BUMN, Nasib Rakyat(mu) Dipertaruhkan

KONFRONTASI -    Kissinger mengungkapkan “Control oil and you control nations; control food and you control the people”, (Kuasai minyak maka anda akan mengendalikan negara, kendalikan pangan maka anda akan menguasai rakyat). Dalam perkembangannya, Oil tidak hanya sebatas minyak, melainkan energi yang mencakup gas, tambang mineral, batubara hingga listrik.

Rizal Ramli: Rini Soemarno Gagal, Membuat Hilangnya Fungsi Aset Negara itu Sendiri.

KONFRONTASI- Kinerja buruk beberapa perusahaan plat merah di bawah kepemimpinan Menteri Negara BUMN, Rini Soemarno membuat hilangnya fungsi aset negara itu sendiri.

Rizal Ramli: BUMN Terus Rugi, Ganti Menterinya ! Beranikah Jokowi?

KONFRONTASI- Ekonom senior Dr. Rizal Ramli menyoroti tanggung jawab seorang menteri BUMN terkait kondisi BUMN yang terus merosot pendapatannya.

Kementerian BUMN Sangkal Percakapan Telepon Terkait Bagi-Bagi Fee

KONFRONTASI - Menanggapi beredarnya penggalan percakapan antara Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dengan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir yang sengaja diedit sedemikian rupa dengan tujuan memberikan informasi yang salah dan menyesatkan, Kementerian BUMN menegaskan bahwa percakapan tersebut bukan membahas tentang ‘bagi-bagi fee’ sebagaimana yang dicoba digambarkan dalam penggalan rekaman suara tersebut.

Penyebar 'Membuka Topeng Rini Soemarno' Bakal Dipidanakan

KONFRONTASI-Kementerian BUMN bakal mempidanakan penyebar informasi menyesatkan soal percakapan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir soal 'bagi-bagi fee'. Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro menuturkan percakapan yang beredar di media sosial itu bukan soal 'bagi-bagi fee' seperti yang ingin digambarkan dalam penggalan rekaman itu. Sebelumnya, beredar percakapan melalui media sosial berjudul 'Membuka Topeng Rini Soemarno'. Dalam percakapan itu ada pembicaraan dari Sofyan Basir-Rini Soemarno.

Rekaman Percakapan Menteri Rini dan Bos PLN Bocor, Ini Respon Kementerian BUMN

KONFRONTASI-Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) angkat suara menanggapi beredarnya rekaman percakapan yang diduga Menteri BUMN Rini Soemarno dengan Direktur Utama (Dirut) PLN, Sofyan Basir.

Berikut klarifikasi Kementerian BUMN:

Cegah Resiko Kurs, BI Minta BUMN Patuhi 'Hedging'

KONFRONTASI-Bank Indonesia mengimbau korporasi BUMN untuk meningkatkan penerapan prinsip kehati-hatian utang valuta asing dengan memperbanyak rasio lindung nilai (hedging) agar kerugian selisih kurs dapat diminimalisir.

Korupsi Korporasi: KPK Sebut BUMN Nindya Karya Dapat Rp44,68 Miliar dari Dermaga Sabang

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan PT Nindya Karya mendapat keuntungan sebesar Rp44,68 miliar dalam proyek pembangunan dermaga bongkar pada kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang, Aceh, tahun anggaran 2006-2011. Perusahaan plat merah itu telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

"PT NK mendapat sekitar Rp44,68 miliar. KPK telah melakukan pemblokiran rekening terkait PT NK yang diduga menerima uang tersebut," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers, di gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/4).

KPK Tetapkan Satu BUMN Sebagai Tersangka Korupsi Korporasi

KONFRONTASI-KPK menetapkan satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Nindya Karya dan satu perusahaan swasata PT Tuah Sejati sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

"Setelah KPK melakukan proses pengumpulan informasi dan data, termasuk permintaan keterangan pada sejumlah pihak dan terpenuhi bukti permulaan yang cukup, maka KPK melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dengan tersangka PT NK (Nindya Karya) dan PT TS (Tuah Sejati)," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Jumat.

Kedua perusahaan itu diproses dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pelaksanaan pembangunan Dermaga Bongkar di Sabang, Aceh pada kawasan Perdagangan Bebas dan pelabuhan bebas Sabang yang dibiayai APBN tahun anggaran 2006-2011.

"Penyidikan terhadap PT NK dan PT TS sebagai tersangka merupakan pengembangan dari penyidikan perkara dengan para tersangka sebelumnya," tambah Laode.

PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati melalui Heru Sulaksono yang merupakan Kepala PT Nindya Karya cabang Sumatera Utara dan Aceh merangkap kuasa Nindya Sejati Joint Operation diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu perusahaan terkait pekerjaan pelaksanaan pembangunan dermaga bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan pelabuhan bebas Sabang, Aceh yang dibiayai APBN tahun anggaran 2006-2011 dengan nilai proyek sekitar Rp793 miliar.

Rinciannya adalah pada 2004 senilai Rp7 miliar (tidak dikerjakan pada 2004-2005 karena bencana tsunami Aceh tapi uang muka telah diterima sebesar Rp1,4 miliar), pada 2006 senilai Rp8 miliar, pada 2007 senilai Rp24 miliar, pada 2008 senilai Rp124 miliar, pada 2009 senilai Rp164 miliar, pada 2010 senilai 180 miliar dan pada 2011 senilai Rp285 miliar.

"Diduga terjadi kerugian keuangan negara sekitar Rp313 miliar dalam pelaksanaan proyek pembangunan dermaga bongkar pada kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang," tambah Laode.

"Dua korporasi ini diduga mendapat keuntungan sejumlah Rp94,58 miliar yang berisiko tidak dapat dikembalikan ke negara jika korporasi tidak diproses," ungkap Laode.

Pelni Dipercaya 24 BUMN Berangkatkan Ribuan Pemudik

KONFRONTASI - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero dipercaya 24 BUMN untuk memberangkatkan ribuan pemudik ke berbagai kota di seluruh pelosok Nusantara dalam rangka Mudik Gratis Bareng BUMN 2018.

"Pelni siap memberangkatkan peserta Mudik Bareng BUMN bersamaan dengan program angkutan Lebaran 2018 mulai H-15 tanggal 31 Mei hingga H+ 15 tanggal 1 Juli," kata Corporate Secretary Pelni,  Ridwan Mandaliko, di Jakarta, Senin.

Pages