25 January 2020

Bulog

Ini Baru Benar, Buwas Tolak Tambahan Impor Beras 500.000 Ton

KONFRONTASI- Impor beras jelas untuk berburu uang rente (semacam korupsi yang dilegalkan)  menjelang pemilu/Pilpres 2019. Namun Kementerian Perdagangan kembali mengeluarkan izin impor beras sebanyak 500.000 ton. Ini merupakan kedua kalinya Kemendag mengeluarkan izin impor beras, sebelumnya impor beras dilakukan pada jumlah yang sama di awal tahun ini.

Gebrakan Buwas di Bulog

KONFRONTASI -  Direktur Utama Bulog Komjen (Purn) Budi Waseso mengaku memiliki banyak ide untuk membuat terobosan di Bulog. Dia tertantang membenahi Bulog setelah melihat langsung banyaknya celah mafia pangan yang membuat pasokan beras dan sembako ke masyarakat tidak merata. "Saya ingin buat terobosan yang tidak menyimpang dari kewenangan Bulog. Ketersediaan barang harus ada sampai tingkat masyarakat," ujar Budi di kantor Perum Bulog, Jakarta, Senin (14/5/2018).

Buwas Mau Drop Beras ke Polsek Hingga Koramil

KONFRONTASI - Kepala Bulog, Komjen (Purn) Budi Waseso sudah mempersiapkan sejumlah gebrakan untuk menjamin ketersediaan pangan terutama beras menjelang bulan suci Ramadhan dan hari raya Lebaran.

"Ya jadi kesediaan stok yang memadai aman, terus harga yang stabil terjangkau oleh masyarakat kita," kata dia saat pemushanan Narkoba jenis Sabu di Silang Monas, Jakarta, Jumat (4/5).

Untuk mencapai itu, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional itu akan menyimpan ketersediaan beras hingga tingkatan warung.

Pimpin Bulog, Buwas Harus Berani Bersuara Soal Kartel

KONFRONTASI-Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso diminta agar berani bersuara soal kartel. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas N. Zubir.

"Selama ini cuma diam saja, tapi harus berani bersuara di media," kata Inas dilansir CNNIndonesia.com, Sabtu (28/4).

Rizal Ramli: Pimpinan Bulog Harus Punya Mental Kuat

KONFRONTASI - Tokoh perubahan, Rizal Ramli menilai pemimpin Badan Urusan Logistik (Bulog) harus memiliki mental yang kuat.  Terutama dalam menghadapi persoalan dalam menggertak para pedagang yang menahan komoditi beras dengan dalih mendapatkan keuntungan.

Bulog Diminta Segera Serap Gabah Petani

KONFRONTASI-Kementerian Pertanian (Kementan) meminta Badan Urusan Logistik segera menyerap gabah petani di berbagai daerah yang mulai panen, khususnya di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Sumarjo Gatot Irianto di Kulon Progo, Kamis, mengatakan pihaknya mendapat informasi, pasokan beras di Pasar Cipinang melimpah, tetapi gudang Bulog kosong.

Rizal Ramli Desak Bulog Harus Beli Panen Petani, Batalkan Impor Beras dan Kalau sudah Kadung, Simpan saja di Gudang Bulog

KONFRONTASI-  Tokoh nasional yang juga Mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli (RR) menduga ada rancangan untuk mengimpor sejak awal . "Kalau memang  beli dari petani 2,5juta ton, tidak ada kebutuhan akan impor. Perlu dipertanyakan, kenapa Bulog tidak beli sesuai target. Kalau sengaja, ini kasihan sekali rakyat, dan  pemerintah Jokowi jelas 'dikerjain' oleh oknum-oknum  elite yang punya kepentingan bercokol,'' kata teknokrat senior itu.

Rizal Ramli Ingatkan Bulog Lebih Proaktif Siapkan Stok Beras yang Ada

JAKARTA-- Bulog diminta lebih aktif dalam menjaga stabilisasi harga beras dengan perannya dalam mengintervensi pasar. 

Mantan Menko Ekuin dan Menko Kemaritiman yang juga mantan Kepala Bulog Rizal Ramli mengatakan seharusnya Bulog dapat lebih proaktif dalam menyiapkan stok beras yang ada.

Menurutnya permasalahan yang terjadi sekarang ini terjadi karena beberapa hal.

Rizal Ramli Dorong Jokowi Ganti Dewan Pengawas Bulog

KONFRONTASI - Ekonom senior Rizal Ramli mencium kejanggalan dibalik rencana pemerintah melalui Perum Badan Usaha Logistik atau Bulog mengimpor 500 ribu ton beras dari Vietnam dan Thailand.

Rizal mengaku heran kepada Bulog yang pada tahun 2017 hanya membeli beras dari petani sebanyak 1 juta ton. Padahal, untuk memenuhi memenuhi kebutuhan stok dalam negeri dibutuhkan sekitar 30 juta ton. Untuk itu, seharusnya Bulog membeli sekitar 2 hingga 2,5 juta ton.

Rizal Ramli: Jokowi Dikerjaiin Bulog?

KONFRONTASI - Badan Urusan Logistik atau Bulog sebenarnya memiliki cadangan stok beras sebanyak 2 sampai 2,5 juta ton yang bisa digelontorkan untuk mengatasi kenaikan harga beras di daerah-daerah.

Artinya, Bulog bisa mengintervensi dengan melakukan operasi pasar sehingga menekan harga.

Begitu yang dikatakan oleh ekonom senior mantan Kepala Bulog, Rizal Ramli, menanggapi rencana pemerintah mengimpor 500.000 ton beras dari Vietnam dan Thailand.

Pages