18 November 2019

Budi Waseso

Buwas: BNN Temukan 2 Jenis Zat Narkoba Baru

Konfrontasi - Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan dua jenis zat baru narkoba, yakni CB-13 dan 4-klorometkatinon, sepanjang 2015.

“BNN menemukan dua jenis zat narkoba baru yakni CB-13 dan 4-klorometkatinon,” kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso, saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (25/12/2015).

Dengan demikian, kata Budi, total NPS (new psychoactive substance) oleh BNN hingga akhir 2015 yakni sebanyak 37 jenis.

RJ Lino Tersangka, Buwas: Saya Bangga yang Saya Lakukan Benar

KONFRONTASI - Mantan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso mengaku sudah mendengar soal KPK yang menetapkan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Persero Richard Joost Lino sebagai tersangka pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) tahun 2010.

RJ Lino Tersangka, Budi Waseso Bangga

KONFRONTASI - Penetapan status tersangka terhadap Direktur Utama Pelindo II oleh Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) disambut baik oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso.

Betapa tidak, Komjen Budi Waseso, yang sempat menjabat Kabareskrim, sempat mengusut kasus di Pelindo II terkait dengan pengadaan 10 mobile crane. Namun akhirnya, Buwas, begitu ia disaoa, dicopot dari Kabareskrim setelah mengusut kasus tersebut, dan dipindahkan ke BNN.

Berantas Narkoba, Budi Waseso Tantang TNI Tembak Bandar Narkoba di Latihan Perang

KONFRONTASI  - Berantas narkoba, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso mengusulkan para pengedar narkoba dilibatkan dalam latihan perang TNI sebagai sasaran tembak.

"Kita akui kehebatan dan kejituan tembakan TNI, tapi sayang mereka jarang punya sasaran beneran makanya saya ajak untuk nembak pengedar narkoba saja," ujar Budi Waseso, Jumat, 18 Desember 2015.

Budi Waseso Minta Jaksa Agung Percepat Eksekusi Mati Bandar Narkoba

KONFRONTASI - Jaksa Agung diharapkan segera melakukan eksekusi hukuman mati jilid III bagi terpidana mati kasus narkoba. 

"Saya sampaikan itu (hukuman mati) untuk efek jera. Jangan lama-lama. Jaksa Agung akan dorong ini untuk percepatan," kata Kepala BNN Budi Waseso (Buwas) di kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu, 2 Desember 2015.

Gawat, Ada 541 Narkotika Jenis Baru yang Beredar

KONFRONTASI-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso mengungkapkan, saat ini sudah ada 541 narkotika jenis baru.

"Ada 36 narkotika jenis baru yang sudah masuk dalam laboratorium kita, dan akan kita masih terus memantau jenis baru lainnya," ujarnya di Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa.

Dia menjelaskan, narkotika jenis baru tersebut telah selesai dikelompokan dalam golongan yang sudah ada.

BNN Ingin Pengguna Narkoba Diadili

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso merencanakan seluruh pengguna narkoba menjalani proses hukum di pengadilan pada 2016, bukan lagi hanya direhabilitasi.

"Semua harus melalui proses hukum, kok enak sekali udah makai (menggunakan narkotika) tapi cuma direhabilitasi," kata Budi Waseso seusai memberikan pemaparan mengenai P4GN di Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (17/11).

Buwas Setuju BNN Langsung di Bawah Kendali Presiden

KONFRONTASI-Usulan Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan, terkait status BNN yang rencananya menjadi lembaga langsung di bawah kendali presiden, disambut positif Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso (Buwas).

"Ya enggak apa-apa. Tidak ada masalah yang penting tujuan dari tugas itu sendiri. Yang penting untuk kepentingan dan kebaikan‎," ujar Buwas sapaan akrab Budi Waseso di markas Slank, Jakarta Selatan, Kamis (12/11/2015).

Buwas Anggap Bandar Narkoba Seperti Penjahat Perang

KONFRONTASI-Para bandar narkoba ibarat penjahat perang yang melakukan pembunuhan secara massal.Demikian dikatakan Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Pol Budi Waseso (Buwas).

“Perlu perlakuan tegas, termasuk keterlibatan pasukan TNI yang dibentuk dalam tim khusus untuk mencari target sasaran tembak,” kata dia di Medan, Rabu (11/11).

Pria yang disapa Buwas itu mengatakan, Indonesia saat ini juga sudah darurat, dan perang terhadap peredaran narkoba, sehingga senjata-senjata baik milik Polri mau pun TNI sudah saatnya digunakan.

Buwas: Indonesia Pasar Narkoba Terbesar di Asia

KONFRONTASI-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Pol Budi Waseso (Buwas) mengatakan, bahwa Indonesia sebagai pangsa pasar Narkoba terbesar di Asia, bahkan sekarang ini termasuk salah satu negara produsen.

"Sampai dengan bulan Juni 2015 pengguna Narkoba mencapai 4,2 juta orang. Sedangkan sampai dengan bulan November 2015 pengguna Narkoba sudah mencapai 5,9 juta orang," katanya dalam ceramahnya di hadapan 800 orang prajurit TNI dan Persit Kodam I/BB wilayah Medan, Rabu.

Pages