14 November 2019

Bulu Mata

Bulu Mata Palsu Magnet Kini Jadi Viral, Ini Alasannya

Konfrontasi - Tren baru menggunakan bulu mata palsu magnet kini menjadi viral dan banyak digunakan para pecinta kosmetik. Cara penggunaannya terbilang jauh lebih mudah dibandingkan dengan bulu mata palsu biasa. 

Bulu mata palsu magnet tidak memerlukan lem bulu mata yang mungkin bisa menyebabkan iritasi.

Bulu mata palsu magnet ini memiliki bentuk yang sama dengan bulu mata palsu biasa, yang membedakan hanya adanya magnet yang memudahkan pengaplikasian bulu mata.

Hei Kaum Hawa, Hati-hati Beli Bulu Mata Palsu - Bisa Bahayakan Kecantikan

KONFRONTASI -  Bagi beberapa wanita, memiliki bulu mata yang lentik akan menambah rasa percaya diri mereka. Karena itulah mereka yang tak punya bulu mata lentik kadang memilih menggunakan bulu mata palsu untuk menunjang penampilan mereka. Namun, terlalu sering mengenakan bulu mata palsu atau saat tak berhati-hati mengenakannya, bulu mata bisa jadi berbahaya lho Ladies. Berikut Vemale akan berikan ulasan lengkapnya untukmu.

Luna Maya Luncurkan Produk Bulu Mata Palsu

KONFRONTASI-Setelah sebelumnya membuka usaha salon yang diberi nama Sugar Beauty Bar, Luna Maya kini membuka usaha baru, yakni bulu mata palsu. Produk baru ini dikeluarkan Luna bekerja sama dengan Lavie.

"Hari ini launching produk bulu mata Luna Maya. Sebenarnya sudah setahunan mempersiapkan ini," kata Luna di kawasan Senopati, Jakarta, Rabu (19/10).

Bulu Mata Palsu Indonesia Ternyata Disukai Wanita Jepang

KONFRONTASI-Wanita Jepang menilai bulu mata palsu adalah salah satu item yang tidak bisa dilepaskan dari kosmetik wajib penampilannya. Mereka ternyata sangat menyukai bulu mata palsu produk Indonesia.‎

"Pangsa pasar produk bulu mata ‎palsu terbuka lebar di Jepang. Bulu mata palsu membuat wanita Jepang tambah percaya diri dan tampil cantik," kata Direktur Pusat Perdagangan dan Promosi Indonesia (ITPC) Osaka Hotmida Purba di sela-sela acara Indonesia Week Osaka 2016, Jumat, seperti dalam siaran pers panitia Indonesia Week Osaka 2016.