26 May 2019

BPJS

Siap-siap, Iuran BPJS Kesehatan akan Dinaikkan

KONFRONTASI-Pemerintah berencana menaikkan tarif BPJS Kesehatan untuk premi terendah, yang dibayarkan melalui golongan penerima bantuan iuran (PBI). Selama ini, untuk golongan terendah iurannya Rp23 ribu.

"BPJS Kesehatan kita akan review berdasarkan audit dari BPKP namun kita sudah mulai mempertimbangkan untuk menaikkan iuran yang dibayarkan melalui PBI-pemerintah, dari yang sekarang ini Rp23 ribu menjadi lebih tinggi lagi," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, usai rapat kabinet paripurna di Istana Bogor, Selasa 23 April 2019.

BPJS Kesehatan Gelontorkan Rp11 Triliun untuk Bayar Utang ke Rumah Sakit

KONFRONTASI-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelontorkan dana Rp11 triliun untuk membayar utang klaim biaya pelayanan kepada sejumlah rumah sakit yang jatuh tempo.

Deputi Direksi Bidang Treasury dan Investasi BPJS Kesehatan Fadlul Imansyah dalam Konferensi Pers di Kantor BPJS Kesehatan di Jakarta, Selasa mengatakan dana pembayaran utang tersebut berasal dari dana iuran peserta penerima bantuan iuran (PBI) yang diberikan Kementerian Keuangan lebih awal.

RR: Di bawah Joko Widodo, Ekonomi Mandeg di 5%, Jangan Mimpi Lapangan Kerja Bertambah

KONFRONTASI- Pokok-pokok pikiran tokoh nasional DR RIZAL RAMLI, disampaikan di acara IBF TV One, 20/3/2019. Rizal Ramli (RR) mengingatkan, era Jokowi ekonomi mandeg di 5% selama 4 tahun terakhir, dan  jangan mimpi lapangan kerja bertambah. RR juga menilai, strategi pengelolaan yang diterapkan BPJS Kesehatan di era pemerintahan Jokowi kurang profesional. Akibatnya, terus mengalami defisit keuangan. Berikut ini pokok-pokok pikirannya:
 
1. BPJS

RR: Solusi Pemerintah Jokowi Soal BPJS Kesehatan Hanya Parsial

KONFRONTASI- Mantan menteri perekonomian era presiden Gus Dur, Rizal Ramli (RR) menilai, strategi pengelolaan yang diterapkan BPJS Kesehatan di era pemerintahan Jokowi kurang profesional. Akibatnya, terus mengalami defisit keuangan.

Menurut dia, solusi yang digunakan pemerintah saat ini melalui pemberian dana talangan (bailout) sebesar Rp 4,999 triliun untuk Badan BPJS Kesehatan, merupakan solusi sementara. Diperlukan strategi baru untuk memperbaiki masalah defisit BPJS Kesehatan tersebut. 

BPN: Prabowo-Sandiaga punya solusi jitu atasi defisit BPJS

KONFRONTASI- Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Gamal Albinsaid mengatakan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno berkomitmen melanjutkan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan saat terpilih menjadi presiden pada pemilu 2019.

"Ada sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki dalam pengelolaan BPJS Kesehatan, diantaranya mengenai defisit," kata Gamal dalam diskusi 'Merdekakan Sektor Kesehatan, Sejahterakan Ekonomi Rakyat' di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu.

Rizal Ramli: Sistem Jaminan Kesehatan di Indonesia Harus Dibenahi

KONFRONTASI- Tojoh nasional/Ekonom senior Rizal Ramli menilai sistem jaminan kesehatan di Indonesia perlu dibenahi. Hal ini dikarenakan munculnya masalah keuangan yang salah satu faktor penyebabnya dari jaminan kesehatan sosial masyarakat.

”Bisa lihat hari ini tagihan negara untuk membayar jaminan kesehatan seperti BPJS melonjak tinggi karena tidak disesuaikan dengan modal awal dan iuran,” ujar Rizal dalam temu media di salah satu kafe di Jogja, Jumat (1/3).

Bila Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Menang, BPJS Kesehatan Tidak Bakal Defisit

KONFRONTASI -  Calon wakil presiden, Sandiaga Uno, mengatakan, bila diberi amanah untuk memimpin Indonesia bersama calon presiden, Prabowo Subianto, akan menjamin BPJS Kesehatan tidak akan defisit.

   
"(Kepemimpinan) Prabowo-Sandi, (maka keuangan BPJS) tidak akan defisit. BPJS akan dihitung dan dikelola secara betul-betul pendekatan yang komprehensif," kata Sandiaga, di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Rizal Ramli: Pemerintah Cenderung Gunakan ''Strategi Tensoplas'' untuk Atasi Permasalahan BPJS

KONFRONTASI,YOGYAKARTA - Pemerintah cenderung menggunakan ''strategi tensoplas'' untuk mengatasi permasalahan BPJS. Pendekatan tersebut menurut dia tak bisa menyelesaikan permasalahan secara kompleks dan hanya parsial saja, demikian penegasan teknokrat senior Dr Rizal Ramli.

Bahaya Kartel Bisnis Kesehatan di Balik Kisruh BPJS

Oleh:  Oleh : Hersubeno Arief

 

 

Banyaknya pemodal besar yang masuk ke bisnis ini menunjukkan sektor kesehatan sangat menggiurkan. Dengan hadirnya BPJS Kesehatan ceruk pasarnya semakin gemuk. Mereka membidik potensi ini. Dan pemain-pemain besar itu perlahan menjelma menjadi kartel

oleh : Hersubeno Arief

Adakah Skenario Akuisisi RS Dibalik Pemutusan Kontrak BPJS Kesehatan?

Oleh : Tjahja Gunawan
Wartawan Senior

Memasuki awal tahun 2019, masyarakat dikejutkan dengan kabar buruk yakni berupa pemutusan kontrak kerja sama BPJS Kesehatan dengan sejumlah rumah sakit per 2 januari 2019.

Alasan penghentian kerjasama itu karena tidak terpenuhinya persyaratan akreditasi. Logikanya, kalau tidak memenuhi persyarakat mengapa sebelumnya BPJS bisa dan mau bekerjasama dengan sejumlah RS.

Pages