18 November 2019

Brexit

Brexit raises risks to US financial stability: Report

KONFRONTASI - The United Kingdom’s vote to leave the European Union has increased the risks to the US financial stability, the US Treasury Department says.

"Because the UK economy and especially the UK financial system are highly connected with the rest of Europe and the United States, severe adverse outcomes in the UK could pose a risk to US financial stability," according to a Treasury report released on Monday.

Menteri PU Basuki Harus Tanggung Jawab soal Tragedi Brexit, tak cuma Jonan

KONFRONTASI-Kemacetan panjang di pintu tol Brebes saat arus mudik beberapa waktu lalu menjadi sorotan tajam. Hal itu membuat sejumlah pihak mulai mengantisipasi macet arus balik agar tidak terjadi seperti arus mudik.

Terkait hal tersebut, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sempat berkomentar bahwa soal detailnya diserahkan ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Pengatur Jalan Tol.

Inilah 17 Korban Tewas di tragedi Brexit

 BREBES-Sebanyak 17 pemudik meninggal dunia selama arus mudik Lebaran, sejak 29 Juni hingga 5 Juli ini di wilayah Kabubaten Brebes, Jawa Tengah.

Tragedi Brexit: Menhub Jonan Didesak Mundur

 

Politikus Pendukung Brexit Mundur dari Dunia Politik Inggris

KONFRONTASI-Nigel Farage, politikus pendukung kuat keluarnya Inggris Raya dari Uni Eropa (UE) atau dikenal dengan istilah Brexit, pada Senin 4 Juli 2016 menyatakan mundur dari posisinya sebagai ketua Partai Independen Inggris (UKIP).

Farage yang telah memimpin UKIP selama delapan tahun mengatakan bahwa ambisi politiknya telah tercapai dengan keluarnya Inggris Raya dari UE. Menurut Farage, saat ini partainya berada dalam posisi yang baik, dan ia tidak akan mengubah keputusan untuk mundur.

Ketidakpastian Brexit Berlanjut, Wall Street Tumbang

KONFRONTASI-Saham-saham jatuh di Wall Street Selasa, setelah sempat mencapai kinerja mingguan terbaik tahun ini, karena investor menghadapi ketidakpastian lanjutan setelah keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa dan penurunan harga minyak membebani saham energi.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mencapai rekor terendah karena investor menghindari rentannya Treasuries dan ketidakpastian Inggris untuk keluar dari Uni Eropa, yang dikenal sebagai Brexit, memicu kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global.

Bahasa Inggris Ikut Terkena Dampak Brexit

KONFRONTASI-Dampak referendum Brexit di kawasan Uni Eropa (UE) tak hanya terjadi di sektor ekonomi dan politik. Kali ini, sejumlah politikus Prancis ingin bahasa Inggris dihapuskan sebagai salah satu bahasa resmi Uni Eropa.

Brexit: Increase in racist attacks after EU referendum

KONFRONTASI-Britain "will not tolerate intolerance", the office of Prime Minister David Cameron has said, after a series of racist incidents were reported following its decision to leave the European Union.

No 10 Downing Street came out on Monday with the warning, less than a week after the country voted to leave the EU in a referendum.

"We should be absolutely clear that this government will not tolerate intolerance ... intimidating migrants, telling them they need to go home," Cameron's spokeswoman told journalists.

Labour leader Jeremy Corbyn loses confidence vote in UK

KONFRONTASI-The leader of Britain's opposition Labour party, Jeremy Corbyn, has lost a confidence vote within his party, following the referendum to leave the European Union. 

Labour members of parliament voted 172 to 40 on Tuesday against Corbyn, only two days after key members of his shadow cabinet announced their resignation.

The vote is non-binding and so far Corbyn has indicated that he will not step down as head of the main opposition party.

He said he still has support in the party's rank and file.

Jutaan Warga Inggris Tuntut Referendum Ulang

KONFRONTASI-Petisi referendum ulang ditandatangani lebih dari 3,5 juta penduduk Inggris untuk memutuskan bertahan atau meninggalkan Uni Eropa. Seperti diketahui, Inggris Raya memilih keluar dari Uni Eropa setelah 43 tahun dengan perbandingan jumlah suara 52 persen dan 48 persen, dalam referendum Jumat kemarin.

Petisi ini dibuat oleh masyarakat yang tak senang dengan hasil referendum tersebut. Latar belakang pembuatan petisi adalah kondisi politik dan perekonomian Inggris Raya yang seketika goyah setelah keputusan British Exit (Brexit) dikeluarkan.

Pages