16 June 2019

Bowo Sidik

Untuk Melancarakan Serangan Politik Uang, Bowo Sidik Mengaku Mendapatkan Rp 2 M dari Menteri Enggartiasto

KONFRONTASI -   Anggota DPR Bowo Sidik Pangarso mengaku mendapatkan uang dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebanyak Rp 2 miliar dalam pecahan dolar Singapura.  Sumber Tempo, Jum’at, 19/04, mengatakan Bowo mengungkapkan hal itu saat diperiksa penyidik komisi antikorupsi pada Selasa, 9 April 2019.

Bowo Sidik Akui Diperintah Nusron Wahid Siapkan 400 Ribu Amplop

KONFRONTASI- Politikus Golkar, Bowo Sidik Pangarso mengakui bahwa dirinya diminta koleganya, Nusron Wahid untuk menyiapkan sekitar 400 ribu amplop. Permintaan ratusan ribu amplop ini soal serangan fajar di Pemilu 2019.

Hal itu dikatakan Bowo usai menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupi (KPK), Selasa, 9 April 2019.

Anggota DPR Bowo Sidik Akui Duit Rp8 Miliar untuk Serangan Fajar

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan tim KPK menunjukkan barang bukti OTT Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso dalam konferensi pers di KPK Jakarta, Kamis (28/3/2019) - Bisnis/Ilham Budiman

 

KONFRONTASI -   Tersangka kasus dugaan suap jasa angkut pupuk, Bowo Sidik Pangarso, mengakui uang senilai Rp8 miliar yang disita KPK merupakan uang yang akan digunakan sebagai serangan fajar.

KPK Akan Buka Semua Amplop Serangan Fajar Bowo Sidik

KONFRONTASI  -    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membuka semua amplop berisikan uang yang diduga dipersiapkan oleh anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso (BSP) untuk "serangan fajar" pada Pemilu 2019.

"Direncanakan semuanya akan dibuka untuk proses pembuktian dalam perkara ini tetapi nanti kita lihat lebih lanjut perkembangannya karena pada prinsipnya yang dilakukan KPK adalah tindakan-tindakan yang dibutuhkan untuk proses pembuktian," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/4).

OTT Anggota DPR Bowo Sidik, KPK Sita 84 Kardus Berisi Uang Rp 8 Miliar

KONFRONTASI -   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 400.000 amplop yang dimasukkan dalam 84 kardus. Nominalnya diperkirakan mencapai Rp 8 miliar. Barang bukti ini diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso (BSP).


Penemuan uang tersebut bermula dari kecurigaan tim penindakan lembaga antirasuah usai menangkap Bowo. Alhasil, usai membawa Bowo ke Gedung KPK, tim penindakan kemudian kembali turun dan menemukan uang-uang yang diduga sudah diterima Bowo sebelumnya.