18 November 2019

Budi Waseso

BNN: Oknum Tes Kesehatan Bupati Harus Ditangkap

KONFRONTASI - Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Budi Waseso menilai terdapat oknum yang bermain dalam tes kesehatan Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Ahmad Wazir Nofiadi sehingga lolos menjadi peserta Pilkada Serentak 2015.

"Saat ini BNN sedang memeriksa kasus lain yakni mengenai penyalahgunaan wewenang yang dilakukan anggota tim tes kesehatan. Jika terbukti akan ditindak," kata Budi Waseso di Palembang, Selasa (29/3).

Bupati Ogan Ilir Diduga Tak Sekedar Pengguna Narkoba

KONFRONTASI-Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Ahmad Wazir Nofiadi alias Ofi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Narkotika Nasional diduga masuk dalam jaringan peredaran narkoba di kabupaten tersebut.

Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Budi Waseso mengatakan saat ini BNN sedang mendalami kemungkinan bupati yang sudah dinonaktifkan ini tidak sebatas sebagai pemakai atau pengedar.

Siap-siap, Yang Loloskan Bupati Wazir Bakal Disikat Buwas

KONFRONTASI-Badan Narkotika Nasional (BNN) meringkus Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Ahmad Wazir Noviandi karena mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Wazir sudah diincar BNN sebelum pilkada serentak Desember 2015 lalu berdasarkan laporan masyarakat.

Namun, BNN kala itu belum menangkap karena khawatir dianggap terseret ke ranah politis. Namun pemantauan terus dilakukan.

Yang mengherankan, Wazir bisa lolos tes kesehatan saat proses pencalonan kepala daerah.

Budi Waseso akan Tangkap Kepala Daerah Doyan Sabu

KONFRONTASI - Kepala BNN Komjen Budi Waseso memastikan tidak hanya Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Ahmad Wazir Noviadi, 28, yang menjadi pengguna narkotika. 

BNN dipastikan memantau sejumlah kepala daerah lain yang juga diduga terlibat dengan narkotika. ”Kepala daerah memang ada yang lain, tapi tidak bisa diungkapkan,” tegasnya di Jakarta, kemarin.

Buwas Pastikan Pidanakan Bupati Ogan Ilir

KONFRONTASI-Badan Narkotika Nasional (BNN)  memastikan akan memidanakan Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Ahmad Wazir Nofiadi (AWN) yang terbukti positif menggunakan narkoba jenis sabu.

Kepala BNN Komisaris Jenderal (Komjen) Budi Waseso (Buwas) mengatakan, bupati kelahiran 1988 itu bukanlah korban, sehingga tidak seharusnya direhabilitasi. Sebab berdasarkan hasil urine, Bupati Ogan Ilir tersebut terbukti positif menggunakan narkoba.

Disangka Vitamin, Kiai dan Santri Ditipu untuk Konsumsi Narkoba

KONFRONTASI-Terkait pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional Budi Waseso bahwa ada santri dan kiai yang menggunakan ekstasi sebelum berzikir, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa ikut angkat bicara. Khofifah membenarkan pernyataan Budi dan menjelaskan bahwa itu bukan hal baru.

"(Narkoba) sudah masuk (pesantren). Aku sudah bilang 10 tahun lalu. Dianggap aku lebay (berlebihan, red.), mana ada. Mungkin karena aku Ketua Muslimat (NU) dianggap cuma bisa tahlil," katanya, di Surabaya, Minggu (13/3/2016).

Memprihatinkan, Narkoba Sudah Masuk Pesantren

KONFRONTASI-Temuan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso terkait peredaran narkoba di kalangan santri dan kiai ponpes membuat pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan, KH Maman Imanul Haq merasa prihatin.

“Temuan BNN soal narkoba di pesantren sangat mengkhawatirkan," kata Kiai Maman, Rabu (9/3).

Berantas Narkoba, Pemerintah Bentuk Satgas Khusus

KONFRONTASI-Pemerintah membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk menangani persoalan terkait narkoba, termasuk pemberantasan, pencegahan, dan rehabilitasi korban secara terpadu, kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso. "Ada satgas khusus menangani masalah narkoba terpadu. Nanti akan ditentukan tempatnya dimana berada, jadi saat pemberantasan narkoba akan ditangani bersama sesuai perannya masing-masing," katanya dalam jumpa pers setelah rapat terbatas di Kantor Presiden di Jakarta, Rabu.

BNN Masih Selidiki Oknum Anggota DPR Terlibat Narkoba

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso, masih menyelidiki dugaan oknum anggota DPR yang terlibat kasus narkoba.

"Saya malah belum tahu, kalau itu ada maka serahkan ke polisi atau kami proses dulu," kata Waseso, di Jakarta, Rabu (24/2).

Informasi tersebut berdasarkan hasil operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan di Komplek Perumahan Kostrad, Jakarta.

Buwas Minta Kejagung Segera Eksekusi Mati Gembong Narkoba, Freddy Budiman

KONFRONTASI - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Pol Budi Waseso mengaku geram terhadap terpidana mati kasus narkotika Freddy Budiman. Dia mendesak Kejaksaan Agung segera melaksanakan eksekusi mati Freddy. Publik pengguna media sosial juga menginginkan yang sama.
 
Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso mengaku heran kenapa hingga kini Freddy Budiman belum dieksekusi mati. Padahal, Mahkamah Agung (MA) telah memvonis mati Freddy pada September 2014 silam.

Pages