12 November 2019

Budi Waseso

Kenangan Budi Waseso saat Jadi Tukang Ojek dan Sopir Taksi agar Dapur Ngebul

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mempersilakan siapa saja untuk menjadi anggota BNN. Asal mempunyai integritas dan memegang komitmen.

Bahkan, Waseso mengungkapkan jika ia mantan tukang ojek yang berhasil menjadi Kepala BNN.

Buwas: Petugas BNN Terima Suap dari Bandar Narkoba akan Saya Tembak Mati

KONFRONTASI-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso (Buwas) sudah lama kepincut cara Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerangi narkoba. Setidaknya, sejak September tahun lalu dia sudah mengungkapkan keinginan itu.

"Jika kebijakan seperti itu diterapkan maka kami yakin, bandar dan pengguna narkoba di negeri tercinta ini akan menurun drastis," kata Budi Waseso di Sukabumi, Minggu (4/9/2016).

Ada 250 Ton Narkoba Masuk RI, Buwas Sebut Penangkapan 1 Ton di Banten Masih Biasa

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional, Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso, menganggap biasa pengungkapan penyelundupan satu ton sabu-sabu asal Tiongkok di Serang, Banten, pada 13 Juli 2017. Sebab narkoba asal luar negeri yang diselundupkan ke Indonesia sesungguhnya lebih dari itu.

Kepala BNN: Pemprov DKI Jangan Omdo Please!

KONFRONTASI-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Polisi Budi Waseso yang akrab dipanggil Buwas, mengatakan Pemerintah Provinsi DKI tidak memiliki komitmen untuk menutup tempat hiburan malam (THM) yang dipergoki sebagai tempat beredarnya narkoba.

"Kita tidak bisa main - main jangan hanya omong-omong. Saya kira sesuai yang disampaikan Pak Ahok waktu itu kita pertemuan di Halim, dihadiri seluruh pengusaha hiburan malam harus berkomitmen, mereka bersedia, nyatanya kan tidak," kata Budi Waseso di Jakarta Timur, Senin.

Ngeri, Ini Sebaran Peredaran Narkoba di Indonesia

KONFRONTASI-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso memeaparkan penyebaran peredaran dan jaringan narkotika di Indonesia yang semakin mengerikan. Jaringan satu dengan lainnya saling berkaitan.

Menurutnya, sebaran narkotika itu terbagi berbagai macam.

Buwas menjelaskan, sebaran jaringan narkotika di daerah yang terindikasi darurat narkotika adalah di wilayah perbatasan di Malaysia

Misalnya Kalimantan, Sumatera Utara, Aceh, Riau dan Kepulauan Riau.

Narkoba Bukti Nyata Proxy War, Budi Waseso: Kehancuran Indonesia Sudah di Ambang Pintu.

KONFRONTASI - Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Budi Waseso, mengatakan bahwa saat ini narkoba menjadi ancaman yang nyata bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, generasi muda Indonesia sedang dirusak melalui peredaran narkotika.

"Narkoba ini, bukti nyata proxy war mulai terjadi. Indonesia dijadikan pangsa pasar peredaran narkoba. Kehancuran Indonesia sudah di ambang pintu, sekarang sudah terlihat nyata, dan kita harus berbuat," kata pria yang akrab disapa Buwas, Jumat, 10 Maret 2017.

48 Kg Sabu Asal China Disita BNN

KONFRONTASI-Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita 48,16 kilogram narkotika jenis sabu-sabu asal China yang dibawa lewat jalur Penang, Malaysia, ke Aceh kemudian Medan.

"Selain sabu disita juga 3.702 butir ekstasi dan 454 butir happy five," kata Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa.

Pemakai Tembakau Gorilla Prilakunya Seperti Gorilla

KONFRONTASI-Tembakau gorilla telah dimasukkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai narkotika dalam Permenkes No 2/2017 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika. Kepala BNN, Komjen Budi Waseso menjelaskan efek dari pemakaian tembakau ini adalah penggunanya berperilaku seperti 'gorila'.

"Istilah gorila bilamana pemakainya itu langsung perilakunya kaya gorila," jelas pria yang akrab disapa Buwas, saat ditemui di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2017).

Duh, Ada Jajanan Anak TK Terkontaminasi Narkoba

KONFRONTASI-Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan lima kasus jajanan anak-anak TK yang terkontaminasi narkoba. Penemuan kasus ini juga berasal dari laporan masyarakat.

"Dari hasil penemuan dan juga laporan dari masyarakat, anak-anak TK terkontaminasi melalui makanan dan minuman dan ternyata mereka tidak perlu membayar," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso, seperti dikutip dari Antara, Jumat (13/1/2017).

Luar Biasa Berani Jenderal Budi Waseso Lawan Tommy Winata

Patut diacungi jempol berani melawan Tommy Winata. Kita sedikit lega, Buwas menunjukkan kelasnya. Pertama, ia bukan piaraan Cina. Umumnya Jenderal Polisi memiliki jejak menjadi piaraan Cina. Tidak semuanya memang. Namun, tidak mudah mencari Jenderal Polisi yang tak pernah jadi piaraan Cina.

Kedua, Buwas naik menjadi Jenderal lewat jalan normal. Artinya tanpa menyuap. Karena itu untuk menjadi Jenderal dan memangku jabatan penting harus punya duit tebal. Cara paling mudah ialah menjadi piaraan cukong.

Pages