23 October 2019

Budi Waseso

Budi Waseso: Kehancuran Indonesia Sudah di Ambang Pintu, kilas balik

KONFRONTASI -  Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Budi Waseso, mengatakan bahwa saat ini narkoba menjadi ancaman yang nyata bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, generasi muda Indonesia sedang dirusak melalui peredaran narkotika.

"Narkoba ini, bukti nyata proxy war mulai terjadi. Indonesia dijadikan pangsa pasar peredaran narkoba. Kehancuran Indonesia sudah di ambang pintu, sekarang sudah terlihat nyata, dan kita harus berbuat," kata pria yang akrab disapa Buwas, Jumat, 10 Maret 2017.

Impor Pangan Ugal-ugalan, Buwas Curigai Kebijakan Kemendag

KONFRONTASI-Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengaku curiga dengan kebijakan impor pangan yang dilakukan Kementerian Perdagangan. Tidak sepatutnya Indonesia sebagai negara agraris melakukan hal tersebut. Ironis.

“Republik Indonesia ini negara agraris, tapi kita justru malah impor bahan pertanian atau pangan. Ini kan ironis,” ujar Budi Waseso pada acara peresmian Politeknik Pertanian Pembanggunan di Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/9).

Impor Beras Bikin Buwas Tak Bisa Tidur Nyenyak

KONFRONTASI-Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengaku akhir-akhir ini sulit tidur nyenyak. Penyebabnya adalah karena Indonesia masih rutin mengimpor beras, termasuk yang dilakukan oleh Bulog sendiri.

Pria yang akrab disapa Buwas tersebut memang tidak pernah meminta izin impor beras kepada pemerintah. Beras impor milik Bulog yang datang pada tahun ini adalah hasil keputusan rapat koordinasi yang disetujui dirut Bulog yang lama, Djarot Kusumayakti.

Ada yang Tak Bangga RI Surplus Pangan, Buwas: Kalau Bisa Orang Itu Ditenggelamkan Saja

KONFRONTASI-Meskipun produksi pangan khususnya beras nasional masih naik turun, bukan berarti Indonesia tak bisa surplus pangan, peluang itu masih ada.

Surplus penting agar Indonesia tak melulu mengimpor pangan dari negara lain. Namun sayangnya, ada segelintir orang yang tak suka Indonesia surplus pangan. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan orang tersebut harus segera ditenggelamkan.

Impor Pangan Mengalir Deras, Bulog: Ini Ironis!

KONFRONTASI-Kebijakan impor pangan yang dilakukan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita turut dikeluhkan Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso.

Buwas, sapaan akrabnya, mengaku miris dengan impor pangan yang terus dilakukan pemerintah. Menurutnya, impor pangan merupakan hal ironis lantaran Indonesia merupakan negeri yang agraris.

Buwas Temukan Ada Beras Raskin Disimpan di Gudang Bulog Lebih dari 1,5 Tahun

KONFRONTASI-Beras miskin (raskin) yang sekarang ganti nama menjadi beras sejahtera (restra) mestinya sudah dibagikan kepada masyarakat, namun ternyata Perum Bulog menyimpan beras miskin (raskin) di gudangnya hingga 1,5 tahun.

Perum Bulog mendapati raskin di gudangnya itu setelah bongkar-bongkar. ”Hasilnya ada stok beras yang disimpan lebih dari 1,5 tahun lebih di gudang Bulog,” kata Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas), Selasa (26/6).

Budi Waseso: Jangan Main-Main dengan Saya!

KONFRONTASI -  Budi Waseso, yang kerap disapa Buwas, paham betul bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki pengalaman di bidang perberasan. Namun, ketika ditunjuk menjadi Direktur Utama Perum Bulog, dia menerima tantangan itu.

Berikut petikan wawancara Bisnis dengan Buwas, yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB, Kamis (24/5). Hari masih pagi, tetapi Buwas sudah memulai aktivitasnya sejak pukul 5.45 WIB.

Setelah mengurus narkotika, kini mengurus beras. Apa saja tantangan yang sudah Anda identifikasi?

Soal Impor Beras, Buwas: Tunda Dulu, Tunggu Data BPS Biar Akurat

KONFRONTASI- Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah merilis izin impor beras 500.000 ton untuk tahap kedua. Tugas mengimpor itu diserahkan ke Perum Bulog.

Merespons penugasan ini, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Budi Waseso, mengatakan akan menunda sementara tugas impor tersebut. Alasannya dia akan mengecek kembali apakah memang pasokan beras kurang sehingga harus impor.

Pengecekan itu mengacu pada data-data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Buwas Mau Drop Beras ke Polsek Hingga Koramil

KONFRONTASI - Kepala Bulog, Komjen (Purn) Budi Waseso sudah mempersiapkan sejumlah gebrakan untuk menjamin ketersediaan pangan terutama beras menjelang bulan suci Ramadhan dan hari raya Lebaran.

"Ya jadi kesediaan stok yang memadai aman, terus harga yang stabil terjangkau oleh masyarakat kita," kata dia saat pemushanan Narkoba jenis Sabu di Silang Monas, Jakarta, Jumat (4/5).

Untuk mencapai itu, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional itu akan menyimpan ketersediaan beras hingga tingkatan warung.

Pimpin Bulog, Buwas Harus Berani Bersuara Soal Kartel

KONFRONTASI-Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso diminta agar berani bersuara soal kartel. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas N. Zubir.

"Selama ini cuma diam saja, tapi harus berani bersuara di media," kata Inas dilansir CNNIndonesia.com, Sabtu (28/4).

Pages