26 May 2019

Bom Bunuh Diri

Kronologi Serangan Bom Bunuh Diri di 3 Gereja Sri Lanka Tewaskan 137 Orang

Konfrontasi - Korban tewas akibat ledakan di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka bertambah menjadi 137 orang. Saat ini, sembilan di antaranya diketahui berkewarganegaraan asing. Demikian dilaporkan oleh BBC, Minggu (21/4).

Al Chaidar soal Bom Bunuh Diri Istri AH (HUS) di Sibolga

KONFRONTASI- Pemerhati terorisme Al Chaidar Abdul Rahman Puteh menilai, bahwa terduga teroris berinsial HUS alias AH dan Istrinya yang tinggal di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatera Utara, tergabung dalam kelompok Jamaah Anshar Daulah Khilafah Nusantara (JADKN), bukan dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah seperti yang disebutkan oleh Polisi beberapa waktu lalu.

Suami Istri Asal Indonesia Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina

Konfrontasi - Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ao mengatakan dua pelaku serangan bom bunuh diri asal Indonesia berada di balik serangan gereja Katolik di Pulau Jolo.
 
Ao mengatakan hal itu Jumat (1/2/2019) setelah militer memastikan bahwa pengebom bunuh diri yang merupakan "pasangan" menyerang gereja dan menyebabkan 22 orang meninggal dan 100 lainnya luka-luka.
 

6 Orang Tewas Usai Bom Bunuh Diri Meledak di Somalia

Konfrontasi -Sebuah bom bunuh diri meledak di dekat Istana Kepresidenan Somalia. Akibat ledakan bom dalam mobil itu, sebanyak enam orang tewas sementara beberapa lainnya terluka.
 
"Mereka yang tewas dalam ledakan adalah tentara dan warga sipil," kata Kolonel Ahmed Mohamud, dikutip dari AP, Sabtu (22/12/2018).
 

Bom Bunuh Diri, Halaman Gereja Hancur

KONFRONTASI -  Setelah kasus di Mako Brimob, Kepala Dua, Depok, Jawa Barat selesai, teror bom kembali mengguncang Indonesia.

Bom bunuh diri terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Surabaya. Nampaknya efek ledakan dari bom bunuh diri itu cukup kuat.

Terlihat dari beberapa foto yang beredar di media massa dan jejaring aplikasi seperti whatsapp bom bunuh diri itu membuat halaman gereja berantakan. Tak hanya itu, akibat ledakan ada beberapa foto korban yang berjatuhan.

5 Warga Yaman Tewas dalam Insiden Bom Bunuh Diri ISIS

Konfrontasi - Dua bom bunuh diri terhadap pasukan keamanan di kota Aden, Yaman, Sabtu 24 Februari 2018, menewaskan lima orang. Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Lima orang, termasuk beberapa aparat dan satu anak kecil, tewas dalam ledakan di markas unit anti-teror di distri Tawahi. Laporan disampaikan kepala keamanan Aden Jenderal Shallal al-Shae.

Seperti dikutip AFP, dia mengatakan 24 warga sipil dan tujuh petugas keamanan di pantai dekat lokasi ledakan juga terluka. 

100 Orang Tewas Akibat Mobil Ambulan Meledak di Kabul

Konfrontasi- Sebuah bom yang disembunyikan di sebuah ambulan membunuh setidaknya 95 orang dan melukai sekitar 158 orang di ibu kota Afghanistan, Kabul, Sabtu kemarin (27/1/2018). Saat itu mobil tersebut meledak di sebuah tempat pemeriksaan polisi pada sebuah bagian kota yang ramai dan dipenuhi pejalan kaki.

Taliban mengaku bertanggung jawab atas ledakan bunuh diri tersebut. Peristiwa ini terjadi seminggu setelah mereka mengklaim menyerang Hotel Intercontinental di mana lebih dari 20 orang terbunuh.

Seorang jurubicara kementerian dalam negeri menyalahkan jaringan Haqqani, sebuah kelompok militan yang berafiliasi dengan Taliban. Mereka mengnggap ada pejabat Afghanistan dan Barat berada di balik banyak serangan terbesar terhadap target perkotaan di Afghanistan.

Ketika tim medis berjuang untuk menangani korban yang dituangkan, beberapa orang yang terluka diletakkan di tempat terbuka,. Mereka di pasang infus intravena dan di rawat disebuah rumah sakit.

"Ini adalah pembantaian," kata Dejan Panic, koordinator di Afghanistan untuk kelompok bantuan Italia Emergency. Mereka mengelola sebuah rumah sakit trauma terdekat dan merawat puluhan orang yang terluka.

Beberapa jam setelah ledakan tersebut, seorang juru bicara kementerian kesehatan mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi setidaknya 95 orang tewas dan 158 orang terluka.

Serangan terakhir ini akan menambah tekanan pada Presiden Ashraf Ghani dan sekutunya di AS. Padahal mereka telah menyatakan keyakinannya bahwa strategi militer barunya yang lebih agresif telah berhasil mendorong gerilyawan Taliban kembali dari pusat-pusat provinsi.

"Serangan hari ini tidak kekurangan kejam. Mereka telah mengatur dan mengaktifkannya dan harus dibawa ke pengadilan dan diperhitungkan," kata Tadamichi Yamamoto, kepala Misi Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan dalam sebuah pernyataan.

Amerika Serikat telah meningkatkan bantuannya kepada pasukan keamanan Afghanistan dan meningkatkan serangan udara terhadap Taliban dan kelompok militan lainnya. Amerika bertujuan umemecahkan kebuntuan dan memaksa pemberontak ke meja perundingan.

Kutuk Serangan di Masjid Sinai, MUI: Itu Tindakan Biadab

Konfrontasi - MUI (Majelis Ulama Indonesia)  mengutuk keras serangan brutal kelompok militan di sebuah mesjid di Rawda, Sinai Utara, Mesir, pada hari Jumat (24/11). Akibat serangan brutal itu, setidaknya 235 orang tewas dan 109 luka-luka.

“Sehingga menimbulkan korban tewas 235 orang dan 109 orang luka. Peristiwa tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan dan menjadi catatan hitam dalam sejarah perjalanan hidup manusia,” kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi di Jakarta, Sabtu (25/11/2017).

Wadoh, Hasil Rapat Pleno Golkar Mengandung Bom Bunuh Diri, Sebut Zainal Bintang

KONFRONTASI -  Politisi senior Partai Golkar Zainal Bintang menuding seluruh keputusan yang dihasilkan dalam rapat pleno pada Selasa (21/11) malam adalah rekayasa kelompok rezim Ketua Umum Setya Novanto.

"Hasil rapat pleno itu rekayasa kelompok rezim Setya Novanto dan beberapa tokoh senior dibelakangnya untuk tetap mengangkangi kekperkasaan Golkar demi kepentingan pribadi dan kelompok mereka. Bukan untuk bangsa," tegas Zainal kepada redaksi, Rabu (22/11).

Pengadilan Malaysia Denda Pelaku Bunuh Diri Saat Halloween Rp 1,2 Juta

Konfrontasi - Seorang pria asal Yaman dihukum denda 400 ringgit atau setara Rp 1,2 juta oleh pengadilan Malaysia. Gara-garanya, pria ini memakai kostum ala pengebom bunuh diri saat menghadiri sebuah pesta Halloween bulan lalu. 

Seperti dilansir Bernama, Jumat (17/11/2017), Amjad Jalal Ahmed Al-Dahan (34) yang berprofesi sebagai konsultan teknologi informasi (IT) ini telah mengaku bersalah di pengadilan. Dia dijerat dakwaan memicu gangguan publik dengan berpakaian sebagai pengebom bunuh diri di depan umum.

Pages