19 January 2020

BUMN

Permainan Saham Jiwasraya dan Asabri Saling Terkait

KONFRONTASI-Wakil Menteri (Wamen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, ada indikasi permainan saham yang dilakukan PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) dan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) saling terkait hingga menyebabkan dua perusahaan pelat merah itu menderita kerugian. Seperti diketahui masalah kedua BUMN asuransi itu berawal dari investasi ke saham-saham buruk.

Skandal Jiwasraya Terbongkar, Ketua MPR RI Minta Semua BUMN di Bidang Asuransi Diaudit BPK

KONFRONTASI -  Untuk menyelamatkan kepentingan masyarakat dan negara, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta seluruh yayasan dana pensiun dan asuransi milik pemerintah (BUMN) harus segera di audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tujuannya, agar bisa mendapat gambaran jelas tentang bagaimana skema investasi dan prosedur investasi yang dilakukannya.

Mantan Dirut Jiwasraya Bantah Kabur ke Luar Negeri

KONFRONTASI-Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hendrisman Rahim membantah melarikan diri ke luar negeri terkait persoalan gagal bayar yang dialami asuransi milik BUMN tersebut.

"Terus terang saya kaget disebut-sebut kabur ke luar negeri. Saya selalu kooperatif dan siap mentaati proses hukum," kata Hendrisman, ketika berbincang dengan Antara, di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, perlu diklarifikasi bahwa pemberitaan yang seolah-olah dirinya menghindar dari permasalahan Jiwasraya tidak benar.

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Jiwasraya Harus Diungkap ke Publik

KONFRONTASI-Pengamat BUMN Toto Pranoto mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang mengambil alih dan meningkatkan kasus Jiwasraya ke tingkat penyidikan mengingat publik ingin tahu duduk perkara yang sesungguhnya.

"Saya kira ini proses yang sudah bagus sekali, jadi kita ingin mendapatkan duduk perkara yang sesungguhnya. Apa yang sebetulnya terjadi dalam kasus Jiwasraya," ujar Toto Pranoto di Jakarta, Rabu.

BUMN yang mengalami kerugian per akhir 2018 adalah:

KONFRONTASI -   Ini beberapa perusahaan yang mengalami kerugian di akhir tahun 2019:

1. PT Asuransi Jiwasraya

Perusahaan asuransi plat merah ini mengalami kerugian yang paling besar dibandingkan dengan BUMN lainnya yang merugi. Tercatat, per akhir 2018 Asuransi Jiwasraya merugi Rp15,83 triliun per akhir tahun 2018 bila dibandingkan dengan akhir tahun 2017 yang masih laba sebesar Rp428,58 miliar.

2. PT Krakatau Steel Tbk

Tidak Efisien, Erick Thohir Bakal Batalkan Pembangunan Gedung Arsip BUMN

KONFRONTASI-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan penyisiran anggaran di Kementerian BUMN guna memperbaiki anggaran yang kurang efisien. Salah satu temuannya terkait rencana pembangunan gedung arsip BUMN.

“Kemarin baru saja kami sisir anggaran di BUMN, mana yang tidak efisien dan kurang kurang tepat kami perbaiki," kata dia ditemui di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Tolong Pak Jokowi! Pabrik Pupuk BUMN Terancam Setop Operasi

KONFRONTASI -   Diam-diam, pabrik pupuk milik negara sedang berada di ujung tanduk. Sejumlah pabrik terancam tutup lantaran kekurangan pasokan gas.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat menjabarkan tiga entitas anak yang terancam tidak bisa operasi akibat masalah itu. Hal tersebut diungkapkan Aas Asikin dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (5/12/2019).

Benahi Garuda, Menteri BUMN Disarankan Tunjuk Ignasius Jonan Jadi Pimpinan Direksi

KONFRONTASI-Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyarankan kepada pemimpin yang kelak menempati direksi Garuda untuk mencontoh dan meniru kepemimpinan Ignasius Jonan dalam memajukan PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI.

"Kepemimpinan Ignasius Jonan dalam membenahi dan memajukan PT KAI mungkin bisa ditiru oleh sosok-sosok pemimpin pengganti di direksi Garuda," ujar Djoko Setijowarno, Minggu.

Menteri Erick Tunggu Hasil Investigasi Bea Cukai Terkait Dugaan Penyelundupan Barang Mewah di Garuda

KONFRONTASI-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku masih menunggu hasil investigasi Bea dan Cukai terkait dugaan penyelundupan barang mewah menggunakan pesawat baru Garuda Indonesia, yakni Airbus A330-900.

"Kita tunggu keputusan Bea Cukai, dan mungkin saya yakin tidak lama mereka sangat bekerja dengan baik. Apalagi Bu Sri Mulyani memantau langsung. Ya, kita tunggu aja hasilnya," katanya, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis.

Bukti Tak Cocok di BUMN, Aktifis Tionghoa Bongkar Kegagalan Ahok Pimpin Perusahaan Keluarga

KONFRONTASI - 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah menunjuk mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina.

Pengangkatan Ahok menjadi Komut di Pertamina menjadi pro dan kontra di beberapa kalangan. Seperti anggota Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak), Zeng Wei Jian. Zeng menolak Ahok diangkat menjadi Komut di Pertamina.

Pages